Berpengalaman Puluhan Tahun, Arista Group Beri Alasan Pegang Diler Neta


Jakarta — Arista Group sebagai perusahaan otomotif berpengalaman yang berfokus kepada pengembangan jaringan diler di Indonesia memaparkan alasannya untuk memegang merek mobil listrik baru asal Cina, Neta.

Dengan begitu, Arista Group tengah mengelola 9 merek otomotif baik mobil penumpang, komersial, hingga sepeda motor; Hyundai, Honda, Hino, Suzuki, Mercedes-Benz, Wuling, Mitsubishi, dan Neta sebagai yang teranyar.

Diler Neta Arista Tebet

Ilustrasi diler Neta Arista Tebet. (Foto: Neta Arista)

Saat ini, Arista pun telah mengelola lebih dari 100 diler yang tersebar di seluruh Indonesia.

Melihat pengalaman dan kompetensi perusahaan, keputusan Arista Group untuk juga memegang jaringan diler Neta menjadi hal yang menarik.

Chairman Arista Group Hartono Sohor pun menceritakan pengalamannya saat pertama kali melihat deretan produk Neta di Thailand.

“Neta itu adalah (perusahaan) start up khusus EV, segmentasi dan positioning price serta kualitasnya sangat baik,” ujarnya, Kamis (12/10/2023) di Jakarta Selatan.

Hartono pun mencoba menggambarkan bahwa Neta merupakan yang terbesar di antara 400-an perusahaan rintisan di Cina.

“Awalnya (perusahaan start up di Cina) sangat besar, dari 400 cuma bertahan 40, dan neta yang terbesar,” lanjut Hartono.

Mobil Listrik Neta V

Arista menyebut akan siap delivery Neta V awal November 2023 ini. (Foto: Neta)

Saat ini Arista Group telah memastikan membuka 3 diler Neta, yakni Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

“Bandung dan Surabaya kita sudah tahap approval dan siap delivery unit Neta V awal November,” tutur Christoforus Ronny Ng, Director Arista Group pada kesempatan yang sama.

Ronny juga mengungkapkan rencana Arista yang berusaha akan menjadi dominan sebagai jaringan Neta di Indonesia.

“Pastinya tahun ini 3 diler yang sudah approval, kalau untuk yang tahun depan kami belum bisa bicara banyak karena masih dalam tahap menunggu persetujuan,” katanya.

Saat ini Arista Group mengeklaim bahwa merek Honda dan Wuling menjadi andalan penjualan mereka.

Masih Enggan Menjadi APM

Jajaran direksi Arista Group

Prestasi penjualan Arista Group sudah cukup baik, tapi Hartono (baju hitam, tengah) belum mau bicara lebih jauh tentang menjadi Agen Pemegang Merek (APM) produk otomotif. (Foto: Carmudi)

Menyusul dari 2 merek tersebut, Suzuki juga menjadi tulang punggung melalui pikapnya serta Hino memegang market share penjualan truk.

Kendati prestasi yang sudah diraih Arista Group sudah cukup baik, tapi Hartono belum mau bicara lebih jauh tentang menjadi Agen Pemegang Merek (APM) produk otomotif.

“Tujuan utama kami membangun jaringan di seluruh Indonesia, tapi untuk saat ini tidak dulu,” tutur Hartono.

Post Views: 1,469

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *