Luar Biasa! MG Raih Rekor MURI Berkat Mobil Ini

Jakarta – Morris Garage (MG) berhasil meraih rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) berkat mobil listrik andalannya, MG4 EV.

Tidak hanya sekadar memamerkan MG4 EV di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2023 yang digelar pada 17–21 Mei kemarin di JIExpo Kemayoran, Jakarta, MG diketahui juga mengadakan pertunjukan musik di pameran tersebut di mana seluruh daya listriknya ditenagai oleh MG4 EV.

MG Indonesia Rekor MURI PEVS 2023

MG berhasil meraih rekor MURI. (Foto: Carmudi)

Ini menjadi pertunjukan musik pertama di Indonesia yang ditenagai mobil listrik.

Berdasarkan situs web resmi MURI, digunakan dua unit MG4 EV untuk menyelenggarakan pertunjukan musik tersebut dengan daya 2.300 watt per mobil.

“Kami merasa sangat bangga dengan pencapaian rekor ini sehingga jadi bukti komitmen kami terhadap inovasi, keberlanjutan, serta memberi pengalaman luar biasa bagi pelanggan. Kami pun berharap dapat melanjutkan perjalanan sebagai pemain utama di pasar kendaraan listrik,” ujar Arief Syarifudin, Marketing & PR Director MG Motor Indonesia, dalam keterangan resminya.

Sebagai informasi, MG4 EV telah dilengkapi teknologi canggih berupa Vehicle to Load (V2L).

Dengan adanya teknologi ini, MG4 EV dapat menghasilkan daya listrik untuk beberapa peralatan elektronik, termasuk sound system.

Selain itu, juga dapat menjadi genset darurat saat padam listrik.

Di sisi lain, MG4 EV sudah dibekali baterai dengan tenaga sebesar 51 kWh yang diklaim dapat membuat mobil listrik tersebut memiliki daya tempuh hingga 425 km dalam mode NEDC atau 350 km berdasarkan mode WLTP.

Saat di kondisi terbaik, daya baterai MG4 EV dapat terisi dalam waktu 35 menit dari 10–80 persen.

Selain meraih rekor MURI, MG juga mendapatkan beberapa penghargaan bergengsi di PEVS 2023, seperti Best Booth Activity Award dan Best Booth Design Award untuk MG4 EV yang menjadi bukti komitmen MG terhadap inovasi serta estetika.

MG 4 EV PEVS 2023

Tampilan MG4 EV. (Foto: Carmudi)

Bagi Carmudian yang tertarik membeli MG4 EV, harap sabar. Sampai saat ini, pihak MG belum mengumumkan harga resmi mobil listrik tersebut.

“Harga resmi MG4 EV baru akan diumumkan sekitar bulan Juni mendatang, sedangkan pengirimannya ke konsumen dilakukan di bulan berikutnya,” tutup Arief.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,827

Luar Biasa! Connected Car Service Hyundai Capai 10 Juta Pengguna

Jakarta — Connected Car Service dari Hyundai Motor Group telah mencapai 10 juta pengguna secara global hanya dalam waktu satu tahun 10 bulan.

Sebelumnya, tercatat 5 juta pengguna pada Agustus 2021.

Dengan pertumbuhan yang signifikan ini, dinilai dapat mendukung percepatan strategi Hyundai Motor Group menuju Software-Defined Vehicle (SDV).

Connected Car Service dari Hyundai Motor Group Capai 10 Juta Pengguna di Seluruh Dunia

Connected car service capai 10 juta pengguna di seluruh dunia. (Foto: Hyundai Motor Group)

Layanan tersebut telah berkembang pesat di mana selain menawarkan fungsi dasar seperti Voice Recognition, navigasi real-time, dan remote vehicle control, juga menghadirkan fitur Over-The-Air (OTA) updates, pembayaran di dalam kendaraan, dan streaming audio serta video.

Connected Car Service menggunakan jaringan nirkabel untuk mengaktifkan sistem hiburan di kendaraan serta aplikasi smartphone guna memberikan kenyamanan akses bagi pengguna terhadap kendaraannya.

“Kami punya tujuan mengakselerasi transisi menuju era SDV dengan terus fokus pada teknologi dan software yang dapat menghubungkan tiap perjalanan secara seamless. Kami akan terus ekspansi ekosistem layanan ini dalam menghadirkan solusi mobilitas yang lebih terpersonalisasi bagi konsumen,” ujar Hae-Young Kwon, Vice President of the Infotainment Development Center Hyundai Motor Group, dalam keterangan resminya.

Connected Car Service dari Hyundai Motor Group

Connected car service. (Foto: Hyundai Motor Group)

Sebagai informasi, Connected Car Service pertama kali diperkenalkan Hyundai Motor Group di Korea Selatan pada 2003 lalu dan terus memperluas layanan tersebut ke pasar global.

Layanan ini berekspansi ke luar negeri untuk pertama kali pada Juni 2011 di Amerika Serikat, disusul Cina, Eropa, India, dan Singapura.

Saat ini, Connected Car Service dari Hyundai Motor Group sudah tersedia untuk konsumen di lebih dari 50 negara.

Dengan pertumbuhan tersebut, Hyundai Motor Group pun memprediksi akan mencapai 20 juta pengguna untuk layanan tersebut di seluruh dunia, termasuk di Korea Selatan, pada akhir 2026.

Hyundai Motor Group ke depan berencana mengekspansi Connected Car Service ke pasar Asia Tenggara dengan memperkuat kolaborasi bersama penyedia layanan kenamaan di dunia untuk terus mengembangkan layanan inovatif yang bisa memenuhi berbagai kebutuhan para pengguna.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,186

Platform-nya Sama, Tapi Ini Perbedaan Hyundai Stargazer X dan Versi Biasa

Semenjak kemunculannya di hari pembuka GIIAS 2023 lalu, perbedaan antara Low SUV terbaru Stargazer X dengan Low MPV Stargazer jadi hal yang cukup menarik perhatian.

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) sendiri menghadirkan Stargazer X dalam 2 varian; Style dan Prime.

Stargazer X

Stargazer X meluncur. (Foto: Carmudi)

Perbedaan pertama ada pada dimensi yang dimiliki kedua mobil tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Bonar Pakpahan selaku Product Expert Assistant Manager PT HMID.

“Dua mobil ini punya beberapa perbedaan, termasuk dimensinya. Dimensi Stargazer X lebih besar, namun wheelbase keduanya sama,” ujar Bonar saat Carmudi temui di GIIAS 2023 beberapa waktu yang lalu.

Di atas kertas, Hyundai Stargazer X memiliki panjang 4.495 mm, lebar 1.815 mm, tinggi 1.710 mm, dan ground clearance 200 mm.

Sementara itu, Stargazer biasa punya panjang 4.460 mm, lebar 1.780 mm, tinggi 1.695 mm, serta ground clearance 195 mm.

Untuk wheelbase-nya sendiri, berukuran 2.780 mm. Perbedaan selanjutnya di desain eksterior.

Hyundai Stargazer X Putih

Stargazer X. (Foto: Carmudi)

Eksterior Stargazer X terlihat lebih stylish dengan adanya tambahan aksesoris khusus di rear guard, kap mesin, hingga bumper depan serta belakang.

Tampilan mobil yang juga masuk segmen crossover ini dilengkapi pelek berdesain Diamond Cut Alloy berukuran 17 inci.

Beralih ke bagian interior Stargazer X, terlihat tidak ada perbedaan yang siginifikan dengan Stargazer biasa.

Perbedaannya hanya pada desain pola di jok dan sistem audio Bose sebanyak 8 speaker yang sudah disematkan di Stargazer X varian Prime.

Tak ketinggalan, ada tambahan Forward Parking Distance Warning pada sistem ADAS Hyundai Smartsense untuk Stargazer X varian Prime.

Untuk dapur pacu, baik Stargazer X dan versi biasa dibenamkan mesin yang sama berupa Smartstream 1.500 cc yang dapat mengeluarkan tenaga sebesar 113 hp pada putaran 6.300 rpm dan torsi maksimum 143,8 Nm di putaran 4.500 rpm.

Daftar Harga Hyundai Stargazer X

Bagi Carmudian yang tertarik membeli Hyundai Stargazer X, berikut ini adalah daftar harganya On The Road (OTR) Jakarta.

  • Stargazer X Style Rp325,6 juta
  • Stargazer X Prime Rp336,2 juta.

Tersedia cukup banyak pilihan warna untuk mobil ini, yaitu Creamy White Pearl, Magnetic Silver Metallic, Titan Gray Metallic, Midnight Black Pearl, dan Dragon Red Pearl.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,458

Spesifikasi dan Harga Hyundai Stargazer X 2023, Lebih Keren dari yang Biasa

Hyundai Stargazer X telah resmi diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) di hari pertama gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023. Carmudian yang tertarik membelinya perlu mengetahui spesifikasi mobil tersebut telebih dahulu.

Peluncuran Stargazer di Indonesia adalah perdana secara global yang mana mobil ini memang disebut dirancang khusus untuk konsumen di Tanah Air.

Hyundai Stargazer X Putih

Hyundai Stargazer X. (Foto: Carmudi)

Jika Hyundai Stargazer versi biasa merupakan mobil segmen Multi Purpose Vehicle (MPV), Stargazer X masuk ke segmen Low Sport Utility Vehicle (SUV).

Meskipun segmennya berbeda, Stargazer X menggunakan platform yang sama dengan Stargazer biasa.

Stargazer X telah dilengkapi beberapa hal pendukung yang menguatkan karakter SUV-nya di bagian eksterior.

Hyundai Stargazer X ditawarkan dalam 2 varian untuk konsumen, yaitu Style dan Prime sebagai varian tertinggi.

Seluruh varian ini ditawarkan dengan harga yang terjangkau, yakni Rp300 jutaan.

Spesifikasi Hyundai Stargazer X

Jika membandingkan antara Hyundai Stargazer biasa dan Stargazer X, seperti tidak ada perbedaan yang signifikan.

Berikut ini adalah detail spesifikasi Hyundai Stargazer X.

Stargazer X

Stargazer X meluncur. (Foto: Carmudi)

Mesin

Soal dapur pacu, tidak mengalami ubahan alias sama dengan mesin Hyundai Stargazer versi biasa.

Hyundai Stargazer X dibenamkan mesin Smartstream berkapasitas 1.500 cc, 4 silinder, DOHC.

Mesin tersebut dapat mengeluarkan tenaga yang cukup besar, yaitu 113 hp pada putaran 6.300 rpm dan torsi maksimum 143,8 Nm di putaran 4.500 rpm.

Mengandalkan penggerak roda depan (Front Wheel Drive/FWD), Stargazer X sudah didukung Intelligent Variable Transmission (IVT) yang diklaim bisa meningkatkan efisiensi mesin sehingga konsumsi bahan bakar mobil tersebut dapat lebih efisien.

Untuk semakin memanjakan pengemudi saat berkendara, Stargazer X dibekali 4 mode berkendara yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan, yakni Eco, Comfort/Normal, Sport, serta Smart.

Spesifikasi Mesin Hyundai Stargazer X 2023
Mesin4 silinder
Teknologi MesinDOHC
Kapasitas mesin1.500 cc
Tenaga Maksimum113 hp @ 6.300 rpm
Torsi Maksimum143,8 Nm @ 4.500 rpm
TransmisiIVT

Eksterior

Perbedaan Hyundai Stargazer X dan versi biasa bisa Carmudian lihat pada bagian eksterior.

Dimensi Stargazer X sendiri lebih besar dibandingkan versi biasa, yakni berukuran panjang 4.495 mm, lebar 1.815 mm, tinggi 1.710 mm, dan ground clearance 200 mm.

Sementara itu, Stargazer biasa memiliki panjang 4.460 mm, lebar 1.780 mm, tinggi 1.695 mm, serta ground clearance 195 mm.

Gril Stargazer X. (Foto: Carmudi)

Pada eksterior bagian depan, desain gril Stargazer X terlihat lebih bold.

Selain itu, kap mesin mobil ini memiliki garis cukup tegas yang memberikan kesan elegan.

Untuk menjamin keselamatan pengguna saat berkendara di malam hari, Stargazer X sudah dilengkapi beberapa tekonolgi penerangan mumpuni seperti LED Multi Focus Reflector (MFR) Headlamps, LED Position Lamp, dan horizontal LED Daytime Running Light (DRL) yang merupakan ciri khas Hyundai Stargazer.

Mobil ini juga sudah dilengkapi bumper yang didesain untuk menonjolkan tampilan maskulin.

Di bagian samping, tampilan Stargazer X terlihat tangguh serta stylish dengan adanya pelek berdesain Diamond Cut Alloy yang mempunyai ukuran 17 inci.

Stargazer X pun diklaim dapat bermanuver dengan lancar.

Tak ketinggalan, roof garnish dan roof spoiler mobil ini didesain berbeda untuk memberikan kesan dinamis serta futuristik.

Interior

Untuk bagian interior Hyundai Stargazer X, terlihat tidak ada perbedaan siginifikan dengan versi biasa.

Interior Stargazer X

Interior Stargazer X. (Foto: Carmudi)

Adapun perbedaannya hanya pada desain pola di jok dan sudah terdapat sistem audio Bose sebanyak 8 speaker di Stargazer X varian Prime.

Stargazer X menawarkan tipe 7-seater dalam memberikan kenyamanan lebih pada para pengguna saat berkendara bersama teman ataupun keluarga untuk jarak jauh sekali pun.

Pihak Hyundai juga menawarkan opsi konfigurasi captain seat untuk semua varian Stargazer X.

Captain seat untuk mobil tersebut mempunyai sandaran lengan agar para penumpang yang duduk di baris kedua bisa beristirahat dengan nyaman selama perjalanan.

Tempat duduk mobil ini menggunakan bahan kain atau kulit dengan jahitan warna merah yang memberikan kesan modern.

Terdapat layar 4,2 inci TFT LCD Cluster dan Touch Display Audio 8 inci dengan USB Multimedia Port, Bluetooth, serta Wireless Phone Connectivity untuk Android Auto dan Apple Carplay.

Di baris depan dan ketiga Stargazer X, tersedia Power Outlet untuk mengisi daya berbagai perangkat.

Pada baris kedua sendiri, tersedia 2 USB charger.

Tersedia juga Wireless Charger untuk pengecasan smartphone nirkabel di tengah perjalanan.

Selain itu, terdapat double blower AC yang dapat membuat kabin mobil tetap sejuk selama berkendara bagi pengemudi dan para penumpang, termasuk saat cuaca terik sekali pun.

Turut disematkan panel high glossy untuk kontrol fascia, audio, serta pemanas.

Terdapat juga LED Room Lamps di bagian depan dan belakang yang menambah kesan futuristik.

Fitur

Hyundai Stargazer telah dibekali berbagai fitur keamanan yang canggih. Terdapat paket fitur Hyundai Smartsense yang di dalamnya terdiri dari:

  • Forward Collision-Avoidance Assist (FCA)
  • Driver Attention Warning (DAW)
  • Lane Keeping Assist (LKA) dan Lane Following Assist (LFA)
  • Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA)
  • High Beam Assist (HBA)
  • Rear Cross Traffic Collision Avoidance Assist (RCCA)
  • Safe Exit Warning (SEW)

Stargazer X mendapat fitur tambahan khusus varian Prime, yaitu Forward Parking Distance Warning guna mendeteksi objek yang berada di depan mobil saat sedang memarkir.

Ada juga fitur keselamatan lain yang dimiliki Stargazer X:

  • Electronic Stability Control (ESC)
  • Electric Parking Brake (EPB)
  • Auto Hold
  • Rear Disc Brake
  • Vehicle Stability Management (VSM)
  • Hill-start Assist Control (HAC)
  • Tire Pressure Monitoring System (TPMS)

Stargazer X turut dibekali Dual Airbags dan terdapat Hyundai Bluelink pada mobil ini yang terdiri dari tombol SOS/Emergency Assistance dan Roadside Assistance (RSA).

Ada juga fitur-fitur andal lain yang meliputi Remote Engine Start/Stop, Climate Control, Remote Door Lock/Unlock, Remote Horn & Light Control, serta Find My Car.

Harga Hyundai Stargazer 2023

Berikut daftar harga Hyundai Stargazer X saat ini On The Road (OTR) Jakarta.

  • Stargazer X Style Rp325,6 juta
  • Stargazer X Prime One-Tone Roof Rp336,2 juta
  • Stargazer X Prime Two-Tone Roof Rp337,7 juta

Kesimpulan

Hyundai Stargazer X dan versi biasa memiliki beberapa perbedaan yang cukup terlihat, khususnya di bagian eksterior.

Stargazer X meluncur di GIIAS 2023

Hyundai Stargazer X. (Foto: Carmudi)

Meski demikian, Stargazer X tetap mempunyai spesifikasi yang mumpuni secara keseluruhan.

FAQ

  1. Berapa harga Hyundai Stargazer X?

Hyundai Stargazer X dibanderol mulai dari Rp325,6-337,7 juta OTR Jakarta.

  1. Apa saja pilihan warna yang ditawarkan untuk Hyundai Stargazer X?

Pilihan warna yang tersedia untuk Hyundai Stargazer X adalah Titan Gray Metalic, Magnetic Silver Metallic, Creamy White Pearl, Midnight Black Pearl, Dragon Red Pearl, Gravity Gold Matte, serta Optic White Matte.

  1. Apa saja perbedaan Hyundai Stargazer X dan versi biasa?

Salah satu perbedaan Hyundai Stargazer X dan versi biasa terdapat di bagian gril yang mengusung desain lebih bold.

  1. Apakah Hyundai Stargazer X sudah dilengkapi Hyundai Smartsense?

Iya, Hyundai Stargazer X sudah dilengkapi Hyundai Smartsense.

  1. Apakah Hyundai Stargazer X dan versi biasa berada di segmen yang sama?

Tidak, kedua mobil ini berada di segmen yang berbeda.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 4,978

Review Vespa Elettrica: Terasa Biasa Tapi Menyenangkan

Kami mendapat kesempatan untuk melakukan review singkat Vespa Elettrica di Plaza Senayan, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (24/8/2023).

Seperti apa rasanya?

Vespa Elettrica saat ini layak menyandang gelar sepeda motor Vespa termahal yang ada di Indonesia saat ini.

review vespa elettrica

Harga yang dibanderol oleh PT Piaggio Indonesia (PID) ada di Rp198 juta OTR Jakarta yang dikatakan saat peluncuran.

Motor listrik yang bodinya mirip dengan Primavera ini didatangkan utuh secara langsung dari Italia.

Artinya, darah Vespa murni tertanam di Elettrica walaupun kini ia tak lagi menenggak bahan bakar minyak. 

Tampilan Desain 

Secara tampilan, Elettrica terlihat sama persis dengan Primavera yang sudah ada di Indonesia sebelumnya.

Tapi kalau dilihat lebih detail, ternyata ada beberapa perbedaan yang cukup mudah dikenali dari motor bergaris biru ini.

review vespa elettrica

Salah satunya adalah bagian spion yang tangkainya dibuat lebih panjang dari milik Primavera yang sudah ada.

Spion ini diharapkan bisa memberikan visibilitas yang sangat baik ketika pengendara melihat ke belakang.

Jika diperhatikan, Elettrica ternyata memiliki dimensi yang sedikit lebih lebar dengan wheelbase lebih panjang.

Dimensi panjangnya mencapai 1.870 mm, dengan lebar 735 mm, tinggi 790 mm, serta wheelbase 1.350 mm.

review vespa elettrica

Perbedaan lainnya tentu ada di warna. Elettrica menggunakan paduan warna silver dengan aksen biru di beberapa bagian.

Warna biru ini dapat dilihat di bagian pinggir bodi samping, dasi depan, dan pelek.

Posisi Duduk 

Ketika menduduki motor listrik ini, rasanya sama persis seperti duduk di atas Primavera pada umumnya.

Namun, secara total bobot Elettrica 20 kg lebih berat dibanding Primavera karena baterai dan motor listrik.

Walaupun lebih berat, tetapi performa motor tetap menyajikan khas motor listrik yang punya respons spontan ketika gas dipelintir.

Vespa memberikan 2 mode berkendara pada Elettrica yakni Eco dan Power. Oh iya, ada juga mode Reverse yang bisa dipakai untuk mundur.

Untuk memindahkan mode, pengemudi hanya perlu menekan tombol MAP di setang bagian kanan.

Klik 2 kali untuk mengganti mode yang ada, lalu tekan tombol MAP beberapa detik untuk mengaktifkan mode berkendara.

Impresi Berkendara Vespa Elettrica 

Sebagai gambaran, tim Carmudi yang mengendarai Vespa Elettrica memiliki postur 172 cm masih bisa duduk dengan mudah di atas motor.

Kaki terasa leluasa seperti mengendarai Vespa Primavera pada umumnya.

Namun satu hal yang cukup menarik perhatian, torsi instan yang dihasilkan motor listrik ini terasa lembut atau smooth.

Karakternya tidak terlalu agresif yang menghentak, namun bisa dirasakan dengan mudah untuk beradaptasi.

Menggunakan mode Eco, tenaga yang dihasilkan cenderung lebih lemot dan linear.

Hal ini bertujuan agar daya baterai tidak cepat habis ketika sedang berkendara sehingga jarak tempuhnya bisa jauh.

Sementara mode Power menghasilkan torsi yang jauh lebih instan dan sekali lagi, karakternya tidak terlalu yang menjambak mirip motor listrik lain.

Karakter suspensi yang dihasilkan menurut kami sedikit lebih empuk.

Kami beranggapan hal ini disebabkan oleh beratnya yang bertambah.

Mode Reverse atau mundur pun juga turut kami cicipi guna menjawab rasa penasaran. 

Ketika masuk mode Reverse, pengemudi harus tetap memutar handle gas agar motor listrik ini bisa bergerak.

Saat sedang mundur, Vespa Elettrica juga memberikan suara demi menambah keamanan saat parkir.

Sekitar 10 menit mencoba, kami pun menarik benang merah bahwa motor listrik Italia ini ternyata rasa berkendaranya biasa saja.

Bahkan kami sepakat rasanya memang tak ada spesialnya.

Kesimpulan Review Vespa Elettrica

Lokasi test ride di area parkir Plaza Senayan menurut kami sangat kurang menggambarkan kondisi berkendara di jalan.

Jika saja bisa mendapatkan kesempatan lebih jauh untuk mencoba motor selama beberapa hari, mungkin kami bisa memberikan gambaran detail mengenai motor ini.

Di atas kertas Vespa Elettrica dibekali baterai berkapasitas 86 Ah dengan energi baterai 4,2 kWh.

Untuk mengisi daya baterai pun sangat mudah, pengemudi hanya perlu menarik kabel casan yang ada di bawah jok.

Lokasinya ada di bagian tangki BBM, namun dibuat tertutup dengan cover plastik hitam.

Ketika tutup plastik dibuka, maka akan langsung terlihat kabel casan yang bisa ditarik keluar untuk mengisi daya baterai.

Oh iya, ketika ingin memiliki motor listrik ini Carmudian disarankan mengetahui berapa beban listrik dari benda elektronik yang ada di rumah.

review vespa elettrica

“Sebaiknya tahu dulu berapa kebutuhan listrik di rumah. Kemudian ditambah 1.500 watt, karena ketika ngecas ini narik daya sampai 1.500 watt,” ujar Irvan Henrianto, Technical Training Manager PT PID di lokasi.

Untuk mengisi daya hingga penuh dibutuhkan waktu selama 4-8 jam tergantung temperatur baterai dan suhu lingkungan.

Pengecasan baterai dikatakan juga masih menggunakan listrik AC.

review vespa elettrica

Setelah melakukan review singkat pada Vespa Elettrica, kami setuju jika motor listrik ini memang lebih cocok untuk menunjang gaya hidup kelas atas.

Harga yang mahal, desain mewah ala Italia, dan jumlah di Indonesia yang terbatas menjadi alasan mengapa kami sepakat jika motor ini lebih cocok dimiliki orang kaya.

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 3,525