Capai Profitabilitas Operasional, CARSOME Group Dapat Investasi Segar 200 Juta Dolar AS

Singapura — CARSOME Group Inc., perusahaan e-commerce mobil terintegrasi terbesar di Asia Tenggara, baru-baru ini menerima dana investasi sebesar 200 juta dolar AS.

Investasi ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan platform mereka dan menggambarkan keyakinan kuat terhadap potensi profitabilitas CARSOME dan ekosistem bisnis yang baru dikembangkannya.

Carsome Certified Lab

(Foto: Carsome)

Pendanaan ini melibatkan partisipasi dari berbagai investor, termasuk 65 Equity Partners, Seatown Private Capital Master Fund, Qatar Investment Authority, Gobi Partners, dan Asia Partners.

Selain itu, EvolutionX Debt Capital, sebuah platform pendanaan utang tahap pertumbuhan untuk perusahaan teknologi di Asia, juga menjadi investor baru dengan memberikan utang jangka panjang.

Pada Kuartal I 2023, CARSOME Group mencapai titik profitabilitas operasional untuk pertama kalinya.

Prestasi ini didorong oleh pertumbuhan margin transaksi yang meningkat dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lebih dari 80% margin transaksi berasal dari margin perdagangan, menunjukkan potensi pendapatan yang besar.

CARSOME fokus pada pengembangan ekosistem mereka, termasuk layanan Pembiayaan, Asuransi, dan Layanan Purnajual.

Salah satu layanan purnajual yang menonjol adalah CARSOME Service Centers (CSC), yang telah mengalami pertumbuhan bulanan lebih dari 100% sejak diluncurkan pada akhir tahun 2022.

Jaringan CSC diharapkan akan mencakup seluruh Malaysia pada akhir Kuartal III 2023.

CARSOME Group, bersama dengan iCar Asia dan Wapcar, juga memiliki ekosistem konten dan media yang luas dengan lebih dari 15 juta pengguna aktif setiap bulannya.

Carsome Service Center

(Foto: Carsome)

Melalui pendekatan yang personal dan fokus pada kepuasan pelanggan, CARSOME berusaha memberikan pengalaman yang menyeluruh kepada pelanggan mereka.

Fitur MyGarage dalam aplikasi CARSOME, yang menawarkan penilaian mobil real-time, pemesanan layanan, dan inspeksi penjualan, merupakan salah satu upaya untuk memberikan pengalaman kepemilikan mobil yang personal.

“Selama 8 tahun terakhir, kami telah membangun cara transaksi yang lebih terpercaya bagi pelanggan dalam industri mobil bekas di Asia Tenggara,” kata Eric Cheng, Co-Founder dan Group CEO CARSOME, dikutip dari laman resmi CARSOME.

Eric Cheng juga menyampaikan bahwa kepercayaan dan dukungan investor telah memberikan dasar yang kuat bagi perusahaan untuk menghadirkan ekosistem kepemilikan mobil terintegrasi yang pertama di dunia.

“Kami berterima kasih kepada seluruh investor atas kepercayaan yang terus diberikan pada visi dan kemampuan kami saat kami mengarahkan perusahaan ini menuju profitabilitas sebagai sebuah Grup,” lanjutnya.

Dukungan Data dan Teknologi

Keberhasilan CARSOME Group dalam merevolusi industri mobil bekas di wilayah Asia Tenggara didorong oleh pendekatan inovatif yang didukung oleh data dan teknologi.

CARSOME tidak hanya fokus pada transaksi jual beli mobil, tapi juga mengutamakan kepuasan pelanggan.

CARSOME Experience and Inspection centers

(Foto: Carsome)

Dengan menggunakan pendekatan penggabungan data di seluruh ekosistem mereka, CARSOME mampu menawarkan pengalaman yang personal dan memenuhi kebutuhan individual pelanggan.

Ini tercermin dalam metrik kepuasan pelanggan yang CARSOME peroleh.

Salah satu inovasi yang membedakan CARSOME adalah yang sempat disebutkan sebelumnya; fitur MyGarage.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mendapatkan penilaian mobil secara real-time, memesan layanan, dan melakukan inspeksi penjualan.

Melalui MyGarage, CARSOME ingin memberikan pengalaman kepemilikan mobil yang lebih terhubung dan mudah bagi pelanggan.

Carsome Certified Lab (1)

(Foto: Carsome)

Di masa depan, CARSOME berencana untuk terus mengintegrasikan layanan tambahan seperti Pembiayaan, Asuransi, dan Layanan Purnajual dalam MyGarage.

Capaian CARSOME dalam mencapai profitabilitas operasional dan pertumbuhan yang signifikan menunjukkan keberhasilan strategi bisnis.

CARSOME telah berhasil menjual lebih dari 150.000 mobil setiap tahun.

Dengan investasi yang baru mereka peroleh, CARSOME memiliki fondasi yang kuat untuk terus berkembang dan menghadirkan pengalaman kepemilikan mobil yang inovatif di seluruh Asia Tenggara.

Dengan demikian, CARSOME Group Inc. telah membuktikan dirinya sebagai pemain utama dalam industri e-commerce mobil di Asia Tenggara.

Dukungan investor dan keberhasilan CARSOME dalam mencapai profitabilitas menjadi bukti kuat bahwa visi dan strategi bisnis mereka sangat diapresiasi.

Penulis: Dimas Hadi

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,254

Berpengalaman Puluhan Tahun, Arista Group Beri Alasan Pegang Diler Neta

Jakarta — Arista Group sebagai perusahaan otomotif berpengalaman yang berfokus kepada pengembangan jaringan diler di Indonesia memaparkan alasannya untuk memegang merek mobil listrik baru asal Cina, Neta.

Dengan begitu, Arista Group tengah mengelola 9 merek otomotif baik mobil penumpang, komersial, hingga sepeda motor; Hyundai, Honda, Hino, Suzuki, Mercedes-Benz, Wuling, Mitsubishi, dan Neta sebagai yang teranyar.

Diler Neta Arista Tebet

Ilustrasi diler Neta Arista Tebet. (Foto: Neta Arista)

Saat ini, Arista pun telah mengelola lebih dari 100 diler yang tersebar di seluruh Indonesia.

Melihat pengalaman dan kompetensi perusahaan, keputusan Arista Group untuk juga memegang jaringan diler Neta menjadi hal yang menarik.

Chairman Arista Group Hartono Sohor pun menceritakan pengalamannya saat pertama kali melihat deretan produk Neta di Thailand.

“Neta itu adalah (perusahaan) start up khusus EV, segmentasi dan positioning price serta kualitasnya sangat baik,” ujarnya, Kamis (12/10/2023) di Jakarta Selatan.

Hartono pun mencoba menggambarkan bahwa Neta merupakan yang terbesar di antara 400-an perusahaan rintisan di Cina.

“Awalnya (perusahaan start up di Cina) sangat besar, dari 400 cuma bertahan 40, dan neta yang terbesar,” lanjut Hartono.

Mobil Listrik Neta V

Arista menyebut akan siap delivery Neta V awal November 2023 ini. (Foto: Neta)

Saat ini Arista Group telah memastikan membuka 3 diler Neta, yakni Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

“Bandung dan Surabaya kita sudah tahap approval dan siap delivery unit Neta V awal November,” tutur Christoforus Ronny Ng, Director Arista Group pada kesempatan yang sama.

Ronny juga mengungkapkan rencana Arista yang berusaha akan menjadi dominan sebagai jaringan Neta di Indonesia.

“Pastinya tahun ini 3 diler yang sudah approval, kalau untuk yang tahun depan kami belum bisa bicara banyak karena masih dalam tahap menunggu persetujuan,” katanya.

Saat ini Arista Group mengeklaim bahwa merek Honda dan Wuling menjadi andalan penjualan mereka.

Masih Enggan Menjadi APM

Jajaran direksi Arista Group

Prestasi penjualan Arista Group sudah cukup baik, tapi Hartono (baju hitam, tengah) belum mau bicara lebih jauh tentang menjadi Agen Pemegang Merek (APM) produk otomotif. (Foto: Carmudi)

Menyusul dari 2 merek tersebut, Suzuki juga menjadi tulang punggung melalui pikapnya serta Hino memegang market share penjualan truk.

Kendati prestasi yang sudah diraih Arista Group sudah cukup baik, tapi Hartono belum mau bicara lebih jauh tentang menjadi Agen Pemegang Merek (APM) produk otomotif.

“Tujuan utama kami membangun jaringan di seluruh Indonesia, tapi untuk saat ini tidak dulu,” tutur Hartono.

Post Views: 1,469