Citroen eC3 dan Citroen C3 Aircross Bakal Mejeng di GIIAS 2023

Jakarta – Dua mobil baru Citroen akan menampakkan diri ke publik Indonesia di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 pekan depan.

GIIAS 2023 segera berlangsung mulai 10 sampai 20 Agustus 2023 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Tangerang. Total ada 49 merek kendaraan penumpang dan komersial yang akan ikut serta meramaikan pameran otomotif tahunan tersebut.

Salah satu merek kendaraan yang berpartisipasi adalah Citroen. Produsen otomotif asal Prancis tersebut telah mempersiapkan beberapa produk unggulannya untuk dipamerkan ke publik.

Citroen GIIAS 2023

Citroen C3 Aircross akan meluncur di Indonesia 2024 (Foto: Citroen)

Menariknya Citroen juga bakal memboyong dua model mobil baru. Kedua model tersebut sama-sama bergenre Sport Utility Vehicle (SUV).

Kepastian Citroen membawa dua model mobil baru diketahui dari undangan yang masuk ke redaksi Carmudi.

“PT Indomobil Wahana Trada anak perusahaan Indomobil Group, selaku APM dan distributor Citroen di Indonesia mengundang rekan media untuk dapat hadir dalam acara “The New Citroen eC3 & The All New Citroen C3 Aircross Media Preview” di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023,” demikian petikan isi undangan yang Carmudi terima, Rabu (2/8/2023).

Belum diketahui pasti apakah Citroen eC3 dan Citroen C3 Aircross nantinya sudah bisa dipesan oleh konsumen atau baru sebatas perkenalan saja di GIIAS 2023.

Citroen GIIAS 2023

Citroen eC3 (Foto: Citroen)

Namun yang pasti, kehadiran Citroen eC3 dan Citroen C3 Aircross di GIIAS 2023 memperkuat janji perusahaan yang akan membawa model-model lain ke hadapan masyarakat selain Citroen C3, Citroen C5 Aircross dan Citroen e-C4 yang sudah lebih dahulu dipasarkan.

“Kami berharap mudah-mudahan di GIIAS nanti kami bisa membawa, memperkenalkan produk-produk yang dimiliki Stellantis,” ungkap Advisory Board Indomobil Group Tan Kim Piauw pada Mei lalu di Jakarta.

Citroen eC3 dan Citroen C3 Aircross

Citroen eC3 merupakan mobil listrik murni yang sudah menjalani debut pada Januari 2023 di India. Tampangnya terlihat mirip sekali dengan C3 yang masih mengandalkan mesin konvensional.

Citroen GIIAS 2023

Mobil listrik Citroen eC3 (Foto: Citroen)

eC3 telah dibekali dengan baterai berkapasitas 29,2 kWh yang diklaim mampu membuat mobil menempuh jarak hingga 320 km. Ada pula motor listrik yang disematkan di roda depan dengan kemampuan mengeluarkan tenaga 57 hp dan torsi 143 Nm.

Di India, eC3 dipasarkan dengan harga yang cukup terjangkau, sekira Rp 200 jutaan.

Sementara itu, Citroen C3 Aircross resmi meluncur secara global pada April 2023 di negara yang sama.

Mobil ini memiliki panjang 4,32 m dengan ground clearance 200 mm.

Citroen C3 Aircross

Interior C3 Aircross

Soal dapur pacu, C3 Aircross menggendong mesin bensin 1.2 liter turbocharged bertenaga 110 hp dan torsi 190 Nm.

Fitur-fitur yang terpasang di C3 Aircross, antara lain digital instrument cluster 7 inci, head unit 10.2 inci yang dapat terhubung ke Apple CarPlay dan Android Auto secara nirkabel, hill hold assist dan tyre pressure monitoring system.

Penulis: Santo Sirait

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,825

Citroen E-C3 Sudah Meluncur di Indonesia, C3 Aircross Bakal Ada Versi Mobil Listrik Juga?

Tangerang — Citroen Indonesia ditengarai bisa saja menghadirkan C3 Aircross versi full elektrik alias mobil listrik.

Citroen Indonesia ditengarai bisa saja menghadirkan C3 Aircross versi full elektrik alias mobil listrik. (Foto: Citroen)

Dugaan tersebut layak muncul mengingat Citroen telah memperkenalkan C3 Aircross, SUV 7-seater bermesin 1.2L Turbo berplatform serupa dengan C3 di GIIAS 2023 lalu.

Dengan platform tersebut pun Citroen telah meluncurkan compact hatchback dalam wujud mobil listrik E-C3 di event yang sama.

Hal itu kemudian mengundang pertanyaan kami, apakah Citroen C3 Aircross ini juga akan ada versi full listrik?

Kami bertanya langsung kepada salah satu perwakilan dari Stellantis ASEAN soal hal ini.

Daniel Gonzales, COO ASEAN & General Distributors Stellantis, di acara Media Roundtable Citroen Indonesia di GIIAS 2023 lalu. (Foto: Carmudi)

Daniel Gonzales, COO ASEAN & General Distributors Stellantis, di acara Media Roundtable Citroen Indonesia di GIIAS 2023 lalu. (Foto: Carmudi)

“Saya belum bisa berkomentar lebih lanjut soal hal itu, tetap ditunggu saja,” jawab Daniel Gonzales, COO ASEAN & General Distributors Stellantis, di acara Media Roundtable Citroen Indonesia di GIIAS 2023 lalu.

Tentunya SUV full listrik berkapabilitas 6-7 penumpang dengan harga terjangkau akan menjadi pilihan yang sangat menarik di Indonesia yang notabene sangat menggemari kelas LMPV maupun LSUV 7-seater.

Citroen E-C3 diluncurkan di Indonesia dengan harga Rp395 juta (OTR Jakarta khusus GIIAS 2023).

Bila kemunculan C3 Aircross versi full elektrik benar adanya, maka harganya pun akan di atas itu.

Namun, seandainya bisa di bawah Rp500 jutaan, jelas akan jadi salah satu pilihan mobil listrik paling menarik di Indonesia.

Spesifikasi Citroen C3 Aircross Indonesia

Setelah sebelumnya memperlihatkan langsung C3 Aircross di Paris kepada beberapa media nasional, Citroen Indonesia akhirnya juga membawa C3 Aircross dengan spesifikasi khusus untuk pasar Tanah Air.

Citroen C3 Aircross hadir di Indonesia dengan spesifikasi khusus. (Foto: Citroen)

Dimensi Citroen C3 Aircross berukuran panjang 4.323 mm, lebar 1.796 mm, tinggi 1.669 mm dan wheelbase 4.323 mm.

Dimensi ini memang sedikit lebih kecil dibanding kelas LSUV 7-seater seperti Suzuki XL7, Honda BR-V, Hyundai Stargazer X dan Mitsubishi Xpander Cross.

Kendati demikian, C3 Aircross menawarkan keunikan kapabilitas yang tidak dimiliki setiap kompetitornya tersebut.

Keunikan yang dimiliki C3 Aircross adalah jok Flexi-Pro 5+2 Seating.

Fitur ini artinya bukan sekadar jok baris ketiga dapat dilipat jika sedang dibutuhkan, tapi juga bisa dilepas total dan dapat dikeluarkan dari mobil dengan sangat mudah sehingga membuat kapasitas bagasinya bertambah secara drastis.

Selain itu, C3 Aircross versi Indonesia juga menggunakan mesin bensin 1.199cc 3-silinder dengan turbocharger yang menghasilkan tenaga 109 HP (110 HP) dan memiliki torsi 205 Nm yang terbesar di kelasnya.

Berbeda juga dengan versi India yang hanya tersedia dengan transmisi manual, C3 Aircross di Indonesia hanya akan tersedia dengan pilihan transmisi otomatis 6-percepatan berjenis torque converter.

Beberapa fitur kenyamanan unggulannya berupa layar head unit 10,25 inci dengan konektivitas Wireless Apple CarPlay dan Android Auto, instrument cluster full TFT LCD 7 inci, double blower untuk baris kedua, dan total 5 USB port di dalam kabin.

Sedangkan dari segi fitur keselamatan, C3 Aircross tersedia dengan 2 airbag depan, sensor parkir 2 titik, kamera mundur, ESP (Electronic Stability Programm), HHA (Hill Hold Assist), hingga TPMS (Tire Pressure Monitoring System).

Citroen Indonesia mengatakan akan meluncurkan C3 Aircross dengan harga berkisar Rp 290—300 jutaan.

Spesifikasi Citroen E-C3 Indonesia

Jika hatchback C3 jadi model pertama yang diluncurkan oleh Citroen Indonesia, versi mobil listrik alias Citroen E-C3 ini kini diluncurkan dengan harga Rp395 juta.

Citroen E-C3 diluncurkan dengan harga Rp395 juta. (Foto: Carmudi)

Harga ini tentu menempatkannya sebagai salah satu mobil listrik 4-pintu termurah di Indonesia, setelah Neta V dengan dimensi serupa yang juga baru diluncurkan seharga Rp 379 juta.

Secara eksterior, tampilan Citroen E-C3 identik dengan C3 biasa, hanya saja ada tambahan kap charging di sebelah kanan depan, logo ë di bawah spion, dan emblem ëC3 di belakang.

Interiornya pun sama dengan C3 biasa, dengan pengecualian di bagian kontrol transmisi yang terlihat lebih simpel berkat penggunaan tuas model Ë-Toggle, seperti yang digunakan di Ë-C4 dan C5 Aircross yang lebih besar.

Citroen E-C3 menggunakan motor listrik (Permanent Magnet Synchronous Motor) bertenaga 56 HP (57 PS) dan torsi 143 Nm yang menggerakkan kedua roda depan.

Kecepatan maksimumnya diklaim dapat mencapai 107 km/jam, sementara akselerasinya dari 0-60 km/jam dikatakan dapat ditempuh dalam 6,8 detik.

Untuk baterainya berjenis Lithium Ion berkapasitas 29,2 KWh ditempatkan di bawah mobil yang sedikit menaikkan lantai di baris kedua.

Berdasarkan metode tes MIDC, Citroen E-C3 ini dikatakan memiliki jarak tempuh sejauh 320 km dalam sekali cas penuh.

Untuk mengisi baterai mobilnya, Citroen E-C3 dilengkapi dengan port berjenis Type 2 untuk AC charging dan CCS2 untuk DC charging.

Sedangkan untuk waktu pengecasan, jika menggunakan charger portabel-nya, butuh waktu 10 jam 30 menit untuk mengisi baterainya dari 10-100%.

Sedangkan untuk mengisi baterai 10-80% hanya butuh 57 menit menggunakan DC fast charger.

Citroen Indonesia memberikan garansi khusus baterai Lithium Ion selama 7 tahun atau 140 ribu kilometer (mana yang tercapai terlebih dahulu).

Sedangkan untuk garansi umum dan motor listriknya, Citroen menjamin selama 3 tahun atau 100 ribu kilometer.

Penulis: Fransiscus Rosano
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 5,314

Impor dari India, Masihkah Citroen E-C3 dan C3 Aircross Sesuai Selera Pasar Indonesia?

Tangerang — Citroen Indonesia baru saja meluncurkan E-C3, compact hatchback full elektrik alias mobil listrik, dan sekaligus memperkenalkan C3 Aircross, SUV 7-seater barunya.

Meski baru diperkenalkan, C3 Aircross sudah memiliki ancang-ancang harga jualnya di Indonesia nanti, yaitu sekitar Rp290—300 juta.

Citroen E-C3 dan C3 Aircross Indonesia

C3 Aircross sudah memiliki ancang-ancang harga jualnya di Indonesia nanti, yaitu sekitar Rp290—300 juta.(Foto: Citroen)

Dengan dimensi berukuran panjang 4.323 mm, lebar 1.796 mm, tinggi 1.669 mm dan wheelbase 4.323 mm, maka C3 Aircross berjenis SUV ini akan ditempatkan untuk melawan Suzuki XL7, Honda BR-V, Hyundai Stargazer X, dan Mitsubishi Xpander Cross di kelas Low SUV.

Sementara E-C3 sendiri langsung dijual di pameran GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2023 kemarin dengan harga Rp395 juta (OTR Jakarta khusus GIIAS 2023), dan menjadi salah satu mobil listrik 4-pintu termurah di Indonesia setelah Neta V.

Namun, seperti C3 yang sudah diluncurkan resmi sebelumnya, E-C3 dan C3 Aircross ini pun diimpor utuh dari India.

Bahkan, model C3 dan C3 Aircross yang sudah diluncurkan di sini berbeda total dengan yang sudah beredar di Eropa.

Hal tersebut karena kedua mobil tersebut memang diciptakan khusus untuk negara berkembang seperti India dan Asia Tenggara.

Citroen C3 Aircross Indonesia

(Foto: Citroen)

Lalu, apakah mobil-mobil Citroen yang diimpor dari India ini memiliki spesifikasi dan fitur yang sesuai dengan selera masyarakat Indonesia? Apakah Citroen memiliki rencana untuk membangun mobil khusus untuk pasar Indonesia?

Carmudi pun mendapat kesempatan wawancara eksklusif dengan salah satu perwakilan Stellantis (induk perusahaan Citroen) ASEAN dalam ajang Media Roundtable Citroen Indonesia di GIIAS 2023 yang lalu.

Wawancara Eksklusif dengan Stellantis

Berikut beberapa hal yang bisa diambil dari hasil wawancara kami dengan Daniel Gonzalez, COO ASEAN & General Distributors Stellantis.

Carmudi: Citroen memiliki beberapa produk khusus negara seperti India dan Amerika Selatan, misalnya C3 dan C3 Aircross. Mengingat dari luar kebutuhan negara-negara tersebut mirip Indonesia, tentunya model tersebut juga akan dijual di Indonesia. Namun apakah Citroen memiliki rencana untuk membangun model khusus untuk Indonesia?

Daniel: Dari yang sudah saya lihat dan pelajari di sini, yang sebelumnya selalu kami diskuiskan dengan Indomobil juga selama ini; seiring berjalannya waktu kami di sini, tentu kami harus mengikuti kebutuhan masyarakat Indonesia. Namun apakah itu berarti sebuah mobil full baru? Tentunya sangat bergantung dengan volumenya.

Carmudi: Bagaimana dengan model spesial atau modifikasi khusus pasar Indonesia?

Daniel: Kenapa tidak? Jika memang ada basis konsumen yang kuat, membuat model spesial atau fitur khusus untuk pasar Indonesia akan sangat masuk akal.

Carmudi: Apa yang dibutuhkan agar penyesuaian produk Citroen untuk pasar Indonesia ini bisa dilakukan?

Daniel: Faktor kuncinya adalah; apakah volume basis konsumen yang memintanya cukup untuk melakukan hal itu? Untungnya, C3 dan C3 Aircross menggunakan apa yang kami sebut “Smart Car Platform”. Ini adalah platform yang memang didesain utamanya untuk India dan Asia Tenggara, justru pasar Amerika Latin melihat kesempatan saat ada model ini dan segera memasarkannya di sana karena dirasa cocok.

Carmudi: Apakah proses penyesuaian produk untuk pasar Indonesia ini sudah ada yang dilakukan?

Daniel: Ya, Indomobil sudah merencanakan dengan kami selama berbulan-bulan mengatakan “kami butuh ini, kami butuh itu…”. Dan itu kami lakukan untuk fase pertama ini, tentunya juga untuk fase-fase yang selanjutnya. Bahkan untuk E-C3 dan C3 Aircross ini, kami meminta Indomobil untuk datang ke pabrik dan katakan apa yang dibutuhkan untuk pasar Indonesia? Kami akan kerjakan itu.

Memang benar, mobil-mobil ini dibangun di India. Namun, ketika kami memikirkan Indonesia, tentunya kami harus membuat penyesuaian. Konsumen Indonesia akan meminta hal apa yang sangat mereka butuhkan, dan kami harus mendengarnya dan tentunya harus segera digerakkan.

Penyesuaian Citroen E-C3 dan C3 Air Cross untuk Pasar Indonesia

Tan Kim Piauw, Advisory Board PT Indomobil Wahana Trada selaku agen pemegang merek Citroen di Indonesia pun menjelaskan baik E-C3 dan C3 Aircross yang dijual di sini sudah mendapat penyesuaian besar.

Hal itu dilakukan Citroen untuk pasar Indonesia setelah mempelajari peluncuran C3 sebelumnya.

Dasbor Citroen C3 Aircross. (Foto: Citroen)

Citroen C3 Aircross di Indonesia disebut sudah mendapat penyesuaian besar, salah satunya transmisi otomatis yang bahkan belum atau tidak ada rencana diperkenalkan di India. (Foto: Citroen)

Misalnya, ketika C3 dulu hanya diluncurkan dalam pilihan transmisi manual, C3 Aircross kini hadir dalam pilihan transmisi otomatis yang bahkan belum atau tidak ada rencana diperkenalkan di India.

E-C3 yang memiliki bentuk identik dengan C3 pun memiliki beberapa improvement yang dikatakan datang dari saran pasar Indonesia; seperti pengaturan spion elektrik dari sebelumnya manual dan penggunaan lampu depan LED.

Hmm, jadi penasaran ya update apa lagi nantinya yang akan dibawa Citroen Indonesia untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat di sini?

Penulis: Fransiscus Rosano
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 961