Daftar Kode MIL Motor Honda Beat: Ketahui Gejala Kerusakan yang Tepat

Carmudian yang memiliki Honda Beat perlu tahu kode Malfunction Indicator Lamp (MIL) agar dapat mengetahui gejala kerusakan motor lebih dini.

MIL sendiri merupakan lampu indikator yang fungsinya memberitahukan pengguna motor jika ada kerusakan pada sistem injeksi motornya.

Kode MIL

Kode MIL. (Foto: Ilustrasi)

Biasanya, MIL disematkan di bagian spidometer yang berwarna oranye.

MIL mati dan motor bisa dinyalakan jika tidak terdapat kerusakan apapun.

Sebaliknya, jika ada kerusakan, maka MIL akan menyala dan berkedip.

Selama sistem injeksi motor belum diperbaiki, MIL akan menyala dan berkedip secara terus-menerus.

Sebagai informasi, kedipan pada MIL ada yang pendek dan panjang.

Kedipan MIL yang panjang biasanya selama 1,3 detik, sedangkan versi pendek memakan waktu lebih cepat, yaitu 0,3 detik.

Daftar Kode MIL Honda Beat dan Cara Membacanya

MIL yang nyala terus-menerus tidak boleh diabaikan.

Saat terjadi masalah ini, banyak pengguna motor yang menyiasatinya dengan reset ECU agar hilang.

Padahal, kerusakan yang terjadi belum tentu teratasi dengan melakukan hal tersebut.

injektor Beat

Injektor Honda Beat. (Foto: Ilustrasi)

Tentu, berikut tabel yang diperbarui dengan penggantian istilah “Kali” menjadi “Kode”:

Kode Kedip MIL Motor Honda BeatMasalah yang Terkait
Kode 1Kerusakan pada sensor Manifold Absolute Pressure (MAP).
Kode 7Masalah pada sensor Engine Oil Temperature (EOT) atau Engine Coolant Temperature (ECT).
Kode 8Masalah pada sensor Throttle Position (TP).
Kode 9Masalah pada Intake Air Temperature (IAT).
Kode 12Kerusakan pada bagian injektor.
Kode 21Masalah pada sensor oksigen (O2).
Kode 29Masalah pada Intake Air Cut Valve (IACV).
Kode 33Masalah serius pada Engine Control Module (ECM).
Kode 52Masalah pada sensor Crankshaft Position (CKP).
Kode 54Masalah pada Bank Angle Sensor (BAS).

Berikut ini adalah daftar kode MIL Honda Beat yang perlu diketahui oleh setiap pengguna motor tersebut serta bagaimana cara membacanya.

Kode Kedip 1

Jika Carmudian melihat MIL berkedip sekali, bisa jadi ada kerusakan pada sensor Manifold Absolute Pressure (MAP).

Kerusakan pada sensor tersebut mudah diketahui di mana kedipan MIL hanya sekali dan pendek.

Saat sensor MAP rusak, akselerasi motor jadi kurang baik. Tenaga mesin motor ini juga kurang bertenaga pada putaran atas.

Kode Kedip 7

Terdapat masalah pada sensor Engine Oil Temperature (EOT) atau Engine Coolant Temperature (ECT) jika MIL berkedip tujuh kali dan pendek.

Adapun penyebabnya adalah rangkaian sensornya tidak berfungsi dengan baik atau terjadi intermitten failure (putus sambung).

Jika diabaikan, mesin motor bisa jadi cepat panas.

Kode Kedip 8

Lampu MIL berkedip sebanyak delapan kali dan pendek menandakan ada masalah pada sensor Throttle Position (TP).

Hal ini bisa terjadi karena rangkaian sensor tersebut tidak berfungsi dengan semestinya.

Selain itu, bisa juga disebabkan kontak yang longgar pada konektor unit sensor di mana dapat menyebakan akselerasi tidak baik, bahan bakar jadi boros, dan mesin motor sering mati.

Kode Kedip 9

Berikutnya, MIL berkedip pendek sebanyak sembilan kali yang berarti terjadi masalah pada Intake Air Temperature (IAT).

Mirip kode MIL sebelumnya, kemungkinan besar penyebabnya yaitu rangkaian sensornya tidak berfungsi dengan baik atau kontak longgar pada konektor unit sensor.

Jika diabaikan, akselerasi jadi kurang baik dan mesin motor kurang bertenaga pada putaran menengah.

Kode Kedip 12

Saat muncul kedipan MIL panjang sebanyak satu kali dan pendek dua kali, terjadi kerusakan pada bagian injektor.

Mesin motor jadi tidak bisa dihidupkan dan coil pengapian, pompa bahan bakar, serta injektornya juga mati.

Kode Kedip 21

MIL menunjukkan kode 21 jika berkedip panjang sebanyak dua kali dan pendek satu kali. Kode ini memberitahukan ada masalah di bagian sensor oksigen (O2).

Sebagai informasi, sensor oksigen adalah sensor untuk mengatur masuknya udara ke dalam mesin motor.

Bermasalahnya sensor oksigen bisa jadi disebabkan rangkaian sensor tersebut tidak berfungsi dengan baik atau kontak yang longgar pada sensornya.

Nantinya, dapat menyebabkan mesin jadi sulit dihidupkan atau terjadi bunyi letupan di bagian knalpot motor.

Kode Kedip 29

Selanjutnya, kode 29 yang memberitahukan terjadi masalah pada Intake Air Cut Valve (IACV) yang ditandai dengan kedipan MIL panjang sebanyak dua kali dan pendek sembilan kali.

Komponen ini berfungsi untuk menyempurnakan pembakaran di ruang bakar.

Jika ada masalah pada komponen tersebut, kemungkinan besar disebabkan rangkaiannya tidak berfungsi dengan baik ataupun kontak longgar pada sensor IACV.

Ini bisa menyebabkan mesin motor jadi sulit dihidupkan, pusat stasioner kasar, dan konsumsi bahan bakar boros.

Kode Kedip 33

Jika MIL berkedip panjang dan pendek sebanyak tiga kali, Carmudian harus waspada karena terjadi masalah yang terbilang lumayan serius di bagian Engine Control Module (ECM).

Biasanya, disebabkan rangkaian ECM tidak berfungsi atau kontak longar pada konektornya.

Perlu diketahui, ECM merupakan komponen yang berfungsi untuk membatasi penggunaan bahan bakar tanpa mengurangi kinerja mesin motor.

Jika terjadi masalah pada komponen tersebut, mesin tidak bisa dihidupkan, bahkan jadi sering mati.

Kode Kedip 52

Tidak hanya ECM, sensor Crankshaft Position (CKP) bermasalah juga termasuk masalah yang cukup serius.

Ini ditandai dengan kedipan MIL yang panjang sebanyak lima kali dan pendek dua kali.

Sensor CKP berfungsi untuk memberikan sinyal pada ECU atau ECM dalam mendeteksi sudut crankshaft dan putaran mesin secara akurat sehingga dapat mengatur durasi injeksi bahan bakar dengan tepat.

Biasanya, masalah pada CKP ini disebabkan rangkaiannya tidak berfungsi dengan benar atau kontak yang longgar pada sensornya di mana dapat menyebabkan mesin motor jadi sulit dihidupkan hingga sering mati.

Selain itu, putaran stasioner juga jadi kasar dan akselerasi motor kurang baik di semua kecepatan.

Kode Kedip 54

Terakhir adalah kode 54 yang menunjukkan masalah pada Bank Angle Sensor (BAS) di mana ditandai kedipan MIL panjang sebanyak lima kali dan pendek empat kali.

Memiliki fungsi vital, BAS adalah sensor yang berfungsi mematikan mesin saat motor terjatuh.

Masalah pada sensor tersebut kemungkinan besar disebabkan rangkaiannya tidak berfungsi ataupun kontak yang longgar pada sensor tersebut.

Hal ini tentu dapat menyebabkan sensor BAS tidak dapat bekerja secara maksimal dan harus segera diperbaiki.

Sensor oksigen

Sensor oksigen. (Foto: Ilustrasi)

Kesimpulan

Banyak kode MIL Honda Beat yang perlu diketahui oleh pengguna motor tersebut agar berkendara selalu aman dan nyaman.

Jika menemui salah satu masalah di atas, jangan diabaikan. Carmudian bisa datangi bengkel resmi untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

reset ECU

Soket DLC untuk Reset ECU di Honda Beat. (Foto: Ilustrasi)

Bila tidak terjadi masalah pun, Carmudian disarankan melakukan reset ECU.

Ini bertujuan agar sistem ECU menyesuaikan bukaan katup kupu-kupu pada throttle body. Seiring pemakaian, sekeliling throttle body ini dapat aus karena buka tutup gas secara terus menerus.

FAQ

  • Apa itu MIL pada Honda Beat?

MIL merupakan lampu indikator yang berfungsi memberitahukan pengguna motor jika ada kerusakan pada sistem injeksi motornya.

  • Apa yang terjadi saat MIL berkedip 7 kali?

Jika MIL berkedip sebanyak tujuh kali, maka ada masalah pada sensor EOT atau ECT.

  • Apa tanda ada masalah pada bagian injektor?

Tanda ada masalah pada injektor berupa MIL berkedip panjang sebanyak satu kali dan pendek dua kali.

Kode MIL 54 menunjukkan masalah pada BAS yang ditandai kedipan panjang lima kali dan pendek empat kali.

  • Apa tanda ada masalah pada sensor oksigen?

Tanda ada masalah pada sensor oksigen saat MIL menunjukkan kode 21; berkedip panjang sebanyak dua kali dan pendek satu kali.

Post Views: 7,272

Arti Kode MIL Motor Honda, Ketahui Akibatnya Juga

Kode MIL (Malfunction Indicator Lamp) pada motor Honda bisa menjadi momok bagi pemilik motor.

Tidak hanya karena tampilan lampu tersebut yang cukup mencolok, tetapi juga karena kode MIL bisa menjadi indikator adanya kerusakan pada sistem yang ada di dalam motor.

Namun, meskipun kode MIL dapat memberikan informasi penting tentang kondisi motor, tetapi banyak pemilik motor Honda yang masih bingung tentang arti dan akibat dari kode MIL tersebut.

Oleh karena itu, dalam artikel ini kita akan membahas secara detail tentang kode MIL pada motor Honda, artinya, serta akibat yang bisa terjadi jika kode MIL tidak segera ditangani dengan baik.

Kedipan MIL menunjukkan kode kerusakan injeksi di motor Honda. (Foto: Carmudi)

Bagi pengguna motor injeksi Honda yang masih awam, mungkin belum mengetahui betul apa fungsi dari MIL.

Fungsi dari pada MIL adalah sebagai lampu indikator yang berfungsi memberitahukan jika ada kerusakan pada sistem injeksi motor.

Lampu MIL biasanya disematkan di bagian spidometer yang berwarna oranye. Jika tidak ada kerusakan, maka MIL mati dan motor bisa dinyalakan.

Hal ini menandakan bahwa sistem injeksi serta sensornya masih aktif alias dalam keadaan normal. Namun, jika ada kerusakan, maka MIL akan menyala dan berkedip terus.

Saat MIL di Honda menyala, jadi pertanda kode kerusakan. (Foto: Biangcara)

Lampu MIL akan menyala dan berkedip secara terus-menerus selama sistem injeksi motornya belum diperbaiki. Kedipan pada MIL ini ada yang pendek dan panjang.

Kedipan MIL panjang biasanya selama 1,3 detik, sedangkan kedipan MIL pendek memiliki waktu lebih cepat, 0,3 detik.

Perlu diketahui, sebelum dibawa ke bengkel, sebaiknya pengguna mencari tahu dulu apa yang rusak dari sistem injeksi motor Honda miliknya.

Mekanik bengkel nantinya tinggal mengecek ulang dan memperbaiki kerusakannya.

Jika ternyata hanya kabel sensornya yang copot maka tinggal dipasang lagi, lalu reset ECU untuk normalisasi sistem.

Arti Kode MIL Motor Honda dan Akibatnya

Kode kerusakan injeksi di motor Honda ditandai kedipan pada MIL. (Foto: Istimewa)

Terdapat 11 kode MIL Honda yang perlu diketahui oleh setiap pengguna motornya. Berikut ini adalah penjelasan detailnya.

  • Kedip 1 Kali – Sensor MAP (Manifold Absolute Pressure)

Jika MIL berkedip sekali, berarti terjadi kerusakan pada sensor MAP. Kerusakan tersebut mudah diketahui karena kedipannya hanya sekali dan pendek.

Hal ini dapat menyebabkan akselerasi motor jadi kurang baik, serta tenaga mesinnya kurang bertenaga pada putaran atas.

  • Kedip 7 Kali – Sensor EOT (Engine Oil Temperature)/ECT (Engine Coolant Temperature)

Jika MIL berkedip sebanyak tujuh kali dan pendek, maka terdapat masalah pada sensor EOT atau ECT. Penyebabnya yaitu rangkaian sensornya tidak berfungsi atau terjadi Intermitten Failure (putus sambung).

Ini bisa menyebabkan mesin motornya jadi cepat panas.

  • Kedip 8 Kali – Sensor TP (Throttle Position)

Kode MIL Honda ketiga adalah menunjukkan adanya masalah pada sensor TP. Biasanya, masalah ini muncul saat MIL berkedip sebanyak delapan kali dan pendek.

Hal tersebut bisa terjadi karena sensor atau rangkaiannya tidak berfungsi. Bisa juga disebabkan kontak yang longgar pada konektor unit sensor, sehingga dapat menyebakan bahan bakar jadi boros, akselerasi tidak baik, serta mesin sering mati.

  • Kedip 9 Kali – Sensor IAT (Intake Air Temperature)

Kode MIL berikutnya adalah kedipan pendek sebanyak sembilan kali yang berarti terjadi masalah pada intake air temperature.

Mirip seperti kode MIL sebelumnya, penyebabnya kemungkinan besar adalah sensor atau rangkaiannya tidak berfungsi dengan baik ataupun kontak yang longgar pada konektor unit sensor.

Hal ini dapat menyebabkan akselerasi jadi kurang baik serta mesin kurang bertenaga pada putaran menengah.

  • Kedip 11 Kali – Sensor VS (Vehicle Speed)

Jika MIL berkedip panjang sebanyak satu kali dan pendek sekali, maka terdapat masalah pada bagian sensor VS karena sensor ataupun rangkaiannya kurang baik atau kontak yang longgar dari konektor sensor VS.

Perlu diketahui, pada motor Honda, biasanya kedipan panjang punya nilai 10 dan kedipan pendek punya nilai 1.

Jika terjadi masalah ini, dapat membuat indikator spidometer pada motornya tidak berfungsi dan ISS (Idling Stop System) juga tidak berfungsi dengan baik (khusus motor Honda yang menggunakan ISS).

  • Kedip 12 Kali – Injektor

Injektor motor Honda. (Foto: gridoto)

Kode MIL selanjutnya adalah kedipan panjang sebanyak satu kali dan pendek dua kali. Ini berarti kode 12 yang menujukkan adanya masalah pada bagian injektor.

Hal ini bisa terjadi karena injektor atau rangkaiannya kurang berfungsi ataupun kontak yang tidak baik pada konektor injektornya.

Jika terjadi masalah ini, dapat menyebabkan mesin motor tidak dapat dihidupkan, serta coil pengapian, pompa bahan bakar, dan injektornya mati.

  • Kedip 21 Kali – Sensor Oksigen (O2)

Sensor oksigen Honda. (Foto: gridoto)

Jika MIL berkedip panjang sebanyak dua kali dan pendek satu kali, berarti menunjukkan kode 21.

Kode tersebut memberitahukan bahwa ada masalah pada bagian sensor O2. Penyebab masalahnya adalah sensor atau rangkaiannya tidak berfungsi dengan baik ataupun kontak yang longgar pada sensor oksigennya.

Hal ini dapat menyebabkan mesin jadi sulit dihidupkan atau ada bunyi letupan di bagian knalpot motor.

Sebagai informasi, sensor oksigen merupakan sensor untuk mengatur masuknya udara ke dalam mesin. Jika kotor, perlu diservis agar kembali normal.

  • Kedip 29 Kali – Rangkaian IACV (Intake Air Control Valve)

Selanjutnya, ada kode 29 yang memberitahukan bahwa intake air cut valve-nya bermasalah.  Kode ini ditandai dengan adanya kedipan panjang sebanyak dua kali dan pendek sembilan kali.

Intake air cut valve berfungsi sebagai komponen yang menyempurnakan pembakaran di ruang bakar.

Jika adanya masalah pada komponen, kemungkinan besar disebabkan rangkaiannya tidak berfungsi dengan baik ataupun kontak yang longgar pada sensor IACV.

Hal ini dapat menyebabkan mesin motor jadi sulit dihidupkan, pusat stasioner kasar, serta konsumsi bahan bakar boros.

  • Kedip 33 Kali – ECM (Engine Control Module)

Kode MIL berikutnya menujukkan salah satu masalah yang termasuk lumayan serius. Jika menunjukkan kode 33, berarti terdapat masalah pada bagian ECM. Hal ini ditandai dengan kedipan panjang selama tiga kali dan pendek juga tiga kali.

ECM sendiri merupakan komponen yang berfungsi untuk membatasi penggunaan bahan bakar tanpa mengurangi kinerja mesin.

Penyebab masalah pada ECM ini adalah rangkaiannya tidak berfungsi atau kontaknya yang longar pada konektor ECM-nya. Hal tersebut bisa menyebabkan mesin tidak dapat dihidupkan, bahkan jadi sering mati.

  • Kedip 52 Kali – Sensor CKP (Crankshaft Position)

Masalah lainnya yang cukup serius adalah kode 52. Ini ditandai dengan kedipan panjang sebanyak lima kali dan pendek dua kali yang menunjukkan ada masalah pada sensor CKP.

Sensor tersebut berfungsi untuk memberikan sinyal pada ECU atau ECM dalam mendeteksi sudut crankshaft dan putaran mesin motor secara akurat, sehingga bisa mengatur durasi injeksi bahan bakar dengan tepat.

Penyebab masalah pada CKP ini adalah sensor ataupun rangkaiannya tidak berfungsi atau kontak yang longgar pada sensornya.

Ini bisa menyebabkan mesin jadi sulit dihidupkan atau sering mati, putaran stasioner kasar, serta akselerasi motor kurang di semua kecepatan.

  • Kedip 54 Kali – Sensor BAS (Bank Angle Sensor)

Kode terakhir adalah kode 54, dimana kode tersebut ditandai dengan kedipan panjang sebanyak lima kali dan pendek empat kali. Kode ini memberitahukan bahwa ada masalah pada bank angle sensor yang memiliki fungsi vital.

Bank angle sensor merupakan sensor yang berguna untuk mematikan mesin saat motor terjatuh. Jika ada masalah pada sensor ini, kemungkinan besar disebabkan sensor atau rangkaiannya tidak berfungsi ataupun kontak yang longgar pada sensor tersebut.

Ini tentunya dapat menyebabkan sensor bank angle tidak dapat bekerja secara maksimal.

Baca Juga:

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 77,996

Daftar Kode MIL Motor Matic Yamaha, Deteksi Kerusakan Sedini Mungkin

Indikator check engine di speedometer motor matic Yamaha menyala terus?

Nggak perlu panik, cari tahu apa masalahnya.

Indikator Check Engine

Normalnya, indikator check engine hanya menyala tiga detik saat motor dihidupkan. (Foto: Carmudi)

Pada dasarnya, setiap kita akan menghidupkan mesin motor, indikator ini memang akan menyala, kemudian mati dalam hitungan tiga detik.

Ini normal, menunjukan kesiapan kendaraan untuk berjalan akibat adanya arus listrik yang mengalir dari aki ke ECU motor.

Permasalahannya kalau lampu indikator ini menyala terus, maka bisa dipastikan terjadi masalah dalam motor tersebut.

Bisa jadi karena aki (baterai) mulai tekor, sensor yang tidak terbaca ECU, ECU rusak, kabel speedometer putus, dan masih banyak hal lainnya.

“Banyak kemungkinan yang terjadi. Tapi kalau pas indikator check engine ini menyala terus tapi tidak mempengaruhi kinerja mesin motor, gak usah panik. Bisa jadi kabel speedometer yang putus, atau aki motor tekor,” ujar Abdul Rokhim, mantan mekanik senior di salah satu bengkel resmi Yamaha kepada Carmudi Indonesia.

Indikator Check Engine Menyala Terus Tanpa Ada Kendala di Motor

Seperti dijelaskan sebelumnya, kalau indikator check engine terus menyala meski dirasa tak ada kerusakan, pemilik motor tidak perlu panik.

“Pernah kejadian, indikator check engine di Yamaha Mio Soul GT dan Mio J nyala terus. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata kabel speedometer yang putus. Ciri–cirinya lampu indikator check engine menyala tanpa berkedip, dan jarum speedometer tidak bergerak,” jelas Abdul Rokhim.

Lanjut Abdul Rokhim, dia juga pernah menemui masalah lampu check engine menyala dan kedap–kedip saat mesin dihidupkan.

Tetapi motor tetap berjalan normal dan berfungsi seperti biasanya. Ini menurutnya karena faktor aki yang tekor.

Langkah yang harus ditempuh adalah dengan mendatangi bengkel resmi dan memeriksakan kondisi tersebut.

“Biasanya akan langsung didiagnosa ECU motor dan akan ketemu penyakitnya”.

Kode MIL di ECU Motor Matic Yamaha

Kode MIL speedometer Yamaha

Speedometer Yamaha Lexi (Foto: Carmudi)

Berikut adalah kode kerusakan motor matic Yamaha saat proses diagnosa. Dari kode nomor yang dikeluarkan, bisa langsung terjawab kendala yang terjadi di motor kalian.

NO

KODE

DIAGNOSA

112Cranksaft Position Sensor, atau dalam motor sistem karbu sering disebut “pulser”
213Intake Pressure Sensor terlepas atau terjadi hubungan arus pendek
314Intake Pressure Sensor tersumbat
415Throttle Position Sensor (TPS), terlepas atau terjadi hubungan arus pendek.
516Throttle Position Sensor (TPS) macet
619Side Stand Switch, standar samping patah atau lepas
722Intake Temperature Sensor lepas atau terjadi hubungan arus pendek
824O2 Sensor
928Engine Temperature Sensor
1037ISC Valve macet pada posisi terbuka
1139Injector
1242Speed Sensor
1344EEPROM Error
1446Power Suply ke Fuel Injector
1550Rusaknya Memori ECU
1661ISC tidak bekerja.
1779Terlalu banyak udara masuk

Semoga informasi ini bisa membantu dan memudahkan dalam menganalisa dan mendiagnosa kerusakan motor matic Anda. Namun yang pastinya, punya motor matic dengan sistem injeksi harus rajin dan telaten dalam hal perawatan.

Minimal ganti oli mesin setiap bulannya dengan jenis oli yang sesuai kebutuhan mesin. Cara ini tentu akan menjaga keawetan mesin motor Anda.

 

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 56,859