Jeep Grand Cherokee Sapa Indonesia, Harga Mulai Rp1,7 Miliar

Tangerang — PT DAS Indonesia Motor selaku sole distributor merek Jeep di Indonesia kembali memperkenalkan produk baru pada tahun 2023 ini yakni All New Grand Cherokee.

Saat ini Jeep Grand Cherokee generasi kelima tersebut dipastikan sudah bisa dipesan tanpa inden.

Artinya, konsumen datang ke diler bisa mendapatkan unit secara langsung.

jeep all new grand cherokee

Hal tersebut diungkapkan oleh Dhani Yahya selaku Chief Operating Officer PT DAS Indonesia Motor di Alam Sutera, Tangerang, Rabu (17/5/2023).

“Jadi kami sudah memberikan info kepada diler kami bahwa ini unitnya siap, tidak inden. Ini akan mengisi segmen premium SUV,” katanya di sela acara peluncuran All New Grand Cherokee.

Mobil tersebut nantinya akan tersedia dalam 2 varian, yakni Long Wheel Base (LWB) berkapasitas 7-penumpang dan Short Wheel Base (SWB) berkapasitas 5-penumpang.

Selain hadir dalam 2 varian bodi, Jeep All New Grand Cherokee juga hadir dalam 2 pilihan mesin.

Mesin pertama berkapasitas 2.000 cc, 4 silinder turbo dan mesin Pentastar kebanggaan Jeep berkapasitas 3.600 cc, V6.

“Jeep ini hadir untuk mengakomodir kebutuhan on-road dan off-road,” sambung Fedy Dwi Parileksono Head of PR & Sales Training.

Spesifikasi Mesin Jeep All New Grand Cherokee

jeep all new grand cherokee

Mesin pertama merupakan Hurricane yang dibekali turbocharge.

Mesin ini mampu mengeluarkan tenaga 270 hp @5.250 rpm dengan torsi maksimum 400 Nm @3.000 rpm yang disalurkan ke empat roda menggunakan transmisi rotary selection 8-percepatan.

Sementara mesin 3.600 cc, V6 diklaim mampu menghasilkan tenaga 285 hp @6.400 rpm dengan torsi maksimum 353 Nm @4.400 rpm.

Transmisi yang digunakan juga memakai otomatis 8-percepatan.

Keduanya dikatakan mengusung sistem teknologi four wheel quadra-trac terbaru.

Fedy menambahkan, All New Grand Cherokee ini juga lebih ringan 10 kg dibandingkan generasi sebelumnya berkat penggunaan sasis unibody frame.

“Penggunaan sasis unibody frame ini juga membuat handling lebih baik karena lower centre gravity. Sementara Wrangler masih menggunakan ladder frame,” imbuh Fedy.

Mobil yang cocok bagi para petualang ini pun dibekali dengan fitur terbaru.

Beberapa di antaranya adalah:

  • Lampu LED di depan dan belakang
  • Jok baris pertama dan kedua dengan pemanas dan pendingin
  • Pengaturan arah jok elektrik
  • Setir dengan pemanas
  • Head unit 10 inci
  • Head up display
  • Audio Uconnect 5 Nav
  • Tuas rotary shift knob
  • Pemilihan mode memakai toggle stick
  • Bagasi elektrik
  • Sun shade jendela

Harga Jeep All New Grand Cherokee

  • Jeep All New Grand Cherokee 2.000 cc: Rp1,7 miliar
  • Jeep All New Grand Cherokee Pentastar 3.600 cc: Rp2,3 miliar

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,774

Honda Astrea Grand, Motor Bebek Sejuta Umat Paling Bandel

Kalangan milenial sekarang ini begitu antusias dengan hadirnya All New Honda Super Cub. Bebek modern bergaya jadul ini kembali membangkitkan memori masa lampau bagi banyak orang. Khusus untuk Indonesia, kita punya Honda Astrea Grand yang melegenda sebagai motor bebek sejuta umat.

Honda Astrea Grand populasinya masih banyak di luar Jakarta (Foto: Carmudi)

Astrea Grand ini dalam silsilahnya termasuk cicit dari Super Cub. Alasannya, motor ini menjadi kelanjutan era setelah Super Cub, Astrea 700, Astrea 800, dan Astrea Star lalu Prima. Soal performa, tidak usah diragukan lagi sekalipun cuma berbekal mesin 95 cc.

Honda Astrea Grand masih kuat diajak naik turun jalan pegunungan tanpa masalah. Performa di jalan mendatar pun lumayan oke, karena masih kuat digeber sampai kecepatan 90-an kilometer per jam. Kalah deh motor bebek injeksi 110-125 modern yang cuma kuat digeber hingga 100 km/jam.

Astrea Grand Bulus

Astrea Grand Bulus

Honda Astrea Grand pertama kali dirilis sekitar tahun 1991. Nah keluaran pertama ini disebut Grand Bulus karena bentuk lampu belakang yang cembung mirip bulus alias kura-kura. Tiga tahun berselang, Federal Motor selaku agen pemegang merek kemudian merilis pembaharuan Astrea Grand. Pada facelift ini perbedaannya pada desain lampu belakang yang memiliki desain seperti duck tail dengan tambahan spoiler.

Honda Astrea Grand harganya terus meroket

Soal ketersediaan suku cadang pun masih sangat mudah, karena pemilik Astrea Grand ini masih sangat banyak di kota-kota kecil. Jelas saja, Astrea Grand termasuk motor bebek paling laku pada masanya. Ukurannya proporsional dengan posisi duduk pengendara dan ‘boncengers’ yang nyaman bahkan untuk jarak jauh sekalipun.

Belum lagi, konsumsi bensin Astrea Grand ini iritnya kebangetan. Bahkan ada anekdot yang menyebut, bila tangki Astrea Grand ini cuma nyium aroma bensin saja sudah mau jalan. Touring jarak jauh pakai Astrea Grand dijamin tidak tekor duit bensin.

Begitu melegendanya, beberapa waktu lalu Astrea Grand hasil restorasi kabarnya laku terjual seharga Rp80 juta. Penasaran soal Honda Astrea Grand, yuk kita bahas lebih dalam soal bebek sejuta umat ini.

Sekilas Perjalanan Honda Astrea Grand

Sempat disinggung di atas, Honda Astrea Grand diperkenalkan pertama kali oleh Federal Motor pada 1991 menggantikan Astrea Prima.

Bagi yang belum tahu, Federal Motor adalah distributor dan manufaktur motor Honda sebelum era PT Astra Honda Motor. Kehadiran prinsipal Honda Motor Corporation membuat nama Federal Motor berganti menjadi Astra Honda Motor di tahun 2001.

Honda Astrea Grand keluaran pertama (Foto: MPM)

Honda Astrea Grand keluaran pertama (Foto: MPM)

Pada versi awal, Astrea Grand ini memiliki desain lampu belakang membulat mirip punggung kura-kura sehingga disebut sebagai Grand Bulus. Tiga tahun kemudian, Federal Motor memperbaharui desain Astrea Grand terutama di bagian lampu belakang dengan menambahkan spoiler duck tail.

Sebagai edisi penutup, Federal Motor merilis Astrea Impressa yang desainnya mirip seperti Astrea Grand namun lebih ramping. Peluncuran Astrea Impressa ini berbarengan dengan rilis Astrea Supra yang desainnya lebih sporty. Ketika krisis ekonomi melanda Indonesia pada tahun 1997, Federal Motor kembali mengeluarkan paket motor bebek murah dan kembali mengadopsi model Honda Astrea yang dinamai Honda Astrea Legenda.

Astrea Legenda memiliki teknologi yang lebih maju, tapi tetap mengadopsi mesin yang sama dengan Honda Astrea Grand, yang memiliki kapasitas mesin 100 cc. Begitu digemarinya desain khas Astrea Grand hingga ke era Legenda, PT Astra Honda Motor bahkan merilis Legenda 2 sebagai edisi terakhir klan Astrea Grand di Indonesia.

Desain Astrea Grand Khas Motor Era 90-an

Pada awal dekade 1990-an, persaingan pasar otomotif menghadirkan tiga merek yang menyediakan motor bebek yaitu Honda, Yamaha, dan Suzuki. Dari ketiganya, hanya Honda lah yang setia dengan mesin 4-tak. Yamaha dan Suzuki masih memakai mesin 2-tak sekalipun kapasitas mesinnya 100 cc pembulatan.

Headlamp Astrea Grand

Headlamp Astrea Grand

Tak ayal, segmen pengguna motor juga terbagi-bagi. Honda Astrea lebih banyak dibeli oleh kalangan dewasa seperti bapak-bapak PNS, ibu rumah tangga, hingga pemuda berpemikiran lurus enggak neko-neko. Karakter pengguna bebek Suzuki hampir sama dengan Honda, bedanya hanya mereka mencari motor yang lebih kencang bermesin 2-tak. Yamaha yang menyediakan Force-1 series membidik segmen anak muda atau kalangan dewasa berjiwa sporty.

Dari segi fitur, Honda ini paling sederhana dibanding Suzuki dan Yamaha. Namun, Honda berusaha membuat motor yang paling bandel dan tahan lama terutama pada mesinnya. Astrea Grand masih memakai rem tromol di kedua roda dan mesin 4-tak. Desain joknya juga rata tidak seperti Yamaha yang ‘boncengers’-nya sedikit nungging.

Desain buntut Astrea Grand

Desain buntut Astrea Grand

Karena masih keturunan langsung dari Super Cub, maka Astrea Grand ini memakai rancangan rangka monokok. Maksudnya, rangka ini merupakan kombinasi antara pipa dengan pelat baja yang disatukan. Nah, pipa ini sebagai rangka utama dan pelat baja ini berfungsi untuk bodi yang kemudian ditutupi cover plastik.

Desain lampunya khas 90-an dengan gaya persegi panjang dan agak sipit. Supaya tidak terkesan jadul, maka bentuk lampu belakang memiliki spoiler. Sementara itu, suspensinya memakai teleskopik biasa di depan dan belakang yang terkenal empuk.

Shock Teleskopik Astrea Grand

Shock Teleskopik Astrea Grand

Tidak ada yang istimewa dari desain Astrea Grand, karena Federal Motor sebagai produsen merancang motor bebek ini sebagai kendaraan fungsional. Mau dipakai antar anak sekolah bisa, mau dipakai buat angkut barang atau hasil pertanian juga ayo saja. Astrea Grand terkenal dengan mesin yang bandel dan sasis motor ini terbukti awet dan kuat.

Kelebihan Honda Astrea Grand

Klan Astrea Grand ini punya kelebihan yang sulit ditandingi oleh motor-motor lainnya, bahkan hingga saat ini yaitu IRIT. Tenaganya memang tidak besar tapi performanya cukup istimewa untuk ukuran bebek 4-tak dengan mesin tidak sampai 100 cc. Konsumsi bensin terboros pada Astrea Grand standar dengan seliter bensin bisa mencapai 55 kilometer.

 

Speedometer Astrea Grand

Begitu iritnya, pengguna Astrea Grand sering lupa kapan terakhir kali isi bensin. Punya motor ini, siap-siap saja jadi ‘musuh SPBU’. Untuk pemakaian normal ke sekolah atau ke kantor dengan jarak 20 kilometer, mungkin bisa sekali isi bensin dalam seminggu.

Nah, itu bicara soal irit, performa larinya juga tidak bisa dianggap enteng dan kuat melewati jalur pegunungan. Asal dengan perawatan yang benar, Astrea Grand ini masih sanggup berlari hingga 90 km/jam atau bahkan dipaksa hingga 100 km/jam. Kemampuannya tidak kalah dengan bebek modern 110 cc dan mendekati performa bebek 125 cc injeksi, loh.

Selain itu, desain jok yang rata jaminan kenyamanan. Baik pengendara atau ‘boncengers’ tidak cepat merasa pegal karena duduk di busa yang tebal. Posisi kaki seperti duduk normal di kursi membuat tidak mudah kesemutan. Untuk di pedesaan, motor ini jaminan nyaman dipakai berkendara jarak jauh.

Kelemahan Astrea Grand Gampang ‘Patah Tulang’

Rangka Honda Astrea Grand patah

Sekuat-kuatnya motor, tetap ada saja kelemahannya. Nah, untuk kelemahan Astrea Grand ini biasanya patah sasis. Sebab, desain monokok yang menggabungkan pelat bodi dengan rangka underbone ini memang rigid tapi kurang awet. Pertemuan dua jenis bahan berbeda karakter ini memang susah disatukan, meskipun menyatu namun akhirnya bisa lepas juga.

Biasanya kalau sudah patah di sambungan pipa underbone ini, perlu las ulang untuk menyambung kembali. Tukang las sampai hafal apabila ada Astrea Grand datang kepadanya, pasti hanya untuk las rangka yang patah di sambungan antara sasis pipa dan pelat besi. Selain rangka yang rentan patah, sambungan bodi juga bisa bergetar karena kendur akibat usia motor yang sudah tua.

Harga Pasaran Astrea Grand Murah Meriah

Tahun lalu, ada seorang pemilik Astrea Grand menjual motor kesayangannya itu seharga Rp80 juta. Ia mengaku bila Astrea Grand yang dijual itu adalah hasil restorasi memakai berbagai komponen asli. Nah, sebenarnya harga pasaran Astrea Grand di diler motor bekas tidak sampai semahal itu.

Apalagi, populasi Astrea Grand juga masih cukup banyak di kota-kota kecil Jawa atau luar Jawa. Seiring meningkatnya permintaan motor-motor jadul, harga bekas Astrea Grand ikut naik tapi pastinya tidak lebih dari angka Rp10 juta. Pasaran Honda Astrea Grand keluaran 1994-1997 berkisar antara 2,5 sampai 3,5 juta tergantung kondisi dan kelengkapan surat-surat.

Astrea grand

Unit yang cukup mahal biasanya adalah Grand Bulus, bisa dijual dengan harga di atas Rp5 juta sampai Rp10 juta. Tingginya harga Grand Bulus ini disebabkan karena unitnya yang langka di pasaran. Sangat sulit mencari unit Grand Bulus yang masih utuh tidak dipreteli bodinya.

Memang, jumlah unit yang dijual tidak sebanyak motor tahun muda. Namun, rata-rata kondisi yang ditawarkan berdasarkan listing dari Carmudi cukup baik dengan bodi minim kerusakan. Untuk unit yang dijual di luar Jakarta, kondisinya masih oke dan tinggal dipoles saja agar bodinya yang usang kembali mengkilap.

Jadi, tidak usah khawatir bila Carmudian berniat mencari unit Astrea Grand dalam kondisi baik. Sebagai saran, coba cari unit di luar Jakarta karena biasanya motor di daerah lebih terawat. Unit Astrea Grand di luar Jakarta biasanya bodinya utuh, jarang ada yang dipreteli oleh pemiliknya.

Penulis: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 57,359

Masalah Khas Nissan Grand Livina, Ini Solusinya

Siapa yang tak kenal Nissan Grand Livina, mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) Jepang tujuh penumpang. Sejak pertama kemunculannya 2006 keberadaan mobil ini sempat naik daun.

Beberapa tahun setelah kemunculan Grand Livina, keberadaanya cukup diminati oleh sebagian keluarga di Indonesia. Meskipun saat itu harganya paling tinggi dibanding mobil sejuta umat.

masalah nissan grand livina

(Nissan Grand Livina XV 2008)

Banyak yang mengakui kalau mobil ini cukup nyaman dan irit jika dibanding MPV sekelasnya, hal ini membuat Grand Livina sampai dengan saat ini masih mampu bersaing dengan kompetitornya. Namun, ada juga sebagian masyarakat masih berfikir ulang saat hendak ingin membeli mobil produk dari Nissan ini. Mengapa?

Menurut Nano mantan mekanik bengkel resmi Nissan, yang kini membuka bengkel khusus mobil Nissan di Cibubur Point, masalah Nissan Grand Livina itu utamaya dikarenakan, mempunyai sensor yang lebih rumit. Serta lebih banyak, jika dibandingkan dengan mobil produkan Jepang lainnya.

“Grand Livina, mempunyai suku cadang yang dimiliki lebih mahal, namun penggunaan suku cadang yang lebih mahal, memiliki jarak waktu penggantian suku cadang yang lebih lama,” ujar Nano pada Carmudi Indonesia.

Kaki-kaki Depan Grand Livina Cukup Lemah

Dengan penggunaan teknologi yang lebih canggih, seperti penggunaan sensor pedal gas, intake udara, sensor coil atau lainnya terkadang sering kali mengalami kendala. Selain teknologi tersebut kendala lainya yang sering dihadapi yaitu, kaki – kaki depan Grand Livina bisa dikatakan cukup lemah.

“Kelemahan lainnya dari Grand Livina yakni suara “ngelitik” pada mesin, yang berdampak pada kurangnya tenaga pada mesin. Hal itu sering terjadi pada Grand Livina transmisi automatic, yang pada mobil umumnya masalah tersebut sering kali terjadi pada mobil bertransmisi manual,” ungkapnya.

(Mesin Nissan Grand Livina XV 2008)

Memperbaiki “Penyakit”/ Masalah Nissan Grand Livina Bisa Lebih Murah

Pemilik sekaligus pengguna Nissan Grand Livina, tidak perlu khawatir dengan biaya yang mahal saat menghadapi perbaikan ataupun penggantian suku cadang. Hal tersebut bisa didapati dengan biaya yang lebih murah, dan terjangkau.

Biasanya masalah yang sering terjadi timbul getaran mesin tidak stabil, ini terjadi karena menumpuknya karbon pada ruang bakar mesin. Selain itu sensor intake yang tertutup dengan karbon.

Rincian Biaya Perbaikan Nissan Grand Livina

Untuk mengembalikan kondisi getaran mesin menjadi normal kembali, pemilik sekaligus pengguna cukup menyiapkan kocek sebesar Rp300 – Rp400 ribu.

Dengan biaaya minimal mobil akan kembali normal seperti sediakala. Penegerjaan yang dilakukan dengan membersihkan ruang bakar mesin, sensor intake, serta thortle body. Jika dibengkel resmi, biaya untuk mengembalikan kondisi getaran mesin seperti semula, dipatok dengan harga Rp700 – Rp800 ribu.

Sedangkan bila ada masalah dengan penggantian suku cadang pada kaki – kaki Grand Livina, mencapai Rp3 juta sampai dengan Rp 4 juta. Jika dibengkel resmi, jelas ditaksir dengan harga Rp7 juta sampai dengan Rp10 juta.

Penggantian tersebut meliputi bushing, ball joint, teroad, shockbreaker, komponen di dalam rack steer, dll. Mengapa harga lebih murah? Karena di bengkel milik Nano ini tanpa ada biaya administrasi, maupun pajak perusahaan.

Pertimbangan Perbaikan Masalah Nissan Grand Livina, Selain Bengkel Resmi

Nissan Livina

Nissan Grand Livina 2013-2016 (L11). Foto/Carmudi Indonesia.

Namun yang perlu diperhatikan, selain itu mendapatkan suku cadang dari beberapa distributor. Juga menggunakan suku cadang copotan eks Singapore, sehingga penggantian lebih murah. Ini semua tergantung Anda untuk memutuskan, disarankan hal ini untuk mobil yang telah habis masa garansinya dan mempunyai dana pas-pasan.

“Memang pelayanan yang diberikan pada bengkel resmi lebih baik, dengan ketersediaan alat, serta fasilitas yang lebih lengkap. Selain itu garansi setelah pengerjaan yang dilakukan pada bengkel resmi lebih lama, jika dibandingkan dengan bengkel biasa,” ujarnya.

Nano menambahkan, bengkel resmi biasanya memberikan garansi setelah perbaikan selama 1 bulan, beda halnya dengan bengkel – bengkel seperti miliknyai yang hanya memberikan garansi selama 1 minggu setelah dilakukanya perbaikan. selain itu, surat perintah kerja serta pelayan yang diberikan bengkel resmi, sesuai dengan standar apa yang diperintahkan oleh perusahaan. (Penulis: Enda)

Baca Juga:

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 39,698

Suzuki Serahkan 26 Unit Grand Vitara ke Konsumen

Jakarta — PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyerahkan unit Grand Vitara kepada kelompok konsumen pertama yang melakukan pemesanan setelah model SUV baru ini meluncur di IIMS 2023 pada Februari lalu.

Seremoni penyerahan unit pertama Suzuki Grand Vitara

Seremoni penyerahan unit Suzuki Grand Vitara kepada kelompok konsumen pertama. (Foto: Carmudi/Rizen)

Penyerahan sebanyak 26 unit dilakukan di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (3/6/2023) dan dihadiri oleh jajaran manajemen SIS seperti Komisaris Suzuki Indonesia Subronto Laras dan Ryohei, 4W Sales & Marketing Director Suzuki Indonesia.

Seremoni penyerahan Grand Vitara tipe GX diwakili oleh konsumen pertama secara simbolis.

“Produk ini sudah ditunggu-tunggu sejak kemunculan pertamanya. Kami berterima kasih kepada para pelanggan kami yang telah setia menantikan unit Grand Vitara,” ujar Ryohei di sela acara.

Hady Surjono Halim, Deputy Director of 4W Sales & Marketing PT SIS turut memberikan apresiasi kepada para konsumen perdana Grand Vitara.

“Kami juga ingin sampaikan bahwa ketersediaan stok unit Grand Vitara juga sudah mulai terdistribusi ke jaringan diler Suzuki di seluruh Indonesia,” kata Hady.

Dikatakan lebih lanjut, mayoritas konsumen ini melakukan pemesanan tak lama usai peluncuran.

Hand over Suzuki Grand Vitara

Hand over Suzuki Grand Vitara. (Foto: Carmudi/Rizen)

Vanessa, salah satu konsumen mengatakan, ia telah melakukan pemesanan dari diler lantaran tertarik dengan desainnya.

“Sebenarnya ini yang memesan papa karena suka sekali dengan desainnya. Jadi kami langsung melakukan pemesanan ke diler untuk melihat,” katanya saat ditanya Carmudi pada kesempatan yang sama.

Sekilas Tentang Spesifikasi dan Harga Suzuki Grand Vitara

Suzuki Grand Vitara

Seluruh pesanan konsumen pertama Suzuki Grand Vitara merupakan tipe GX. (Foto: Carmudi/Rizen)

Seperti yang disebut sebelumnya, Suzuki Grand Vitara pertama kali meluncur di ajang IIMS 2023.

Ada 2 tipe yang ditawarkan, yakni GL dan GX.

Harga Suzuki Grand Vitara (OTR Jakarta)

  • Grand Vitara tipe GL: Rp359,4 juta
  • Grand Vitara tipe GX (single tone): Rp384,4 juta
  • Grand Vitara tipe GX (two tone): Rp387,4 juta

Suzuki Grand Vitara dibekali mesin berkode K15C dengan kapasitas 1.500 cc, 4 silinder, Dual Jet, dengan fitur Smart Vehicle Hybrid by Suzuki (SHVS).

Tak hanya itu, berikut ini beberapa fitur yang tersemat pada Suzuki Grand Vitara:

  • Panoramic Sunroof
  • Automatic Transmission 6-Speed with Paddle Shift
  • Head unit touchscreen 9 inch dengan konektivitas smartphone
  • Cruise Control
  • Head-Up Display (HUD)
  • Smartphone wireless charging, 6 Airbag
  • LED Projector Headlamp beserta Autolight with Guide Me Light
  • 360 Camera
  • Auto-Dimming Center Mirror

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 4,936

Kapan Suzuki Produksi Grand Vitara Secara Lokal? –

Jakarta – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatat ratusan konsumen telah memesan Grand Vitara. Melihat animo positif ini, Suzuki berencana untuk melakukan produksi lokal pada Grand Vitara.

Donny Saputra 4W Marketing Director SIS mengatakan jika mobil yang saat ini didatangkan utuh dari India bisa saja produksi secara lokal di Indonesia.

Jika diproduksi secara lokal, ada kemungkinan harga jual dari Suzuki Grand Vitara bisa lebih terpangkas menjadi lebih murah dari yang ada saat ini.

Suzuki Grand Vitara produksi lokal

(Foto: Suzuki)

“Kami sedang mempelajari kemungkinan untuk produksi secara lokal jika permintaannya ini besar. Ke depannya studi produksi secara lokal Suzuki Grand Vitara di Indonesia,” ujarnya di sela penyerahan unit perdana Grand Vitara kepada konsumen, Sabtu (3/6/2023) di Senayan, Jakarta.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika kemungkinan harga yang lebih murah semuanya tergantung dari fitur yang diberikan. Bahkan jika kualitasnya meningkat, akan ada kenaikan harga yang diberikan.

“Harga itu tergantung fitur, kalau ada peningkatan pastinya ada perubahan harga dan sebagainya. Tapi dengan lokalisasi tentu akan memangkas jalur distribusi,” sambungnya.

Lebih dari 300 unit Suzuki Grand Vitara sudah Dipesan

Terhitung sejak pertama kali diperkenalkan pada Februari lalu hingga akhir Mei, SIS mendapat lebih dari 300 unit Grand Vitara pesanan konsumen.

“Total inden dari Februari sampai akhir Mei yang aktif dan masih menunggu sekitar 350 unit,” jelasnya.

Suzuki menargetkan penjualan Grand Vitara bisa di angka 2.000 unit atau sekira 300 unit per bulan.

Suzuki Grand Vitara produksi lokal

Melihat kemungkinan Suzuki Grand Vitara produksi secara lokal di Indonesia

Saat ini stok Grand Vitara di seluruh diler resmi Suzuki telah tersedia sehingga konsumen bisa lebih cepat mendapatkan unit.

“Unit yang dikirim dari pabrik ke diler itu 500. Artinya, inden dan suplai ini jelas lebih banyak suplai jadi tidak inden. Silakan datang ke diler,” pungkasnya.

Suzuki Grand Vitara hadir dalam 2 tipe, yakni GL dan GX. Khusus tipe GX tersedia pilihan single tone dan two tone dengan perbedaan harga yang sedikit.

Harga Suzuki Grand Vitara (OTR Jakarta)

  • Grand Vitara tipe GL: Rp359,4 juta
  • Grand Vitara tipe GX (single tone): Rp384,4 juta
  • Grand Vitara tipe GX (two tone): Rp387,4 juta.

Penulis: Rizen Panji
Editor: Santo

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,546

Pajak Suzuki Grand Vitara 2023 Tembus Rp6 Jutaan Per Tahun

Jakarta — Pajak Suzuki Grand Vitara terbaru 2023 tembus Rp6 jutaan per tahun. Angka itu hanya sebatas untuk tagihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) saja.

Hal ini diketahui dari salah satu unit Grand Vitara yang Carmudi jumpai baru-baru ini, Senin (7/8/2023).

Fitur Suzuki Grand Vitara Indonesia

Pajak Suzuki Grand Vitara terbaru 2023 tembus Rp6 jutaan per tahun. Angka itu terbatas untuk tagihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) saja. (Foto: Carmudi)

Diketahui, Grand Vitara itu sendiri merupakan salah satu produk yang masih tergolong baru meluncur di Indonesia.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memperkenalkannya dalam Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023, Februari lalu.

Sementara itu, unit yang Carmudi jumpai baru-baru ini merupakan Grand Vitara varian GX dengan tahun pembuatan 2023 atas nama perusahaan.

Berdasarkan penelusuran di situs web Samsat DKI Jakarta, mobil tersebut memiliki angka PKB sebesar Rp6.111.000.

Sedangkan untuk tagihan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) mobil tersebut adalah Rp143.000 karena termasuk sebagai minibus.

Dengan begitu, kira-kira total tagihan yang harus dibayar pemilik mobil ini ke Samsat setiap tahun adalah sebesar Rp6.254.000.

Catatannya, tidak ada denda akibat keterlambatan atau tambahan pajak progresif dari kepemilikan kendaraan lebih dari satu atas nama yang sama.

Pajak Suzuki Grand Vitara 2023

(Foto: Samsat DKI Jakarta)

Spesifikasi dan Harga Suzuki Grand Vitara 2023

Kehadiran kembali Grand Vitara di Indonesia pada Februari lalu seolah-olah membawa nostalgia bagi banyak konsumen.

Seperti diketahui, Suzuki dulunya pernah memasarkan mobil dengan nama yang sama di Tanah Air.

Namun, kini Grand Vitara hadir sebagai mobil yang lebih modern dengan desain bodi Sport Utility Vehicle (SUV) kompak.

Eksteriornya turut dilengkapi panoramic sunroof yang menambah kesan premium.

Sementara itu, untuk jantung pacu Grand Vitara menggunakan mesin K15C yang memiliki kapasitas 1.462 cc dengan tenaga maksimum 103 hp dan torsi puncak 136,8 nm.

Suzuki Grand Vitara

Di samping itu, mesin Grand Vitara terbaru juga dilengkapi sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang salah satu tujuannya menekan konsumsi bahan bakar dan ramah lingkungan.

Sistem ini memiliki komponen Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion.

Menurut informasi di situs web resminya, Grand Vitara dipasarkan dengan harga Rp384,4 juta untuk varian GX dan Rp359,4 juta untuk varian GL.

Penulis: Mada Prastya
Editor: Santo Sirait

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 2,455

Nissan Gelar Promo Khusus untuk Grand Livina, Harga Diskon!

Jakarta — Nissan Motor Distribution Indonesia (NMDI) tengah menggelar promo khusus untuk para pemilik Grand Livina L10 dan L11 series.

Promo terbaru sepanjang September 2023 ini bisa dinikmati oleh seluruh pemilik Nissan Grand Livina di seluruh bengkel resmi.

Dalam siaran resminya dikatakan Nissan memberikan promo perawatan yang terdiri dari penggantian oli hingga kaki-kaki.

Untuk promo paket flush oli transmisi CVT dibanderol Rp1,149 juta dari harga normal Rp1,659 juta.

Sedangkan promo lainnya yakni paket flush oli transmisi matik hanya Rp1,099 juta dari harga normal Rp1,539 juta.

Grand Livina

(Foto: Nissan)

Khusus transmisi manual akan mendapatkan paket ganti oli transmisi senilai Rp369 ribu dari harga normal Rp505 ribu.

Selain promo perawatan transmisi, Nissan Indonesia juga memberikan promo untuk pengerjaan kaki-kaki.

Adapun promo tersebut meliputi penggantian bushing arm senilai Rp749 ribu per pasang dari harga normal Rp1,123 juta.

Lalu untuk penggantian paket link stabilizer dikenakan biaya Rp549 ribu per pasang dari harga normal Rp870 ribu per pasang.

Promo menarik yang digelar oleh Nissan ini bisa dinikmati oleh para pemilik Grand Livina sejak 8 hingga 31 September 2023.

Konsumen dapat menikmati berbagai paket pada program promo perawatan transmisi Grand Livina secara bersamaan dan berulang selama periode berlangsung.

Promo berlaku untuk pekerjaan yang dilakukan secara langsung di bengkel resmi Nissan dan tidak berlaku untuk pembelian part tanpa pemasangan.

Harga paket yang ada sudah termasuk part, biaya jasa, dan PPN 11%.

Namun, belum termasuk layanan tambahan yang ditawarkan oleh bengkel resmi dan disetujui oleh konsumen.

Sayangnya, promo ini tidak berlaku untuk beberapa diler seperti Nissan Tomang Jakarta, Nissan Citraland Surabaya, dan Nissan SM Raja Medan.

Anda yang memilili Nissan Grand Livina L10 dan L11 Series diharapkan bisa segera memanfaatkan promo yang digelar oleh Nissan ini.

Recall Leaf dan Kicks e-Power

Bengkel Nissan dan Datsun (Foto: Nissan Indonesia)

Sebelumnya Nissan juga melakukan recall pada 2 model yang dijual di Indonesia, yakni Leaf dan Kicks e-Power.

Komponen Nissan Kicks e-Power yang harus diganti adalah blow by hose & vehicle control module (VCM).

Komponen ini merupakan selang yang cukup berpengaruh terhadap kualitas dari performa dan akselerasi kendaraan.

Sementara untuk Nissan Leaf, recall yang dilakukan tidak meliputi penggantian komponen melainkan reprogramming VCM saja.

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 786

Suzuki Grand Vitara 2023 Versi Bekas Sudah Ada yang Jual, Cek Harganya

Jakarta – Suzuki Grand Vitara belum lama hadir di Indonesia, tapi bukan berarti tidak ada versi bekas dari mobil tersebut. Harga jualnya bisa dikatakan tidak terlampau anjlok ketimbang versi baru.

Grand Vitara sempat meramaikan pasar Sport Utility Vehicle (SUV) di Indonesia sejak 1992 sampai 2018. Sekira empat tahun kemudian, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Suzuki di Indonesia kembali mendatangkan model mobil yang sama, tapi dalam balutan serba baru.

Suzuki Grand Vitara Bekas

Eksterior Suzuki Grand Vitara Bekas

Suzuki secara resmi mendatangkan Grand Vitara generasi terbaru pada Februari lalu bersamaan dengan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023.

Kala itu, Suzuki belum mengumumkan harga resminya, baru sebatas memperkenalkannya saja ke publik Indonesia dan membuka keran pemesanan bagi konsumen yang berminat meminangnya.

Berselang satu bulan setelah diperkenalkan, pabrikan mobil berlogo ‘S’ itu mulai mengumumkan varian berserta harga resminya yang berlaku untuk wilayah Jakarta (On The Road/OTR Jakarta).

Suzuki Grand Vitara Bekas

Interior Suzuki Grand Vitara Bekas

Grand Vitara generasi baru ditawarkan dalam tiga varian, yaitu GL dengan harga Rp359,4 juta, GX Single Tone Rp384,4 juta dan Rp387,4 juta untuk tipe GX Two Tone.

Pengiriman unit pertama kepada puluhan konsumen yang telah melakukan pemesanan dilakukan pada awal Juni 2023.

Kendati belum ada setengah tahun beredar di Tanah Air, tapi sudah ada yang menjual Grand Vitara generasi terbaru versi bekasnya.

Suzuki Grand Vitara Generasi seken

Unit bekas dari mobil yang masih diimpor utuh dari India itu bisa dilihat di situs web jual beli mobil, Carmudi.

Pihak penjual yang dibantu perantara berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam kolom komentar si penjual menyebut bahwa mobil yang dijualnya berwarna hitam, tangan pertama dari baru, pemakaian baru dua bulan, bukan bekas tabrak atau banjir dan baru menempuh jarak sejauh 4 ribuan kilometer.

Menyoal perangkat atau fitur bawaan pabrikan masih komplet dan berfungsi normal.

Suzuki Grand Vitara

Penjual memasang harga untuk Suzuki Grand Vitara 2023 GX Single Tone versi bekas ini di angka Rp325 juta. Harga tersebut berlaku bagi konsumen yang melakukan pembelian secara kredit.

Sayangnya, penjual tidak merinci skema kredit untuk unit bekas yang dijualnya.

Sementara untuk konsumen yang membelinya secara tunai atau cash, harganya menjadi Rp350 juta.

“Nego sampai deal setelah cek unit,” tulis penjual di kolom komentar.

Nah, gimana Carmudian pilih beli Suzuki Grand Vitara versi baru atau bekas yang harganya cuma beda sekira Rp50 jutaan?

Informasi harga mobil bekas dari berbagai merek bisa dilihat di sini.

Penulis: Santo Sirait

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 997