Puluhan Merek Mobil Siap Ramaikan GIIAS 2023, Ada Merek Baru Asal Cina

Jakarta – Puluhan merek mobil baik yang sudah eksis maupun yang baru akan masuk Indonesia siap meramaikan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 Agustus Mendatang.

Rangkaian GIIAS The Series 2023 akan dimulai dengan GIIAS di BSD-City, Tangerang. Jadwal penyelenggaraannya mulai 10 sampai 20 Agustus.

Total ada sekira 26 merek mobil akan berpartisipasi di pameran otomotif bertaraf internasional tersebut. Sebanyak empat merek di antaranya merupakan pendatang baru asal Cina yang akan memperkenalkan diri mereka masing-masing ke publik Indonesia.

Merek Mobil GIIAS 2023

Booth Toyota di GIIAS 2022

Adapun merek mobil yang sudah menyatakan ikut serta dalam GIIAS 2023 di BSD-City di luar dari merek baru seperti Audi, BMW, Chery, Citroen, Daihatsu, DFSK, Honda, Hyundai, Kia, Lexus, Mazda, Mercedez-Bens, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Porsche, Subaru, Suzuki, Toyota, VW, dan Wuling.

Sementara itu empat merek mobil baru asal Cina ada Haval, Neta, Ora, dan Tank.

Rizwan Alamsjah, Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo membenarkan bahwa ada beberapa merek mobil baru yang ikut meramaikan GIIAS 2023. Tiga merek di antaranya seperti Haval, Ora, dan Tank berada di bawah payung Great Wall Motor (GWM).

“Bisa di browsing-browsing modelnya seperti apa,” ujar Rizwan saat press conference GIIAS 2023 di Jakarta, Rabu (24/5/2023).

Menurut Rizwan merek-merek baru tersebut untuk pertama kalinya tampil di Indonesia dan berniat berbisnis di sini karena mereka melihat pasar otomotif Indonesia makin lama makin bagus.

Merek Mobil GIIAS 2023

Merek mobil Haval bakal hadir di GIIAS 2023 (Foto: Great Wall Motor)

“Kami enggak tahu persis mereka mau jualan produk langsung atau tidak, yang jelas mereka mau showcase,” terang dia.

14 Merek Motor, 5 Kendaraan Komersial dan 3 Karoseri

Pada penyelenggaraan ke 30 ini, GIIAS 2023 juga diramaikan oleh merek sepeda motor, kendaraan komersial dan karoseri.

Sebanyak 14 merek sepeda motor akan hadir pada GIIAS 2023, seperti Astra Honda Motor, Aprilia, Benelli, Exotic, Harley Davidson, Ion Mobility, Keeway, Motoguzzi, Pacific, Piaggio, Polytron, Royal Enfield, Segway, dan Vespa.

Ada juga lima merek kendaraan komersial, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Toyota Komersial, dan UD Trucks.

Sedangkan dari merek karoseri ada tiga, yakni Adiputro, Laksana, dan Tentrem.

Booth motor Honda (Foto: Santo/Carmudi)

Tidak cuma itu saja, lebih dari 100 merek peserta dari industri pendukung juga telah memastikan siap berpartisipasi dalam penyelenggaraan GIIAS 2023 The Series.

“Masih ada beberapa merek yang dalam proses kepesertaan, melihat perkembangannya kami optimis pameran tahun ini akan menjadi GIIAS dengan jumlah merek terbanyak.” pungkas Rizwan.

GIIAS The Series 2023 akan berlangsung pada:

  • Tangerang: 10 – 20 Agustus 2023, ICE – BSD City
  • Surabaya: 20 – 24 September 2023, Grand City Convex
  • Semarang: 18 – 22 Oktober 2023, Marina Convention Center
  • Bandung: 22 – 26 November 2023, Sudirman Grand Ballroom.

Penulis: Santo Sirait

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 7,639

Suzuki Beri Dukungan Kelompok Usaha Energi Terbarukan Asal Yogyakarta

Yogyakarta — PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mendukung usaha GEPO Energy dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Seremoni dukungan tersebut dilakukan di sela event media test drive XL7 Hybrid di Yogyakarta, Selasa (4/7/2023).

Simbolis dukungan Suzuki Indomobil Sales kepada GEPO Energy Yogyakarta

Simbolis dukungan Suzuki Indomobil Sales kepada GEPO Energy di Yogyakarta. (Foto: Carmudi)

Hal ini membuktikan wujud komitmen Suzuki dalam mendukung gerakan usaha rintisan di bidang energi terbarukan.

GEPO Energy adalah inisiatif yang dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) dengan fokus pada pengembangan Genteng Photovoltaic.

Produk inovatif ini menggabungkan genteng dengan teknologi panel surya.

Harold Donnel, sebagai Head of 4W Brand Development & Marketing Research & IT Network PT SIS, menjelaskan alasan di balik dukungan Suzuki terhadap GEPO Energy.

Pertama, Suzuki ingin memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan energi terbarukan.

Dengan memanfaatkan energi terbarukan, seperti tenaga surya, Suzuki berharap dapat mengurangi jejak karbon dan meningkatkan kualitas udara di Indonesia.

Alasan kedua adalah untuk terhubung dengan komunitas pengembangan energi terbarukan dan memberikan dukungan dalam inisiatif terkait.

Ketiga, Suzuki percaya bahwa tindakan kecil dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan di Indonesia.

Suzuki XL7 Hybrid (3)

Teknologi SHVS yang salah satunya tersemat pada New XL7 Hybrid menjadi bentuk nyata komitmen Suzuki dalam menciptakan solusi mobil ramah lingkungan. (Foto: Carmudi/Dimas)

New XL7 Hybrid menjadi bentuk nyata dari komitmen Suzuki dalam menciptakan solusi mobil ramah lingkungan yang dapat diadopsi dengan mudah oleh masyarakat luas.

“Dengan memanfaatkan energi terbarukan, seperti tenaga surya, Suzuki berharap dapat mengurangi jejak karbonnya dan memperbaiki kualitas udara di Indonesia. Ini selaras dengan produk Suzuki New XL7 Hybrid yang saat ini kita sedang lakukan test drive,” jelas Harold.

XL7 Hybrid bukanlah mobil pertama Suzuki di Indonesia yang mengadopsi teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS).

Sebelumnya, PT SIS telah meluncurkan Ertiga Hybrid pada tahun 2022 dan Grand Vitara Hybrid pada pameran IIMS 2023 bulan Februari lalu.

Penulis: Dimas Hadi

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 963

Truk Listrik Asal India Pesaing Tesla Cybertruck Ini Punya Tampang Aneh

Jakarta – Tresa Motors selaku produsen kendaraan listrik asal India telah menghadirkan truk listrik pertamanya; VO.1 yang terlihat unik dari segi tampilan, bahkan dinilai cukup aneh.

Truk ini mempunyai bentuk yang serba kotak dan ada semacam cekungan pada bagian fascia depan.

Seperti dilansir situs web Indian Autos Blog, truk yang hadir untuk pasar global tersebut dibuat dengan mengusung platform Axial Flux Motor inovatif, FLUX350.

truk listrik

Truk listrik India yang memiliki tampilan unik. (Foto: Indian Autos Blog)

Kehadiran truk ini dinilai dapat menunjukkan pandangan revolusioner Tresa Motors terhadap desain, hingga kemasan baterai yang aman untuk truk listrik sedang dan berat.

Ini merupakan bukti komitmen Tresa Motors terkait inovasi dan visinya untuk masa depan yang didorong oleh solusi transportasi berkelanjutan.

Selain itu, dengan kehadiran truk listrik tersebut, Tresa Motors dapat merevolusi lanskap kendaraan listrik di India dan sekitarnya.

Tresa Motors akan menjadi tuan rumah peluncuran truk listrik model V pada kuartal kedua 2023.

Berdasarkan penelusuran Carmudi, truk listrik VO.1 bersaing dengan Tesla Cybertruck dan Ford F-150 Lightning yang hadir di Amerika Serikat.

Sebagai informasi, India saat ini memiliki sekitar 2,8 juta truk yang memberikan kontribusi 60 persen emisi.

Hal ini yang membuat kebutuhan truk menengah dan berat nol emisi perlu dipenuhi di negara tersebut.

Truk listrik di India

Truk listrik VO.1 punya tenaga hingga 350 kW. (Foto: financial express)

Tresa Motors pun ingin mentransisikan 2,8 juta truk tersebut ke listrik satu per satu.

Truk VO.1 mempunyai tenaga sebesar 350 kW dan didukung Axial Flux Motor di mana memiliki ukuran ringkas dan bobot ringan.

Truk listrik sedang dan berat besutan Tresa Motors pun jadi lompatan besar mereka ke depannya dalam industri kendaraan komersial yang diklaim menawarkan daya, efisiensi, serta manfaat bagi lingkungan.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,201

9 Panduan Merawat Ban Mobil, Jangan Asal!

Merawat ban mobil bisa dibilang susah-susah gampang. Namun, sayangnya hal tersebut masih jarang dilakukan oleh para pemilik kendaraan itu sendiri.

Berbagai alasan pun terlontar, mulai dari sibuk hingga tidak adanya waktu pengerjaan. Padahal sebenarnya merawat ban mobil bisa dilakukan di waktu senggang.

Bahkan bisa juga kok melakukan sendiri di rumah. Hanya saja banyak dari mereka yang cukup malas melakukan hal ini.

merawat ban mobil

Ban GT Radial Savero Pro A/T untuk SUV. (Foto: Carmudi)

Jika tidak dirawat, ban mobil lama-kelamaan bisa rusak atau aus seiring pemakaian. Maka dari itu, penting sekali melakukan perawatan ban minimal 3 bulan atau 4 bulan sekali.

Di artikel kali ini kami akan membeberkan 9 panduan merawat ban mobil dengan mudah agar masa pakai ban bisa semakin awet.

Panduan Merawat Ban Mobil

Cek Kondisi

Hal termudah dalam merawat ban mobil adalah rutin mengecek kondisi ban. Usahakan sebelum menggunakan mobil Anda mengecek keempat ban.

Pengecekan bisa dilakukan secara kasat mata dengan melihat tekanan angin pada ban. Jika terpantau kurang angin, usahakan segera tambah tekanan angin dan jangan dipaksakan berjalan.

merawat ban mobil

(Foto: Car and Driver)

Ini merupakan cara termudah dalam merawat ban mobil yang ada di rumah. Tapi, sayangnya banyak orang yang malas melakukan hal ini. 

Periksa Tekanan Angin

Setelah melakukan hal di atas, jika ada salah satu ban yang tekanannya kurang usahakan segera ditambah. 

Cek tekanan pada ban yang terlihat kurang angin tersebut. Sesuaikan tekanan angin dengan angka rekomendasi yang dikeluarkan pabrikan.

Biasanya tekanan angin rekomendasi terdapat pada stiker yang ada dibalik pintu sopir. Ikuti anjuran tekanan angin seperti di stiker.

Umumnya tekanan angin ban mobil standar menggunakan 32-35 psi tergantung ukuran. Di atas itu, biasanya ban akan menjadi lebih keras karena tekanan anginnya terlalu kencang.

Rotasi Ban

Hampir tak pernah bosan kami mengingatkan bahwa melakukan rotasi ban merupakan salah satu cara merawat ban mobil yang paling efektif.

merawat ban mobil

Rotasi Ban Bias (Foto: Kiosban)

Ada banyak cara melakukan rotasi ban, disesuaikan dengan jenis ban yang digunakan. Rotasi ban ini direkomendasikan untuk dilakukan tiap kelipatan 10.000km. 

Anda bisa membawa ke bengkel khusus ban untuk dilakukan rotasi sekaligus melakukan spooring. Sayangnya masih banyak juga yang malas melakukan rotasi serta spooring seperti ini.

Spooring dan Balancing

Cara lain merawat ban mobil supaya awet adalah dengan melakukan spooring dan balancing secara rutin. Perawatan ini dapat dilakukan pada mobil yang sudah menempuh jarak setiap 10.000 km. 

Jika setir mobil terasa bergetar dan tidak lurus lagi pada kecepatan tertentu, tandanya Anda harus melakukan perawatan ini dalam waktu dekat.

Spooring dan balancing mobil

Spooring dan balancing mobil

Spooring dilakukan untuk meluruskan dudukan empat roda mobil seperti semula, sementara balancing dilakukan untuk menyeimbangkan putaran roda pada mobil. 

Inilah yang menjaga agar setir tidak terasa bergetar atau setir tiba-tiba menarik ke arah kanan atau kiri dan mencegah ban aus. Hayo, kapan Anda terakhir melakukan spooring dan balancing,nih?

Perhatikan Ukuran Ban

Jangan lupa untuk memperhatikan ukuran ban ketika melakukan penggantian. Ini juga jadi salah satu cara merawat ban mobil yang jarang diketahui.

Kalau bingung dengan ukuran standar Anda bisa melihat di stiker tekanan ban. Biasanya di situ tertera ukuran dan tekanan angin yang direkomendasikan.

tekanan angin ban

Rutin mengecek tekanan angin ban perlu dilakukan. (Foto: moladin)

Saat melakukan penggantian sebenarnya masih bisa dinaikkan hingga maksimal 2 ukuran di atas. Misalnya ban bawaan memakai 185 masih bisa diganti dengan 195 atau 205.

Namun ada baiknya konsultasikan dulu dengan pihak bengkel, apakah memperbesar ban akan berpengaruh kenyamanan. Dikhawatirkan ban akan mentok dengan area fender jika ukurannya terlalu besar.

Merawat Ban Mobil Perhatikan Bobot

Coba diingat-ingat, Anda sering membawa bobot berlebih atau tidak. Jika iya, ternyata kebiasaan ini bisa membuat ban menjadi cepat rusak atau aus.

Bobot ini tak hanya meliputi membawa barang yang banyak, tetapi membawa penumpang berlebih juga termasuk ke dalam salah satunya. 

Jangan Bawa Beban Berlebihan

Jangan Bawa Beban Berlebihan

Usahakan tidak melebihi kapasitas beban angkut karena bisa mengurangi fungsi ban dan pengereman. Efeknya tentu merembet kepada keselamatan dan kenyamanan saat berkendara di jalan.

Cek Kondisi Ban Cadangan

Pada mobil, sejatinya memiliki 5 buah ban. 4 yang terpasang, sementara 1 lagi merupakan ban cadangan.

Carmudian jangan lupa untuk mengecek kondisi ban serep ini agar tekanan anginnya selalu sesuai dengan 4 ban yang digunakan.

Periksa juga kondisi ban serep yang sedang disimpan, apakah retak-retak atau sudah botak. Jika sudah ada tanda tak layak pakai, sebaiknya Anda segera menggantinya dengan yang baru.

Letak dongkrak pada mobil berbeda-beda.

Letak dongkrak pada mobil berbeda-beda.

Ingat, ban serep ini merupakan nyawa cadangan Anda ketika berkendara. Ketika tidak bisa dipakai saat kondisi darurat, maka Anda akan sangat kerepotan mencari penggantinya.

Hindari Jalan Rusak

Untuk merawat ban mobil agar tetap awet Carmudian juga bisa memilih jalan saat berkendara. Jika melihat ada jalan rusak, sebaiknya jalan perlahan atau melakukan pengereman.

Memang menghindari jalan berlubang atau berbatu sulit dihindari, jika jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan. Solusinya adalah jalan perlahan dan tidak mengebut. 

Tips cara ban mobil tidak selip di jalan licin

(Foto: RAC)

Ingat lagi jika sudah banyak kejadian kendaraan yang mengalami pecah ban akibat menghantam lubang. 

Hindari Semir Ban

Langkah terakhir dalam merawat ban mobil yakni menghindari rutinnya pemakaian semir. Umumnya semir ban kendaraan terdiri dari dua jenis, yakni silikon dan water base.

Semir ban silikon rata-rata menggunakan material silikon dengan campuran minyak. Nah, jika terlalu sering dipakai bisa membuat permukaan dinding ban retak-retak.

semir ban

Ada beberapa merek semir ban yang direkomendasikan. (Foto: Ilustrasi)

Bahkan saat dicuci pun untuk menghilangkan bekas semir ini cukup sulit walaupun menggunakan sabun sekalipun. 

Tapi harus diakui jika semir ini menjadi kesukaan car enthusiast lantaran efek kilap dan awet yang diberikan. Sementara semir water base lebih aman digunakan karena pemakaiannya cocok untuk karet ban.

Sebisa mungkin saat mencuci bagian dinding ban hanya disikat menggunakan air atau campuran sabun. 

Kesimpulan

9 panduan cara merawat ban mobil di atas sebenarnya sudah menjadi rahasia umum. Namun kami akan tetap mengingatkan Carmudian agar ban mobil kesayangan tetap awet.

Jika panduan tersebut diikuti, manfaatnya pun dapat dirasakan secara langsung ketika berkendara. Anda akan menjadi lebih aman dan nyaman tanpa merasa khawatir. 

Panduan di atas ini umumnya juga dianjurkan setiap pabrikan otomotif dan produsen ban yang ada di Indonesia. 

Yuk, cek secara berkala ban mobil yang ada di rumah!

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,226

Tips Menjaga Warna Cat Doff Hyundai Stargazer X, Tak Bisa Asal Cuci!

Yogyakarta — Hyundai menghadirkan pilihan warna baru pada Stargazer X dengan cat jenis matte atau doff yang ternyata tidak bisa dicuci secara sembarangan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Putra Samiaji, Head of Before Service Department PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) di Yogyakarta, Selasa (29/8/2023).

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pemilik mobil untuk menjaga kualitas cat doff tetap terjaga.

“Yang jelas jika kita bicara mencuci manual, gunakan tekstil (alat pembersih) yang lembut seperti mikrofiber atau spons,” ujarnya.

cat hyundai stargazer x

Sebelum mencuci, pemilik disarankan untuk membersihkan bagian bodi terlebih dahulu menggunakan air bersih.

“Sebelum dicuci, dibilas dulu kotorannya dengan air. Jangan langsung dilap karena akan menimbulkan goresan pada cat,” sambungnya.

Dalam pembersihan ini juga diusahakan untuk menggunakan sabun dengan tingkat PH (asam) yang khusus untuk kendaraan.

“Jangan pakai sabun cuci piring juga, karena ini akan berdampak kepada menurunnya kualitas cat tersebut,” terang Putra Samiaji.

Metode lain yang harus dijauhi ketika mencuci mobil bercat doff adalah mendatangi tempat cuci robot dengan sikat pembersih yang berputar.

cat hyundai stargazer x

“Hindari mencuci di tempat cuci otomatis yang robot dengan sikat pembersih yang berputar di sisi samping dan atas. Ini bisa merusak kualitas cat,” tegasnya.

Selain itu, sebaiknya hindari juga metode pencucian menggunakan uap yang kini sedang tren di dunia otomotif.

Putra mengatakan uap ini bisa membuat lapisan cat doff pada Hyundai Stargazer X cepat kusam lantaran membuat noda mudah menempel pada lapisan cat akibat uap panas.

Cara terakhir, menurutnya adalah tidak mengaplikasikan wax atau lilin pada cat doff yang ada di Stargazer X.

Jika lapisan wax diaplikasikan, maka lama-kelamaan akan berpotensi membuat lapisan cat menjadi mengkilap.

roof rail stargazer x

“Kalau bisa hindari pemakaian wax atau lilin perawatan kendaraan. Ini bisa merusak kualitas warna dari cat doff,” terang Putra Samiaji.

Para pemilik pun juga bisa melihat cara merawat cat Hyundai Stargazer X ini pada buku pedoman (manual).

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,908