Rangka Motor Honda Gampang Keropos, YLKI Harap Ada Kompensasi yang Jelas untuk Konsumen


Jakarta — Rangka eSAF pada beberapa model motor baru keluaran Honda yang banyak dikeluhkan warganet karena berkarat dan mudah keropos mengundang komentar dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

rangka Beat esaf

Rangka eSAF yang digunakan untuk beberapa model motor Honda. (Foto: Carmudi)

Kepala Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI Rio Priambodo mengatakan PT Astra Honda Motor (AHM) selaku produsen sepeda motor Honda perlu memberikan kejelasan mekanisme sistem kompensasi untuk konsumen.

“Saat terjadi temuan rangkanya mudah keropos atau karatan, tentukan bagaimana mekanisme sistem kompensasi ini yang merupakan jaminan bagi konsumen saat terjadi suatu permasalahan yang tidak diinginkan,” kata Rio saat dihubungi Carmudi, Jumat (1/9/2023).

Rio mengaku pihaknya telah memberikan saran dan masukan kepada AHM untuk melakukan klarifikasi sesegara mungkin agar tidak muncul kebingungan di masyarakat.

“Kalau dari kami sudah memberikan saran atau masukan pada AHM untuk memberikan klarifikasi yang jelas kepada konsumen terkait dengan rangka eSAF ini agar tidak jadi simpang siur di masyarakat,” tutur Rio.

“Ada video yang beredar soal rangka eSAF itu, sebaiknya cepat diklarifikasi. Sebenarnya, rangka yang katanya mudah keropos ini bagaimana, amankah? Bagaimana solusinya?” tambahnya.

Sebenarnya, ada langkah investigasi yang kini tengah dilakukan AHM terkait rangka tersebut.

Namun, itu pun terjadi setelah pemerintah melalui Kemenhub ‘turun gunung’ meminta klarifikasi kepada AHM.

Rio berharap dengan adanya investigasi tersebut ada kejelasan untuk masyarakat dan ditemukan solusi.

Sejauh ini, melalui siaran resmi, AHM telah mengajak konsumen untuk melakukan pengecekan sepeda motornya secara langsung di bengkel Astra Honda Authorized Service Station (AHASS).

Rangka eSAF

Rangka motor matik Honda BeAT. (Foto: AHM)

Permasalahan rangka ini ditengarai merupakan kesalahan produksi yang kemudian menimbulkan asumsi recall unit terhadap motor Honda berangka eSAF.

Namun, menurut Rio hal tersebut harus menunggu hasil investigasi produk terlebih dahulu.

“Ini tergantung keputusan dari hasil investigasi. Ketika terjadi suatu permasalahan di industri, harus ada quality control dan mencari solusi ke depan. Ini yang sebenarnya dibutuhkan sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya dan merasa tenang, tidak terbayang-bayang masalah rangka eSAF itu,” terangnya.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,663

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *