Membangun SDM Unggul di Industri Otomotif melalui CARSOME Academy

Jakarta – Dalam era industri yang terus berkembang, kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan siap kerja di sektor otomotif semakin penting. Untuk menjawab tantangan tersebut, CARSOME Academy berkolaborasi dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian Indonesia dalam membangun SDM industri yang berkualitas dan kompeten melalui Program BPSDMI.

Pusdiklat Industri merupakan unit kerja di bawah BPSDMI Kementerian Perindustrian yang memiliki tugas utama dalam penyelenggaraan pembangunan SDM industri melalui pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi. Program BPSDMI yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Industri memiliki beberapa komponen penting:CARSOME Academy 2023

  • Pendidikan Vokasi Berbasis Dual Sistem: Program ini melibatkan 21 Pendidikan Tinggi dan Kejuruan di bawah Kementerian Perindustrian. Melalui pendidikan vokasi ini, para peserta didik mendapatkan pemahaman dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri otomotif.
  • Pembangunan Politeknik Baru di Kawasan Industri: Fokus pembangunan politeknik baru ini ditujukan untuk kawasan industri yang berada di pelosok wilayah Indonesia. Hal ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan dan pelatihan berkualitas bagi masyarakat di daerah tersebut.
  • Pengembangan SMK Link & Match dengan Industri: Kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, SMK diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri, sehingga lulusan SMK siap menghadapi dunia kerja di sektor otomotif.
  • Diklat Industri Berbasis Kompetensi: Para peserta diklat dilatih, disertifikasi, dan langsung ditempatkan bekerja di industri otomotif. Ini membantu mengurangi kesenjangan antara kompetensi yang dibutuhkan oleh industri dan keterampilan yang dimiliki oleh SDM.
  • Pengembangan Infrastruktur Kompetensi Industri: Infrastruktur ini disusun oleh praktisi industri dan disesuaikan dengan kebutuhan saat ini, sehingga SDM yang dihasilkan lebih relevan dengan perkembangan industri otomotif.
  • Pembangunan Pusat Inovasi Digital Industri 4.0 (PIDI 4.0): Sebagai respons terhadap era industri 4.0, PIDI 4.0 diharapkan menjadi pusat inovasi yang mampu menjawab tantangan dan peluang yang muncul dalam industri otomotif modern.

CARSOME Academy Mempersiapkan Generasi Mendatang

CARSOME Academy Sekolah

Sebagai bagian dari Program BPSDMI, CARSOME Academy juga berperan penting dalam mempersiapkan generasi mendatang untuk industri otomotif. CARSOME Academy menawarkan pelatihan dalam berbagai aspek otomotif dengan fokus pada pelatihan inspeksi kendaraan ringan.
Program Pelatihan Kendaraan Ringan dan Kolaborasi BPSDMI

Program pelatihan ini melibatkan para peserta dari berbagai latar belakang yang tertarik untuk mendalami industri otomotif. Dalam kerjasama dengan BPSDMI, CARSOME Academy menyelenggarakan pelatihan dengan rincian sebagai berikut:

  • Target Peserta: Program ini ditargetkan untuk 300 peserta, dengan setidaknya 15 peserta per batch dan minimal 10 batch.
  • Durasi dan Metode Pelatihan: Pelatihan dilakukan secara offline selama 5 hari dengan total 30 jam pelatihan, dengan 8 jam pelatihan per sesi.
  • Fokus Pelatihan: Salah satu program pelatihan adalah “Pemeriksaan Berkala Kendaraan Ringan” dengan kompetensi yang merujuk pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Otomotif Kendaraan Ringan Roda Empat No 97 tahun 2018. Pelatihan ini mencakup teknis Engine Tune Up Injeksi dan pelatihan melibatkan penggunaan alat ukur dan pemeliharaan komponen kendaraan.
  • Pendaftaran Peserta: Calon peserta diwajibkan untuk mengisi formulir pendaftaran melalui tautan yang disediakan. Dokumen-dokumen seperti KTP, Curriculum Vitae, ijazah terakhir, dan pas foto juga harus disiapkan.
  • Jadwal Pelatihan: Pelatihan diadakan dalam beberapa batch dengan rentang waktu tertentu. Peserta akan mendapatkan pelatihan dari instruktur yang berkompeten di bidangnya.

Kesuksesan Alumni CARSOME Academy

Peserta CARSOME Academy

Alumni CARSOME Academy memberikan kesaksian tentang manfaat program pelatihan ini. Rima Amalia, salah seorang alumni, menyatakan bahwa sertifikat keahlian internasional yang diperolehnya menjadi bekal berharga dalam kuliah di bidang Kimia dan saat bekerja sebagai Asisten Manajer R&D di perusahaan multinasional.

Begitu pula dengan Arga Dirgantara, yang setelah lulus langsung mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kompetensinya di Kementerian Perindustrian. I Wayan Lanang Pastika juga mengakui manfaat pelatihan dalam membuka wawasan dan memaksimalkan keterampilan kreatifnya.

Menghadapi Tantangan Industri Otomotif dengan Kompetensi

Dengan adanya CARSOME Academy dan Program BPSDMI, SDM industri otomotif di Indonesia semakin siap menghadapi tantangan industri modern. Dengan pelatihan dan pendidikan yang berkualitas, para peserta dapat menjadi aset berharga bagi industri otomotif dan kontributor dalam pertumbuhan

Pelatihan Aspek Pemeriksaan Kendaraan

pelatihan inspeksi mobil CARSOME Academy

Menurut Jeremia Agustinus, Country General Manager Carsome Academy Indonesia, mengatakan bahwa tersedia 10 kelompok untuk batch periode 18-22 September, meskipun modul pembelajarannya tidak berbeda dengan program BPSDMI, hanya urutannya yang berbeda.

“Pelatihan yang diselenggarakan oleh CARSOME Academy berfokus pada bidang teknik otomotif. Program ini telah dibuka sejak awal Agustus dan melibatkan verifikasi serta pendaftaran calon peserta,” katanya.

Materi pelatihan yang diberikan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Otomotif Kendaraan Ringan Roda Empat No. 97 Tahun 2018. Pelatihan ini akan dilakukan secara offline dan mencakup berbagai aspek pemeriksaan kendaraan ringan.

Sertifikat Nasional dan Pengajaran oleh Profesional Berpengalaman

Lulusan dari program pelatihan ini akan dianugerahi sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai teknisi engine tune up injeksi. Sertifikat ini memiliki nilai yang diakui dalam dunia industri otomotif, termasuk di CARSOME Indonesia.

Peserta pelatihan akan dibimbing oleh para instruktur yang berpengalaman di bidangnya. Untuk memperoleh sertifikat, peserta harus mengikuti seluruh sesi pelatihan selama 5 hari dengan total durasi 30 jam, dengan setiap sesi berlangsung selama 8 jam.

Program Kartu Prakerja untuk Peningkatan Kompetensi

Ruang belajar CARSOME Academy

Selain pelatihan dari BPSDMI, CARSOME Academy Indonesia juga membuka program pelatihan dalam Kartu Prakerja. Program ini merupakan beasiswa pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kerja dan kewirausahaan.

Setiap peserta program Kartu Prakerja akan mendapatkan saldo bantuan pelatihan senilai Rp 3.500.000 yang dapat digunakan untuk biaya pelatihan yang mereka pilih. Setelah menyelesaikan pelatihan di CARSOME Academy, peserta akan menerima insentif tambahan sebesar Rp 600.000, yang dapat digunakan untuk memulai usaha mandiri atau berpeluang bekerja di perusahaan otomotif.

Dengan berbagai program pelatihan yang berkualitas dan dukungan dari berbagai pihak, CARSOME Academy Indonesia berupaya membantu menciptakan SDM yang kompeten dan berdaya saing tinggi di industri otomotif yang terus berkembang.

Post Views: 1,066

Mantap! Hyundai Kembangkan R&D Melalui Pemasok Komponen Lokal

Jakarta — PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) mengembangkan fasilitas Research and Development (R&D) secara mandiri dengan memanfaatkan pemasok komponen lokal.

Hal ini menjadi yang pertama bagi Hyundai di Indonesia, bahkan sudah diaplikasikan pada model terbarunya Stargazer X.

Hyundai mengembangkan pemasok komponen lokal melalui rangkaian program Supplier Education.

Sejak 2021 lalu, HMMI menjaring pemasok lokal untuk dibina, dievaluasi, hingga didorong mengembangkan fasilitas R&D mandiri.

pemasok lokal hyundai

PT Frina Lestari Nusantara (FLN) menjadi salah satu perusahaan pemasok komponen yang mengikuti program ini yang kini memiliki fasilitas R&D.

Hampir seluruh proses desain, pengembangan material, hingga pengujian komponen dilakukan secara mandiri.

Bong Kyu Lee, President Director PT HMMI mengatakan bahwa FLN membuat Hyundai bangga dan terpacu untuk mendukung industri otomotif.

“Melihat bagaimana PT Frina Lestari Nusantara berkembang hingga mempunyai kapabilitas fasilitas R&D yang mumpuni, membuat kami sangat bangga dan terpacu,” ujarnya.

Commercial Director PT Frina Lestari Nusantara, C Tri Djoko Irwanto merasa sangat berterima kasih lewat adanya program tersebut.

“Aktivitas ini sangat meningkatkan kemampuan engineering kami untuk membuat sendiri engineering drawing dan disetujui oleh pusat R&D Hyundai,” sambungnya.

pemasok lokal hyundai

Lewat berbagai level pelatihan dengan beragam program serta pendekatan yang intensif, Hyundai membagikan ilmu manufaktur canggih yang dimiliki kepada para mitra di Indonesia.

Melalui program tersebut, para pemasok lokal Hyundai ini dibina, didukung, dan juga didorong untuk meningkatkan kemampuan engineering.

Pelatihan oleh HMMI ini dipusatkan di Hyundai Mobility Innovation Center (MIC) yang dilengkapi MS Lab dengan total 70 perlengkapan evaluasi pengujian.

Tak cuma itu, MIC juga memiliki fasilitas Engine Durability Test Lab yang terdiri dari 13 perlengkapan pengujian mesin gamma II yang diproduksi oleh HMMI untuk pengetesan durabilitas hingga 300 jam.

Fungsi utama MIC adalah untuk mengembangkan produk-produk komponen yang sesuai untuk pasar Asia Tenggara dan meningkatkan kapabilitas perusahaan lokal dalam mengembangkan verifikasi suku cadang.

MIC juga menyediakan ruangan Lab EV/Kolaborasi untuk mendukung industri EV Indonesia dengan menggandeng perguruan tinggi, perusahaan otomotif Indonesia, AP Quality Center, hingga workshop kendaraan.

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 813