Toyota Hilux Akan Dijejali Teknologi Mild Hybrid

Melbourne – Toyota Hilux keluaran terbaru nantinya akan dibekali dengan teknologi mild hybrid, sehingga membuatnya lebih ramah lingkungan dan hemat bahan bakar.

Toyota Australia sebagaimana diberitakan Carexpert, Selasa (27/6/2023) telah mengonfirmasi bakal menyematkan teknologi baru tersebut di model pikapnya mulai 2024.

Teknologi tersebut menggabungkan antara mesin berkapasitas 2.8 liter empat silinder turbo diesel dan transmisi otomatis enam percepatan dengan baterai 48 volt, generator motor listrik kecil serta komponen lainnya.

Toyota Hilux mild hybrid

Toyota Hilux dengan teknologi mild hybrid muncul 2024 (Foto: Carexpert)

Belum ada konfirmasi detail dari pabrikan, apakah tenaga dan torsi Hilux baru mengalami peningkatan atau tidak.

Sebagai gambaran, model Hilux berkode mesin 1GD-FTV dengan kapasitas 2.8 liter turbo diesel yang saat ini masih dipasarkan memiliki kemampuan mengeluarkan daya sekuat 201 hp pada 3.400 rpm dan torsi 420 Nm pada rentang 1.400-3.400 rpm.

Lebih lanjut, walaupun soal tenaga belum dibeberkan, tapi pabrikan mengklaim hasil kolaborasi mesin konvensional dengan teknologi mild hybrid mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar sekira 10 persen berkat sistem stop/start dan mengurangi kebisingan, getaran dan kekerasan atau Noise, Vibration, and Harshness (NVH).

“Kami terus berupaya mengurangi konsumsi bahan bakar kendaraan kami untuk membantu mengurangi biaya berkelanjutan bagi pelanggan, serta membantu mengurangi dampak lingkungan. Penambahan teknologi 48 volt ke lini kendaraan terlaris kami akan berkontribusi untuk ini,” kata Sean Hanley, Vice President of Sales, Marketing and Franchise Operations Toyota Australia.

Toyota Hilux mild hybrid

Toyota Hilux dengan teknologi mild hybrid (Foto: Carexpert)

“Teknologi baru ini tidak hanya akan meningkatkan konsumsi bahan bakar, tetapi pelanggan juga akan mendapatkan keuntungan dari peningkatan kinerja onroad dan offroad, membuat Hilux semakin menarik untuk perjalanan akhir pekan atau perjalanan jauh ke pedalaman,” sambungnya.

Toyota kabarnya akan menyematkan teknologi mild hybrid di Hilux tipe 4×4 SR5 dan Rogue, serta opsional untuk tipe dual-cab 4×4 SR.

Disampaikan pula bahwa nantinya Toyota tidak akan menyebutkan Hilux dengan sistem hybrid seperti yang dilakukan oleh kebanyakan pabrikan dengan produk mild hybrid mereka, melainkan menyebutnya sebagai Toyota Hilux dengan teknologi 48 volt.

Ini kemungkinan untuk menghindari kebingungan di kalangan pelanggan saat menentukan pilihan mobil dengan teknologi mild hybrid atau full hybrid yang menjanjikan penghematan bahan bakar lebih besar.

Penulis: Santo Sirait

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,502

Mengenal Sistem Mild Hybrid 48V Toyota, Bakal Dipakai Fortuner Terbaru?

Jakarta — Bukan hanya Suzuki, tapi Toyota rupanya juga punya sistem elektrifikasi mild hybrid yang baru-baru ini justru sedang berusaha diperkenalkannya. 

Sistem tersebut bernama 48V System yang diperuntukkan bagi mesin-mesin turbo diesel mobil Toyota.

Mengenal Sistem Mild Hybrid 48V Toyota, Bakal Dipakai Fortuner Terbaru?

(Foto: Toyota)

Dalam video yang diunggah akun YouTube Toyota Global, 4 September 2023, sistem ini diketahui memiliki tiga komponen utama yang terdiri dari motor/generator 48 volt, DC-DC converter, dan baterai 48-volt.

Kehadiran sistem ini memiliki tujuan memaksimalkan starting performance, fuel efficiency, dan driving performance seperti halnya saat mobil menyeberangi genangan air.

Cara Kerja Sistem Mild Hybrid 48V Toyota

Sistem mild hybrid ini memiliki infrastruktur yang lebih ringkas dibandingkan dengan sistem Toyota Hybrid System (THS).

Oleh karena itu bakal lebih mudah bagi pabrikan untuk menyematkannya pada powertrain yang sudah ada.

Keberadaan sistem mild hybrid 48V pun diharapkan mampu memaksimalkan pengalaman berkendara mulai dari di perkotaan hingga medan off road.

Contohnya, ketika mobil mesti menghadapi situasi lalu lintas stop and go, mobil bisa lebih halus dalam berakselerasi (starting performance).

Ketika menjalankan fungsi engine start/stop, sistem mild hybrid 48V menggunakan belt drive untuk menggerakkan mesin sehingga vibrasi lebih minim dibandingkan penggunaan gear drive.

Sementara itu, perannya pada aspek penghematan bahan bakar (fuel efficiency) terdapat pada fungsi regenerative pada saat mobil deselerasi.

Energi yang ditampung di dalam baterai kemudian digunakan untuk membantu mobil berakselerasi. 

Tak kalah penting, sistem mild hybrid ini juga dipersiapkan menopang performa berkendara (driving performance) mobil-mobil turbo diesel Toyota yang wujudnya Sport Utility Vehicle (SUV).

Terutama ketika mobil mesti melewati jalan off road berupa genangan air.

Toyota menyampaikan, belt yang digunakan pada sistem mild hybrid ini menggunakan rancangan yang meminimalisir hilangnya friksi ketika kondisinya basah. 

Penempatan komponen-komponen elektrifikasinya juga dibuat agar tidak gampang tenggelam.

Misalnya, motor/generator 48 volt yang berada di kap mesin ditaruh pada posisi yang tinggi.

Sedangkan untuk DC-DC converter dan baterai 48 volt ditaruh di dalam kabin biar tak mudah terkena air.

Klaimnya sistem mild hybrid ini masih aman ketika mobil harus menyeberangi air setinggi 700 mm dengan kecepatan rendah.

Digunakan pada Mesin 1GD-FTV

mobil suv 2022

Toyota Fortuner 2.8L dengan mesin 1GD-FTV. (Foto: Carmudi/Mada Prastya)

Diketahui bahwa Toyota telah mengaplikasikan sistem mild hybrid 48V ini pada mesin 1GD-FTV Land Cruiser Prado terbaru khususnya untuk pasar negara Australia dan Eropa Barat.

Kode mesin 1GD-FTV mungkin sudah tak asing bagi beberapa kalangan sebab juga digunakan pada Fortuner 2.800 cc di Indonesia.

Penulis: Mada Prastya
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 819