Klarifikasi Menperin Agus Soal Relokasi Pabrik Isuzu ke Indonesia

Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan klarifikasi terkait pabrik truk Isuzu yang akan dipindahkan dari Thailand ke Indonesia.

Sebelumnya diberitakan, pihak Isuzu membantah pernyataan Menperin Agus mengenai pemindahan pabrik truknya ke Indonesia.

Pada fakta sebenarnya adalah bukan pabrik yang memproduksi truk Isuzu yang bakal pindah, melainkan pabrik truk dari merek UD Trucks.

“Hanya UD Trucks yang dipindahkan dari Thailand ke Karawang (Indonesia), bukan fasilitas Isuzu semua yang ada di Thailand. Di rilis (siaran pers) juga jelas,” ujar Menperin Agus dalam jumpa pers, Jumat (9/6/2023).

Sebagai informasi, UD Trucks merupakan bagian dari Isuzu Group. Produsen truk terkemuka asal Jepang itu mulai bergabung pada April 2021.

Pabrik Isuzu Indonesia

Pertemuan Menperin dengan pihak Isuzu. (Foto: Kemeperin)

Lebih lanjut, Menperin Agus merespons positif  keputusan Isuzu merelokasi pabrik UD Trucks dari Thailand ke Indonesia.

“Menurut saya ini luar biasa di mana mereka (Isuzu) berniat memindahkan UD Trucks ke Indonesia, good step,” katanya.

Agus menambahkan, Isuzu melalui PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) akan meng-assemble UD Trucks di Isuzu Karawang Plant mulai 2024.

“Nilai investasinya 2 juta dollar AS (sekitar Rp29 miliar). Mereka tidak membuka lahan baru, tapi tinggal penambahan line of production. Ini sudah cukup,” jelas Agus.

Dirinya juga menyebut akan ada tambahan tenaga kerja lokal sebanyak 100-150 orang untuk line of production ini.

Untuk tahap awal, UD Trucks di Indonesia akan memproduksi truk sekira 1.600 unit pada 2024.

“Ini akan terus bertambah setiap tahun. Jadi sudah jelas UD Trucks akan dipindahkan dari Thailand ke Indonesia,” tegasnya.

Pabrik Isuzu Indonesia

Isuzu Traga banyak diminati. (Foto: Carmudi)

Di sisi lain, Agus menyampaikan utilisasi pabrik Isuzu di Tanah Air sangat tinggi sudah mencapai 80-an persen. Adapun salah satu produknya yang diminati secara global adalah Traga.

“Traga khusus didesain dan dibuat di Indonesia. Sudah banyak produk Traga yang diekspor ke pasar-pasar luar, khususnya Asia dan Amerika Selatan. Kami pun meminta mereka (Isuzu) segera merambah pasar Afrika,” pungkas dia.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Santo

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,522

Pergi ke Cina, Menperin Agus Kunjungi BYD dan Bahas Kendaraan Listrik

Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita akan melakukan kunjungan ke pabrik mobil BYD di Cina.

Menperin Agus, sebagaimana disampaikan dalam keterangan resmi Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Senin, (3/7/2023) bertolak ke Cina hari ini.

Selama lawatan empat hari di Cina (3-6 Juli), Menperin akan mengikuti sejumlah kegiatan terkait pengembangan kerja sama industri. Salah satunya yaitu berkunjung ke pabrik produsen mobil listrik asal Cina, BYD sebagai rangkaian kegiatan China-ASEAN Forum bersama para menteri negara-negara ASEAN.

Menperin Agus mengatakan, Indonesia membuka peluang kolaborasi dengan berbagai negara untuk mewujudkan target menjadi pemain industri utama dalam ekosistem kendaraan listrik.

BYD Cina

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita akan mengunjungi pabrik mobil BYD di Cina (Foto: Kemenperin)

“Hal ini juga sejalan dengan visi mewujudkan ASEAN yang lebih hijau dan berkelanjutan melalui keterlibatan sektor swasta yang aktif dan dengan orkestrasi kawasan yang terkoordinasi,” jelas Agus.

Agenda Menperin lainnya adalah melakukan pertemuan dengan Menteri Industri dan Teknologi Informasi Cina, Jin Zhuanglong. Dalam pertemuan tersebut, mereka akan membahas peluang peningkatan kerja sama Indonesia-Cina di bidang industri.

“Dalam pertemuan dengan Menteri Industri dan Teknologi Informasi Republik Rakyat Tiongkok (RRT), kami akan membahas kemungkinan kerja sama di bidang pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV), energi terbarukan untuk industri hijau, kawasan industri, juga perjanjian ASEAN-China Free Trade Area,” papar Menperin.

Indonesia Tandatangani Nota Kesepahaman dengan BYD

Akhir Mei lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (Mou) antara Indonesia dengan BYD, di Shenzhen.

BYD Cina

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Indonesia dengan BYD di Shenzhen, Cina (Foto: Maritim)

“Penandatanganan MoU ini mencerminkan pentingnya langkah-langkah ke depan dalam mewujudkan ambisi kendaraan listrik di Indonesia. Kami ingin mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia sehingga dapat menjadi pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara, dan kami mengapresiasi inisiatif BYD untuk menjajaki peluang ini lebih lanjut,” papar Menko Marves Luhut.

“Bersama dengan mitra internasional seperti BYD, kita dapat menempatkan Indonesia sebagai pemain industri terdepan dalam panggung kendaraan listrik global, sekaligus mendorong transformasi Indonesia menuju masa depan yang lebih bersih dan lebih hijau,” pungkas dia.

Sebagai informasi, BYD saat ini memiliki pangsa pasar kendaraan listrik global terbesar. Tahun lalu, BYD mencatatkan penjualan secara global sebanyak 1,85 juta unit, melonjak pesat dari penjualan pada 2021 sebesar 593.745 unit.

Penulis: Santo Sirait

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,119