Biaya, Syarat, dan 6 Fakta SIM B1

Masyarakat yang hendak membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) golongan B1 ada baiknya mengetahui biaya, syarat, dan hal lain yang diperlukan untuk bisa mendapatkannya.

SIM

Masyarakat yang hendak membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) golongan B1 ada baiknya mengetahui biaya, syarat, dan hal lain yang diperlukan untuk bisa mendapatkannya. (Foto: Ilustrasi)

Diketahui, SIM itu sendiri merupakan dokumen yang wajib dimiliki oleh para pengemudi kendaraan bermotor.

Hal itu tertuang dalam Pasal 77 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis Kendaraan Bermotor yang dikemudikan,” tulis pasal tersebut.

Kebutuhan untuk memiliki sebuah SIM makin krusial bagi masyarakat yang berprofesi di belakang lingkar kemudi.

Dalam hal ini contohnya adalah para sopir kendaraan penumpang atau barang. Tak jarang kepemilikan SIM B1 menjadi persyaratan untuk bisa melamar pekerjaan sopir tersebut.

Truk engkel pakai ban belakang single (Foto: Hinoline)

(Foto: Hinoline)

Dalam ulasan kali ini, Carmudi akan menjabarkan beberapa fakta tentang SIM B1, mulai dari biaya hingga syarat pembuatannya.

1. Perbedaan SIM B1 dan B2

Perbedaan antara SIM B1 dan B2 bisa dilihat dalam Pasal 20 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

SIM B1 berlaku untuk mengemudikan mobil penumpang atau barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg.

SIM B2 berlaku untuk mengemudikan kendaraan alat berat, kendaraan penarik, atau kendaraan bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan perseorangan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kg.

Berdasarkan penjelasan tersebut, SIM B2 tampak membutuhkan keterampilan yang lebih tinggi dari pada B1. Hal tersebut mengingat jenis kendaraannya yang lebih kompleks dan berat.

Perbedaan tersebut juga memengaruhi beberapa hal lain, seperti persyaratan atau biaya pembuatannya.

2. Biaya Pembuatan SIM B1

Biaya pembuatan SIM secara keseluruhan tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di Polri.

Diketahui, biaya penerbitan baru SIM B1 adalah sebesar Rp120 ribu sedangkan untuk biaya perpanjangan masa berlaku adalah Rp80 ribu.

Hal itu artinya biaya pembuatan atau perpanjangan SIM B1 sama dengan dengan golongan A dan B2.

Informasi lebih detail mengenai biaya pembuatan dan perpanjangan SIM B1 serta golongan lainnya bisa dilihat pada tabel di bawah ini.

Penerbitan SIM Baru

  • Rp120 Ribu = A, A Umum, B1, B1 Umum, B2, B2 Umum
  • Rp100 Ribu = C, C1, C2
  • Rp50 Ribu = D, D1
  • Rp250 Ribu = Internasional

Perpanjangan SIM

  • Rp80 Ribu = A, A Umum, B1, B1 Umum, B2, B2 Umum
  • Rp75 Ribu = C, C1, C2
  • Rp30 Ribu = D, D1
  • Rp225 Ribu = Internasional

Adapun biaya yang disebutkan di atas baru sebatas PNBP semata, belum termasuk biaya lainnya, seperti tes kesehatan atau asuransi.

3. Syarat Umur Pembuatan SIM B1

Pada umumnya masyarakat mengetahui usia bagi seseorang untuk mengajukan pembuatan SIM A atau C adalah 17 tahun.

Namun, beda halnya batas minimum usia untuk pembuatan SIM B1 yang dipatok 20 tahun.

Sementara itu, batas usia minimum untuk pembuatan SIM B2 adalah 21 tahun.

Hal tersebut diatur dalam Pasal 81 Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dalam pasal yang sama ditegaskan bahwa untuk mendapatkan sebuah SIM maka setiap orang harus memenuhi persyaratan usia, administratif, kesehatan, dan telah lulus ujian.

4. Syarat Administrasi SIM B1

Persyaratan administrasi untuk membuat SIM golongan B1 pun agak berbeda dengan SIM A atau C.

Diketahui, pemohon SIM B1 harus sudah memiliki SIM A sekurang-kurangnya 12 bulan.

Sementara itu, untuk pemohon SIM B2 harus sudah memiliki SIM B1 minimal 12 bulan.

Hal tersebut tertuang dalam Pasal 81 Ayat 6 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Persyaratan administrasi lainnya yang juga harus dipenuhi, antara lain pemohon harus memiliki identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), melakukan pengisian formulir, dan rumusan sidik jari.

5. Bisa Digunakan untuk Nyetir Mobil Biasa

Salah keuntungan memiliki SIM B1 ialah bisa digunakan untuk mengendarai kendaraan lain yang sejatinya membutuhkan golongan SIM setara atau di bawahnya.

Sebagai contoh, SIM B1 bisa digunakan untuk mengendarai kendaraan yang membutuhkan SIM golongan A.

Kemudian SIM B1 Umum juga bisa digunakan untuk mengendarai kendaraan yang butuh SIM B1, SIM A, SIM A Umum, atau SIM B1.

Hal serupa juga berlaku untuk mereka yang memiliki SIM B2.

Semua itu diatur dalam Pasal 84 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dengan kefleksibelan seperti itu, mereka yang berprofesi sebagai sopir profesional jadi memiliki kesempatan lebih besar untuk mengendarai berbagai jenis kendaraan.

Tanpa mengharuskannya untuk mengajukan golongan SIM lain yang secara teori kelasnya berada di bawah B1.

6. Lokasi Pembuatan SIM B1

Berdasarkan informasi, pembuatan SIM B1 dapat dilakukan di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM masing-masing daerah.

Tergantung dari domisili pada KTP calon pemohon SIM tersebut. Dengan kata lain pembuatan SIM B1 tidak bisa dilakukan di layanan SIM keliling atau semacamnya.

Ilustrasi Pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan C

(Foto: Carmudi)

Kesimpulan

Dapat disimpulkan bahwa SIM B1 merupakan syarat yang harus dimiliki oleh seseorang jika ingin mengendarai kendaraan mobil penumpang atau barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg.

Terdapat beberapa persyaratan penting untuk mengajukan SIM B1, di antaranya persyaratan usia yang minimalnya adalah 20 tahun.

Hal ini berbeda dengan persyaratan usia SIM A atau SIM C yang minimalnya 17 tahun.

SIM B1 Bisa untuk Mobil Pribadi?

Salah satu keuntungan memiliki SIM B1 ialah bisa digunakan untuk mengemudikan kendaraan yang membutuhkan golongan SIM di bawahnya.

SIM B1 bisa digunakan untuk mengemudikan kendaraan yang membutuhkan SIM A.

Bukan tanpa aturan, hal yang menjadi landasannya adalah Pasal 84 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Berapa Biaya SIM B1 Nembak?

Biaya pembuatan SIM B1 “nembak” tentunya akan lebih mahal dibandingkan dengan biaya langsung yang hanya Rp120 ribu saja (hanya PNBP).

Walaupun cara “nembak” menggiurkan, tapi tidak disarankan untuk dilakukan karena menyimpang dari prosedur yang sudah ditetapkan.

Perbedaan SIM B1 dan B2?

Menurut undang-undang, SIM B1 dan B2 dibedakan berdasarkan jenis dan bobot kendaraannya

SIM B1 berlaku untuk mengemudikan mobil penumpang atau barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg.

SIM B2 berlaku untuk mengemudikan kendaraan alat berat, kendaraan penarik, atau kendaraan bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan perseorangan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kg.

Penulis: Mada Prastya
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 9,242

Syarat dan Cara Perpanjang SIM C Terbaru Tahun 2023, Lengkap

Bagi pengguna kendaraan motor yang masa berlaku SIM-nya akan habis, tentu harus mengetahui syarat memperpanjang SIM C terbaru 2023.

Seperti diketahui, SIM di Indonesia terdiri dari berbagai jenis.

Selain SIM C untuk pengguna motor, ada juga SIM A yang harus dimiliki setiap pengguna mobil.

Untuk pengguna kendaraan yang termasuk penyandang disabilitas, wajib memiliki SIM D.

Perpanjangan SIM hingga 6 Januari 2018. Foto/Ilustrasi.

Syarat perpanjang SIM C terbaru 2023 perlu diketahui pengguna motor. (Foto: Ilustrasi)

Kepemilikan SIM telah diatur dalam Peraturan Kepolisian (Perpol) No. 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM.

Sebagian besar masyarakat di Tanah Air cenderung menggunakan motor untuk beraktivitas sehari-hari.

Hindari tidak membawa SIM C saat berkendara dengan kendaraan ini karena bisa mendapatkan sanksi dari pihak kepolisian.

Sanksi ini juga berlaku bagi pengguna motor yang masa berlaku SIMnya habis.

Sebagai informasi, masa berlaku SIM hanya lima tahun.

Sebelum mencapai batas waktu hari terakhir, setiap pemilik SIM wajib melakukan perpanjangan.

Jika telat satu hari saja, maka SIMnya dianggap sudah mati alias tidak bisa digunakan maupun diperpanjang.

Pemilik SIM ini harus membuat SIM baru lagi.

Syarat Perpanjang SIM C Terbaru 2023

Ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan sebagai syarat memperpanjang SIM C saat ini.

Berdasarkan penelusuran Carmudi, berikut ini adalah dokumen-dokumennya.

Surat Izin Mengemudi (SIM) Golongan C Motor

Tampilan SIM C. (Foto: Carmudi)

  • SIM C lama.
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Hasil Pemeriksaan Kesehatan (RIKKES) jasmani.
  • Hasil tes psikologi.
  • Pas foto dengan latar belakang warna biru (bukan foto selfie).
  • Foto tanda tangan di atas kertas polos dengan tinta tebal.

Perlu diketahui, perpanjang SIM C dapat dilakukan 90 hari sebelum masa berlakunya habis.

Selain itu, ada syarat pas foto di atas yang juga harus dipenuhi, seperti tidak menggunakan kacamata, tidak memakai baju dan hijab berwarna biru bagi perempuan yang memakainya, serta tidak memakai topi ataupun peci untuk laki-laki.

Aturan tidak memakai baju dan hijab biru ini bertujuan untuk mencegah warna tersebut sama dengan latar belakang yang dapat membuat hasil pas foto jadi kurang jelas.

Setelah semua syarat di atas terpenuhi, Carmudian bisa melakukan perpanjang SIM C.

Sebelum itu, Carmudian perlu menyiapkan bujet cukup untuk memperpanjang SIM tersebut.

Tak perlu khawatir, biaya untuk memperpanjang SIM C tidak terlalu mahal bagi semua kalangan masyarakat, yakni Rp75 ribu per penerbitan.

Cara Perpanjangan SIM C 2023

Saat ini, pengguna motor yang ingin perpanjang SIM C tidak perlu datang ke kantor Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) terdekat.

Cara Perpanjang SIM Online (1)

Cara perpanjang SIM secara online. (Foto: Korlantas Polri)

Mereka bisa memperpanjang SIM ini secara online melalui aplikasi Digital Korlantas Polri.

Aplikasi ini bisa Carmudian unduh secara gratis di App Store maupun Google Play Store.

Berikut ini tahap-tahap memperpanjang SIM lewat aplikasi Digital Korlantas Polri.

  1. Unduh aplikasi Digital Korlantas Polri terlebih dahulu jika belum.
  2. Jika sudah, buka aplikasi tersebut dan lakukan registrai dengan mengisi nomor ponsel. Setelah itu, Carmudian akan menerima kode OTP.
  3. Masukkan kode tersebut di aplikasinya.
  4. Kemudian, buat PIN dan konfirmasi PIN.
  5. Selanjutnya, lengkapi profile dengan mengisi Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama, dan email. Carmudian akan mendapat email untuk mengaktifkan akun.
  6. Setelah itu, Carmudian verifikasi e-KTP dengan melakukan foto liveness.
  7. Pastikan Carmudian sudah menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan untuk memperpanjang SIM C dalam bentuk soft copy.
  8. Carmudian bisa melakukan tes RIKKES jasmani di situs web erikkes.id. Untuk lakukan tes psikologi, di situs web app.eppsi.id. Sebagai catatan, khusus situs web untuk tes psikologi ini, hanya dapat diakses di smartphone berbasis Android atau iPhone.
  9. Jika sudah, Carmudian dapat mengajukan permohonan perpanjang SIM dengan memilih menu SIM, lalu pilih perpanjangan SIM.
  10. Unggah semua dokumen yang sudah dipersiapkan sebelumnya untuk memperpanjang SIM C.
  11. Setelah itu, pilih Satpas penerbit.
  12. Kemudian, masukkan nomor rekening pengembalian dana jika pengajuan perpanjang SIMnya ditolak karena dokumen tidak memenuhi persyaratan.
  13. Pilih metode pengiriman atau pengambilan. Jika memilih metode pengiriman dengan Pos Indonesia, masukkan alamat pengiriman.
  14. Lakukan pembayaran lewat virtual account BNI.
  15. Setelah melakukan pembayaran, Carmudian bisa memeriksa status transaksi di menu transaksi.
  16. Carmudian tinggal menunggu SIMnya jadi.
  17. Jika SIM sudah diterima, Carmudian bisa mengisi indeks kepuasan pelanggan di aplikasi.

Golongan SIM C

Mungkin belum banyak yang tahu bahwa SIM C terdiri dari tiga golongan, yaitu C, CI, dan CII. Berikut detailnya.

  • SIM C adalah SIM untuk pengguna motor yang mempunyai kapasitas mesin hingga sebesar 250 cc.
  • SIM CI adalah SIM untuk pengguna motor yang mempunyai kapasitas mesin di atas 250 cc hingga 500 cc.
  • SIM CII adalah SIM untuk pengguna motor dengan kapasitas mesin di atas 500 cc.

Sebagai informasi, SIM CI dan CII juga diperuntukan untuk pengguna motor listrik.

Fungsi SIM

Sebagian besar orang mungkin hanya tahu SIM perlu dimiliki pengguna kendaraan agar bisa berkendara secara legal di jalan.

SIM memiliki fungsi-fungsi yang mungkin dibutuhkan mereka sebagai berikut.

SIM

SIM C dikenai biaya perpanjang Rp75 ribu. (Foto: Ilustrasi)

Bukti Kompetensi Mengemudi Pengguna Kendaraan

Carmudian bisa menggunakan SIM untuk menunjukkan kompetensi mengemudi.

Seperti diketahui, mendapatkan SIM tidaklah mudah alias sulit. Ada beberapa syarat dan tes yang harus dijalani untuk mendapatkannya.

Tes ini meliputi tes teori dan praktik. Untuk tes teori sendiri, menilai pemohon SIM dari segi pengetahuan tekait dengan aturan lalu lintas dan perilaku berkendara di jalan.

Sementara itu, tes praktik menilai kemampuan berkendara pemohon tersebut.

Pada umumnya, untuk tes satu ini, pemohon SIM akan dites berkendara di jalan yang lurus, tanjakan, zig zag, dan parkir paralel.

Kartu Identitas

Fungsi selanjutnya dari SIM yaitu sebagai kartu identitas di mana memuat informasi pengguna kendaraan secara lengkap.

Cara Perpanjang SIM Online

Fungsi SIM. (Foto: Carmudi)

Umumnya, SIM memuat informasi pengguna mulai dari nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, jenis kelamin, jenis SIM, hingga masa berlaku SIMnya.

Memberikan Data Pendukung

Data pengguna SIM bisa digunakan untuk mendukung suatu kegiatan penyelidikan atau identifikasi forensik kepolisian.

Selain itu, SIM juga bisa digunakan sebagai pengganti KTP untuk registrasi tertentu.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 27,436

Ketahui Jenis, Syarat, dan Tahap Pembuatan SIM C 2023-

Setiap pengguna kendaraan bermotor wajib mempunyai SIM (Surat Izin Mengemudi). Untuk pengguna motor, wajib memiliki SIM C. Adapun jenis SIM C yang perlu diketahui.

Sebagian besar masyarakat di Indonesia menggunakan motor untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari, khususnya yang tinggal di perkotaan di mana sering terjadi kemacetan.

Perpanjangan SIM hingga 6 Januari 2018. Foto/Ilustrasi.

SIM C terdiri dari beberapa jenis. (Foto: Ilustrasi)

SIM C pun diperlukan agar Carmudian bisa mengendarai motor secara legal di jalan. Jika tidak mempunyai SIM tersebut, Carmudian dianggap melanggar aturan yang berlaku dan bisa terkena sanksi dari kepolisian.

Perlu diketahui, kepemilikan SIM telah diatur dalam Perpol (Peraturan Kepolisian) No. 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM. Pada Perpol ini, diatur juga soal persyaratan yang wajib dipenuhi masyarakat saat ingin membuat SIM.

Sejarah dan Fakta Menarik SIM

Mungkin ada dari Carmudian yang penasaran dengan awal mula keberadaan SIM. Dilansir dari berbagai sumber, SIM pertama di dunia diperkenalkan pada 1893 silam. SIM ini diperkenalkan di Paris, Prancis.

Pegawai negeri sipil tertinggi di departemen kepolisian Seine di Paris, Louis Lepine, adalah pencetus SIM. Menurut Louis, banyaknya mobil baru di jalan-jalan Paris jadi alasan perlunya beberapa pengaturan.

Lantas, siapa orang pertama yang mempunyai SIM? Orang itu adalah Karl Benz yang dikenal sebagai pecipta mobil pertama di dunia.

Ia membuat mobil pertama yang diberi nama Benz Patent Motorwagen di tahun 1885. Menariknya, pembuatan SIM oleh Karl Benz dipicu protes banyak orang yang mengeluhkan bau dan suara dari mobilnya tersebut.

Adapun perempuan pertama yang memiliki SIM yaitu istri bangsawan Uzès. Ia juga orang pertama yang mendapat tilang pada 1898.

Seiring berkembangnya dunia transportasi, Inggris jadi negara pertama yang memberlakukan kewajiban kepemilikan SIM untuk pengguna kendaraan di tahun 1904.

Selain itu, ada fakta menarik lain terkait SIM. Jika SIM saat ini berbentuk kartu, dulunya berbentuk surat.

SIM lama

Tampilan SIM lawas. (Foto: Instagram @tukangpulas_asli)

Ini berdasarkan postingan dari akun Instagram @tukangpulas_asli. Dalam postingannya ini, ditunjukkan foto SIM model lama. Terlihat SIM tersebut merupakan milik J.M.B. Josstan-Sehleper yang lahir di Amsterdam, Belanda, pada 14 Mei 1896.

Ia membuat SIM ini pada 1935 di Semarang, Jawa Tengah di mana SIMnya berlaku sampai 1940. Dengan demikian, SIM lama memiliki persamaan dengan SIM model sekarang, yaitu punya masa berlaku lima tahun.

Pada sisi bagian lain surat yang jadi model SIM lama, terdapat penjelasan dalam Bahasa Belanda yang artinya “Surat izin untuk mengendarai sepeda motor yang diperlukan sebagai transportasi”.

Tulisan ini pun jadi penegas bahwa surat tersebut merupakan SIM.

Jenis SIM C

Sebelum membuat SIM C, Carmudian sebaiknya ketahui jenis-jenisnya terlebih dahulu. Berdasarkan penelusuran Carmudi, SIM untuk motor ini akan terbagi jadi tiga jenis, yaitu C, C1, dan C2 yang disesuaikan dengan kapasitas isi silinder.

Perlu diketahui juga, SIM C1 dan C2 diperuntukan bagi pengguna motor listrik. Selain itu, pihak Polri berencana akan menerapkan kenaikan SIM C ke C1.

Berikut ini adalah detail penjelasan mengenai SIM C, C1, dan C2 berdasarkan Perpol No. 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM pada pasal 3 ayat 2.

SIM C

SIM ini wajib dimiliki pengguna motor yang memiliki mesin dengan kapasitas sampai 250 cc. Adapun beberapa model motornya seperti Honda Beat, Honda Genio, Yamaha Lexi, Yamaha Freego, dan lain-lain.

Adapun usia minimal pemohon yang ingin mendapatkan SIM C, yaitu 17 tahun. Pada umumnya, usia ini adalah usia pelajar di tingkat SMA (Sekolah Menengah Atas).

Mengenai biaya pembuatan SIM C, tidak ada kenaikan dari tahun sebelumnya. Biayanya cukup terjangkau bagi semua kalangan masyarakat.

Biaya pembuatan SIM tersebut adalah Rp100 ribu. Jika pemohon ingin melakukan tes kesehatan di Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM), akan dikenai biaya tambahan Rp25 ribu.

Ada juga biaya asuransi Rp30 ribu. Jika ditotal, biaya yang harus disiapkan pemohon untuk membuat SIM C yakni Rp155 ribu. Jika ingin perpanjang SIM ini, biayanya lebih murah. Pemohon cukup membayar Rp75 ribu.

SIM C1

SIM satu ini berlaku untuk pengendara motor yang mempunyai kapasitas mesin di atas 250 cc sampai 500 cc. Model-model motornya seperti Honda X-ADV, Vespa GTS Super Tech 300, dan sebagainya.

SIM ini juga berlaku bagi motor sejenis yang menggunakan tenaga listrik. Usia minimal bagi yang ingin mendapatkan SIM C1 adalah 18 tahun.

Selain itu, bagi pemohon yang ingin mendapatkan kenaikan ke SIM C1 harus memiliki SIM C di mana sudah digunakan selama 12 bulan sejak diterbitkan.

Sama seperti SIM C, biaya pembuatan SIM C1 adalah Rp100 ribu, di luar biaya tes kesehatan di Satpas dan asuransi.

Untuk biaya perpanjang SIM C1, pemohon dikenai Rp75 ribu, sama seperti SIM C.

SIM C2

Selanjutnya, SIM C2 untuk pengguna motor yang mempunyai mesin dengan kapasitas di atas 500 cc. Model motornya seperti Harley-Davidson Road King, Harley-Davidson Road Glide, dan lainnya.

Pemohon harus berusia paling minimal 19 tahun untuk mendapatkan SIM ini. Sama seperti SIM CI, SIM C2 juga berlaku untuk motor sejenis yang menggunakan daya listrik.

Dengan demikian, setiap pengguna motor listrik harus memiliki SIM minimal CI. Untuk biaya pembuatan SIM C2, sebesar Rp100 ribu dan Rp75 ribu untuk biaya perpanjang SIM tersebut.

Sama seperti SIM jenis-jenis lainnya, biaya pembuatan SIM ini di luar biaya asuransi dan tes kesehatan di Satpas. Pemohon yang ingin mendapat kenaikan ke SIM C2 harus memiliki SIM CI di mana sudah digunakan selama 12 bulan sejak diterbitkan.

Perlu diingat, Carmudian jangan pernah membuat SIM C nembak. Membuat SIM nembak sudah menjadi rahasia umum.

Meski lebih cepat dan efektif, untuk membuat SIM ini, membutuhkan biaya yang besar. Pemohon akan dikenai biaya yang bervariasi mulai sekitar Rp500 ribu hingga Rp1 juta untuk penerbitan satu SIM C.

Harga ini tentu lebih mahal jika dibandingkan biaya resmi membuat SIM tersebut. Meski demikian, masih ada orang yang memilih SIM C nembak hingga saat ini.

Proses pembuatan SIM tersebut tinggal memberi KTP lewat aplikasi chatting. Namun, pemohon harus tetap datang ke Satpas untuk mengikuti ujian teori yang sifatnya formalitas.

Setelah itu, pemohon melakukan pemotretan untuk SIM C. Biasanya, pemohon sudah mendapat SIM tersebut di hari itu juga.

Selain yang sudah disebutkan di atas, ada syarat-syarat lain yang juga harus dipenuhi untuk mendapatkan SIM C sebagai berikut.

Cara Perpanjang SIM Online

Ada syarat membuat SIM C di Indonesia. (Foto: Carmudi)

Kesehatan

Carmudian juga harus memenuhi syarat kesehatan yang berlaku dari kepolisian. Sebelum membuat SIM C, setiap pemohon wajib melaporkan kesehatan jasmani serta rohani.

Berikut ini beberapa tes kesehatan yang wajib diikuti untuk memenuhi syarat.

Jasmani

  • Penglihatan: Tes baca huruf dengan jarak.
  • Pendengaran: Tes suara.
  • Fisik.

Rohani

  • Kemampuan Kognitif.
  • Kemampuan Psikomotorik.
  • Kepribadian.

Untuk tes kesehatan rohani, harus diperiksa oleh dokter umum atau dokter Polri yang sudah mendapatkan rekomendasi dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri atau Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah.

Nantinya, Carmudian akan mendapat surat keterangan dari dokternya di mana bisa berlaku selama 14 hari sejak diberikan. Tak ketinggalan, biasanya juga ada tes psikologi dari Psikolog Polri atau di luar Polri yang telah mendapatkan rekomendasi.

Untuk tes ini, dapat digunakan dalam waktu enam bulan sejak diberikan oleh yang bersangkutan.

Syarat Dokumen untuk Membuat SIM C

Adapun beberapa dokumen yang juga harus dipenuhi pemohon untuk membuat SIM C.

  • Formulir pendaftaran SIM yang sudah diisi secara manual atau elektronik.
  • Fotokopian KTP (Kartu Tanda Penduduk) untuk WNI (Warga Negara Indonesia) atau dokumen imigrasi untuk WNA (Warga Negara Asing).
  • Pasfoto berukuran 3×4.
  • Fotokopian sertifikat pendidikan dan pelatihan mengemudi yang dikeluarkan oleh sekolah mengemudi dengan akreditasi minimal enam bulan sejak diterbitkan.
  • Fotokopian surat izin kerja dari kementerian di bidang ketenagakerjaan untuk WNA yang kerja di Indonesia.
  • Bukti pembayaran penerimaan negara bukan pajak.
  • Rekaman biometri berupa sidik jari dan/atau pengenalan wajah dan retina mata.

Tahapan Membuat SIM C

Jika sudah memenuhi semua syarat di atas, Carmudian sudah bisa membuat SIM C. Carmudi telah rangkum langkah-langkah membuat SIM C.

Begini Jadinya Kalau Pemohon Smart SIM Pakai Baju atau Jilbab Biru (Foto: Instagram/@ @polantasindonesia)

Jangan pakai baju biru untuk membuat SIM. (Foto: Instagram @polantasindonesia)

  • Carmudian harus memakai pakaian dan sepatu yang rapi sebelum pergi ke polres untuk membuat SIM C. Jangan pakai pakaian berwarna biru untuk membuat SIM ini.
  • Siapkan semua dokumen yang dibutuhkan untuk membuat SIM C di mana sudah disebutkan di atas. Sebagai catatan, Carmudian siapkan pasfoto 3×4 serta fotokopi KTP sebanyak empat lembar.
  • Jika sudah, Carmudian kumpulkan semua dokumennya di map biru.
  • Setelah itu, datangi polres terdekat.
  • Kunjungi loket pendaftaran dan letakkan map biru yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
  • Petugas loket tersebut akan memeriksa semua dokumen Carmudian.
  • Jika dianggap sudah memenuhi syarat, Carmudian bisa mengisi formulir permohonan pembuatan SIM C.
  • Carmudian juga akan diminta membayar uang administrasi di loket pembayaran.
  • Kemudian, petugas akan memanggil nama pemohon pembuat SIM C satu per satu untuk masuk ke ruang ujian teori.
  • Jika lulus tes ini, pemohon akan melakukan tes praktik. Tesnya berupa mengemudikan motor secara langsung.
  • Jika lulus tes praktik, pemohon bisa melakukan proses identifikasi, mulai dari pemotretan foto untuk SIMnya, tanda tangan, dan sidik jari.
  • SIM pemohon akan dicetak. Carmudian bisa mengambil SIMnya setelah petugas menyebut nama Carmudian.

Tahap Membuat SIM C Lewat Online

Korlantas Polri telah meluncurkan aplikasi mobile SIM Nasional Presisi atau Sinar untuk memberikan kemudahan pada masyarakat yang ingin membuat SIM, termasuk SIM C.

Aplikasi SINAR

Peembuatan SIM C bisa dilakukan lewat online. (Foto: Ilustrasi)

Dengan adanya aplikasi ini, proses pendaftaran dan ujian teori SIM bisa dilakukan di rumah atau secara online setelah seluruh persyaratan terpenuhi.

Pemohon nanti akan diminta memilih jadwal kedatangan ke Satpas untuk melakukan ujian praktik.

Adapun langkah-langkah membuat SIM C di aplikasi Sinar.

  • Unduh aplikasi Sinar terlebih dahulu.
  • Jika sudah, buka aplikasi tersebut dan daftar menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Pengaturan pengenalan wajah.
  • Kemudian, pilih jenis SIM C yang akan dibuat.
  • Bayar biaya pembuatan SIMnya sesuai instruksi.
  • Ikuti ujian teori.
  • Jika lulus, pemohon akan mendapat QR code.
  • Pilih lokasi dan jadwal ujian praktik.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 13,694

Syarat dan Cara Membuat SIM A Terbaru 2023

Setiap pengguna mobil diwajibkan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) A. Bagi yang ingin membuat SIM tersebut, terdapat syarat buat SIM A terbaru 2023.

Seluruh pengguna kendaraan wajib mempunyai SIM untuk berkendara di jalan. Ada berbagai jenis SIM di Indonesia.

Salah satu jenisnya adalah SIM A yang harus dimiliki para pengguna mobil. Lebih tepatnya, pengguna mobil dengan berat tidak lebih dari 3.500 kg.

Surat Izin Mengemudi (SIM) Golongan A Mobil

Tampilan SIM A yang wajib dimiliki pengguna mobil. (Foto: Carmudi)

Berdasarkan situs web Perpol, ada beberapa jenis kendaraan yang harus mempunyai SIM A, antara lain mobil penumpang perseorangan, mobil barang perseorangan, mobil penumpang umum, serta mobil barang umum. Selain itu, ada juga SIM C untuk pengguna motor.

Kedua SIM ini paling banyak dimiliki masyarakat di Tanah Air. Sebagai informasi, jenis SIM berdasarkan golongan kendaraan bermotor sudah diatur dalam Perpol No. 4 Tahun 2001. Seluruh jenis SIM yang ada mempunyai masa berlaku sama, yakni lima tahun.

Jika tidak memiliki SIM, Carmudian melanggar aturan yang berlaku dan akan terkena sanksi dari kepolisian. Kepemilikan SIM sudah diatur dalam Peraturan Kepolisian (Perpol) No. 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM.

SIM

SIM A wajib dimiliki pengguna mobil. (Foto: Ilustrasi)

Dalam Perpol ini, juga diatur terkait persyaratan yang wajib dipenuhi masyarakat yang ingin membuat SIM.

Syarat Membuat SIM A Terbaru 2023

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi Carmudian yang ingin membuat SIM A. Syarat-syaratnya tidaklah sulit. Berdasarkan penelusuran Carmudi, berikut adalah syarat membuat SIM A 2023 saat ini.

  • Berusia minimal 17 tahun.
  • Mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli yang masih berlaku bagi Warga Negara Indonesia (WNI) atau dokumen keimigrasian bagi Warga Negara Asing (WNA).
  • Memiliki sertifikat lulus pendidikan dan pelatihan mengemudi asli yang dikeluarkan sekolah mengemudi dengan akreditasi minimal enam bulan sejak diterbitkan.
  • Memiliki surat izin kerja dari Kementerian di bidang Ketenagakerjaan bagi WNA yang bekerja di Indonesia.
  • Dapat menunjukkan surat bukti sehat jasmani dan rohani dari dokter atau puskesmas terdekat.
  • Dapat melampirkan pas foto dengan latar belakang warna biru. Untuk perempuan, hindari memakai hijab berwarna biru, sedangkan untuk laki-laki, jangan menggunakan peci. Secara umum, jangan memakai topi dan kacamata. Pakai pakaian yang rapi dan sopan.
  • Memiliki bukti pembayaran penerimaan negara bukan pajak.

Selain itu, Carmudian yang ingin membuat SIM A perlu menyiapkan bujet. Untuk buat SIM tersebut, Carmudian harus siapkan bujet sebesar Rp120 ribu.

Angka ini belum termasuk untuk membayar biaya lain, seperti biaya asuransi dan cek kesehatan.

Untuk biaya asuransi sendiri, umumnya sebesar Rp30 ribu, sedangkan biaya cek kesehatan Rp25 ribu. Jika ditotal, berarti biaya membuat SIM A adalah Rp175 ribu.

Cara Membuat SIM A 2023

Setelah memenuhi syarat-syarat di atas, Carmudian sudah bisa membuat SIM A. Bagi yang belum tahu ataupun baru membuat SIM ini, berikut langkah-langkahnya.

Perpanjangan SIM hingga 6 Januari 2018. Foto/Ilustrasi.

Cara membuat SIM A. (Foto: Ilustrasi)

  • Sebelum ke Satpas, siapkan semua dokumen yang dibutuhkan untuk membuat SIM A, seperti fotokopi KTP, bukti pembayaran penerimaan negara bukan pajak, dan dokumen lain yang disebut di poin syarat di atas. Kemudian, masukkan ke dalam satu map.
  • Setelah itu, kunjungi kantor Satpas di hari kerja. Disarankan untuk datang lebih pagi guna menghindari antrean yang panjang. Selain itu, jangan memakai baju berwarna biru untuk keperluan foto pembuatan SIM A di Satpas.
  • Sesampainya di Satpas, Carmudian serahkan map berisi dokumen yang sudah disiapkan sebelumnya ke petugas.
  • Kemudian, petugas tersebut akan menyerahkan formulir permohonan pembuatan SIM A. Carmudian juga akan diminta membayar biaya membuat SIMnya.
  • Setelah formulir diisi dan bayar, Carmudian tunggu namanya dipanggil.
  • Setelah dipanggil, Carmudian akan diminta mengikuti ujian teori. Jika gagal, Carmudian akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti ujian ulang sampai tiga kali di waktu tertentu.
  • Jika lulus ujian teori, Carmudian dapat mengikut ujian praktik. Untuk SIM A, Carmudian akan diberikan tes mengemudikan mobil di berbagai medan jalan, seperti jalan sempit, tanjakan, serta parkir mundur, paralel, dan lain-lain.
  • Setelah dinyatakan lulus ujian praktik maupun teori, Carmudian bisa melakukan proses identifikasi, antara lain tanda tangan, foto wajah, hingga perekaman biometrik berupa sidik jari dan/atau pengenalan wajah maupun retina mata.
  • Setelah itu, Carmudian bisa tinggal menunggu SIM A jadi.

Adapun salah satu tips yang bisa dilakukan Carmudian agar pembuatan SIM A berjalan lancar, yaitu belajar dan berlatih terlebih dahulu sebelum membuat SIM tersebut.

Posisi duduk mengemudikan mobil

Carmudian bisa belajar mengemudikan mobil dulu untuk mendapat SIM A. (Foto: MMKSI)

Tips ini bisa Carmudian lakukan sendiri atau lewat kursus mengemudi mobil yang kompeten. Selain itu, Carmudian bisa menggunakan mobil sendiri saat tes praktik, khususnya yang terbiasa mengemudikan mobil matik.

Pada umumnya, mobil yang disediakan oleh pihak kepolisian untuk tes praktik menggunakan transmisi manual.

Syarat Perpanjang SIM A 2023

Di sisi lain, syarat memperpanjang SIM A tidak jauh berbeda dengan syarat membuat SIM tersebut. Berikut syarat memperpanjang SIM A.

Cara Perpanjang SIM Online

Syarat perpanjang SIM A. (Foto: Carmudi)

  • Menunjukkan SIM A asli yang akan diperpanjang.
  • Dapat menunjukkan surat keterangan sehat dari dokter (umumnya diperlukan untuk perpanjang SIM pertama kali).
  • Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) atau surat pernyataan tidak memiliki NPWP (jika diminta kepolisian setempat).
  • Menunjukkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) atau surat keterangan lainnya (jika diminta kepolisian setempat).

Tak lupa, Carmudian juga harus menyiapkan biaya untuk memperpanjang SIM A.

Perlu diketahui, biaya memperpanjang SIM ini berbeda dengan biaya membuatnya. Biaya memperpanjang SIM A lebih murah, yaitu Rp80 ribu. Sebagai catatan, biaya ini juga belum termasuk biaya asuransi serta cek kesehatan.

Cara Perpanjang SIM A 2023

Berikut langkah-langkah memperpanjang SIM A.

  • Carmudian pastikan sudah memakai baju yang rapi terlebih dahulu. Bisa memakai baju kemeja, celana panjang, dan sepatu (hindari memakai celana pendek dan sandal). Hal ini untuk mencegah Carmudian diusir dari tempat perpanjang SIM.
  • Setelah sampai di tempat perpanjang SIM, daftarkan diri di loket untuk mendapatkan nomor antrean.
  • Selain itu, Carmudian juga menyerahkan dokumen-dokumen yang disebut di poin syarat di atas pada petugas. Setelah itu, petugasnya akan memberikan formulir permohonan perpanjang SIM A.
  • Isi formulir tersebut sesuai dengan instruksi. Jika sudah, berikan formulirnya ke petugas dan tunggu nama Carmudian dipanggil.
  • Setelah dipanggil, Carmudian akan diminta untuk cek kesehatan. Di tahap ini, Carmudian akan diberikan tes penglihatan mata dengan melihat dua angka di kertas.
  • Setelah itu, Carmudian akan diminta menunggu kembali untuk melakukan proses pengambilan data yang biasanya tidak memakan waktu lama, mulai dari pengambilan foto, sidik jari, serta tanda tangan.
  • Langkah selanjutnya adalah membayar biaya memperpanjang SIM A. Setelahnya, Carmudian tinggal menunggu SIMnya selesai diperpanjang.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 17,619

Contoh Soal Tes SIM C Audio Visual Terbaru, Lengkap!

Mengetahui contoh soal tes SIM C sekaligus syarat atau biaya yang mesti disiapkan bisa jadi akan memuluskan usaha menuju kelulusan. Ujian teori SIM C itu sendiri saat ini menggunakan model audio visual yang menawarkan proses lebih ringkas.

Contoh Soal Tes SIM C

Suasana tes ujian teori SIM C (Foto: Satlantas Polres Ketapang)

Mesti diakui bahwa bahwa ujian SIM C bukan sesuatu yang mudah. Bahkan bagi mereka yang merasa sudah cukup mahir mengendarai sepeda motor. 

Ada berbagai tantangan yang harus dihadapi. Rasa grogi adalah salah satunya. Tapi tantangan paling besar adalah tidak mengetahui soal dan jawaban yang benar terutama untuk ujian teori.

Maka itu, kali ini Carmudi akan mengajak Anda mengetahui contoh soal tes SIM C versi terbaru. Ya, dalam beberapa tahun belakangan soal ujian teori SIM C memang mengalami perubahan.

Berdasarkan pengalaman, soal yang diberikan saat ini adalah model audio visual. Untuk menjawabnya, pemohon tinggal memilih “benar” atau “salah” dari pernyataan-pernyataan dalam soal tersebut. 

Tapi sebelum sampai pada pembahasan tersebut, tentunya ada beberapa hal lain yang juga mesti diketahui oleh para pemohon SIM C.

Apa Saja yang Dites Saat Buat SIM?

Ada tiga ujian untuk mendapatkan SIM, yakni ujian teori, ujian keterampilan melalui simulator, dan ujian praktik. Semua itu tertuang dalam Pasal 13 Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia No.5 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi.

Tapi dalam peraturan tersebut dikatakan bahwa ujian keterampilan melalui simulator belum tersedia untuk saat ini. Dengan begitu ujian yang berlaku hanyalah ujian teori dan ujian praktik.

Tidak semua pemohon harus menjalani kedua ujian tersebut. Pasalnya ujian hanya diberlakukan untuk pembuatan SIM baru, peningkatan golongan SIM, dan akibat pencabutan SIM atas dasar putusan pengadilan.

Dengan kata lain pemohon yang hendak mengajukan perpanjangan masa berlaku SIM tidak perlu mengikuti ujian.

Contoh Soal Tes SIM C Ujian Teori

(Foto: Satlantas Polres Ketapang)

Berapa Banyak Soal Tes SIM C?

Dari informasi yang dihimpun, ujian teori SIM C berisi 30 soal. Pemohon diberi waktu 15 detik untuk menjawab masing-masing soalnya.

Ujian teori SIM C yang digunakan saat ini dinamakan Audio Visual Integrated System (AVIS). Mayoritas soalnya berisi kejadian atau situasi di jalan raya yang kemudian dilengkapi dengan pernyataan dan pertanyaan.

Berapa Biaya Bikin SIM C 2023?

Biaya bikin SIM C adalah Rp100.000 untuk pembuatan SIM baru. Sedangkan biaya untuk perpanjangan masa berlaku SIM C adalah sebesar Rp75.000. Biaya tersebut berlaku untuk semua jenis SIM C (C, C I, dan C II).

Besarnya biaya tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 60 2021 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam sejumlah pemberitaan, pihak Kepolisian telah menegaskan biaya pembuatan SIM C pada bulan Agustus 2021 tak mengalami perubahan dari sebelumnya. Mengingat bulan ini mulai berlaku penggolongan SIM C, C I, dan C II.

Sekilas mengenai penggolongan SIM C tersebut:

  • SIM C: Untuk pengendara motor dengan mesin maksimal 250 cc
  • SIM C I: Untuk pengendara motor bermesin di atas 250 cc sampai 500 cc
  • SIM C II: Untuk pengendara motor bermesin di atas 500 cc

Peningkatan golongan dapat dilakukan secara bertahap. Misalnya dari C menjadi C I terlebih dahulu sebelum bisa naik tingkat ke C II. 

Contoh Soal Tes SIM C AVIS

Sekarang mari lihat beberapa contoh soal tes SIM C yang telah menggunakan model AVIS. Pada awalnya, pihak Kepolisian menyediakan latihan soal semacam ini di situs web NTMC Polri. Tapi belakangan halaman yang dimaksud sudah tidak bisa diakses. 

Adapun contoh soalnya adalah sebagai berikut.

Soal 1: Pengendara Sepeda Motor Harus Tetap Menggunakan Lajur Kiri

Soal 1 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 1

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara sepeda motor tersebut (tanda panah kuning)?

Soal 2: Sebentar Lagi ada Tempat Istirahat

Soal 2 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 2

Pertanyaan audio: Benarkah sebentar lagi ada tempat istirahat?

Soal 3: Pengendara Sepeda Motor Biru Harus Memberi Ruang yang Cukup dan Mengurangi Kecepatan saat Didahului

Soal 3 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 3

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara sepeda motor biru tersebut (tanda panah)?

Soal 4: Berhenti Sebelum Belok di Persimpangan

Soal 4 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 4

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah tersebut?

Soal 5: Pengendara Merah Dilarang Melintasi Marka Membujur Tunggal Tidak Terputus

Soal 5 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 5

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara mera tersebut?

Soal 6: Pengendara Biru Harus Berhenti Sejenak dan Mendahulukan Kendaraan Merah

Soal 6 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 6

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara biru tersebut?

Soal 7: Pengendara Harus Berhenti Sejenak, Kemudian Jalan Kembali Setelah Memastikan Keadaan di Sekitar Aman

Soal 7 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 7

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah tersebut?

Soal 8: Pengendara Merah Dilarang Melintasi Marka Membujur Tunggal Tidak Terputus

Soal 8 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 8

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah dan biru tersebut?

Soal 9: Pengendara Merah Dilarang Melintasi Marka Membujur Tunggal Tidak Terputus

Soal 9 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 9

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan para pengendara tersebut?

Soal 10: Pengendara Merah Dilarang Melintasi Marka Membujur Tunggal Tidak Terputus

Soal 10 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 10

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah tersebut?

Soal 11: Pengendara Merah Dilarang Mendahului di Tikungan dan Melintas di Atas Marka Membujur Tunggal Tidak Terputus

Soal 11 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 11

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah tersebut?

Soal 12: Pengendara Merah Dilarang Melintasi Marka Membujur Ganda Tidak Terputus

Soal 12 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 12

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah tersebut?

Soal 13: Pengendara Merah Wajib Berjalan di Lajur Sebelah Kiri

Soal 13 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 13

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah tersebut?

Soal 14: Pengendara Merah Dilarang Melintasi Marka Membujur Ganda Tidak Terputus

Soal 14 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 14

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah tersebut?

Soal 15: Pengendara Merah Wajib Mengurangi Kecepatannya Saat Mendekati Persimpangan

Soal 15 Contoh Soal Tes SIM C

Soal 15

Pertanyaan audio: Benarkah kecepatan pengendara merah (lihat speedometer) tersebut?

Soal 16: Pengendara Merah Wajib Mengurangi Kecepatannya Saat Mendekati Persimpangan

Soal 16

Soal 16

Pertanyaan audio: Benarkah kecepatan pengendara merah (lihat speedometer) tersebut?

Soal 17: Pengendara Merah Wajib Mengurangi Kecepatannya Saat Mendekati Tikungan

Soal 17

Soal 17

Pertanyaan Audio: Benarkah kecepatan pengendara merah (lihat speedometer) tersebut?

Soal 18: Untuk Menjaga Keselamatan Pembonceng Wajib Memakai Helm Standar

Soal 18

Soal 18

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara tersebut?

Soal 19: Pengendara Harus Berhenti Sejenak, Kemudian Jalan Kembali Setelah Memastikan Keadaan di Sekitar Aman

Soal 19

Soal 19

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah tersebut?

Soal 20: Pengendara Harus Berhenti Sejenak, Kemudian Jalan Kembali Setelah Memastikan Keadaan di Sekitar Aman

Soal 20

Soal 20

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah tersebut?

Soal 21: Melintasi Bundaran

Soal 21

Soal 21

Pertanyaan: Benarkah yang dilakukan para pengendara tersebut?

Soal 22: Pengendara Merah Harus Berhenti Sejenak dan Mendahulukan Kendaraan Biru

Soal 22

Soal 22

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah tersebut?

Soal 23: Pengendara Merah Dilarang Memutar Kendaraan atau Balik Arah di Atas Marka Zebra Cross

Soal 23

Soal 23

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah tersebut?

Soal 24: Pengendara Merah Dilarang Mendahului dan Wajib Memprioritaskan Pejalan Kaki yang Lewat

Soal 24

Soal 24

Pertanyaan audio: Benarkan yang dilakukan pengendara merah tersebut?

Soal 25: Pengendara Biru Harus Mendahulukan Kendaraan Truk

Soal 25

Soal 25

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara biru tersebut?

Soal 26: Berpapasan di Persimpangan

Soal 26

Soal 26

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan para pengendara tersebut?

Soal 27: Pengendara Biru Harus Menggunakan Lajur Kiri Jika Akan Belok Kiri

Soal 27

Soal 27

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara biru tersebut?

Soal 28: Pengendara Merah Wajib Berhenti dan Jalan Kembali Setelah Ada Perintah dari Petugas

Soal 28

Soal 28

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah tersebut?

Soal 29: Pengendara Merah Wajib Memperlambat Laju Kendaraan

Soal 29

Soal 29

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah tersebut?

Soal 30: Pengendara Merah Dilarang Berhenti di Lajur Sebelah Kanan

Soal 30

Soal 30

Pertanyaan audio: Benarkah yang dilakukan pengendara merah tersebut?

(Sumber foto: Youtube L4R45 Elektronik)

Baca Juga:

Penulis: Mada Prastya

Editor: Dimas

Post Views: 20,156

Sertifikat Sekolah Mengemudi, Ini Syarat Lengkap Terbaru Bikin SIM

Jakarta — Sertifikat sekolah mengemudi belakangan ini menjadi sorotan sebagai bagian dari syarat terbaru pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Hal itu seiring dengan munculnya Peraturan Kapolri (Perpol) No. 2 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Perpol No. 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM.

Surat Izin Mengemudi (SIM) Golongan A Mobil

Sertifikat sekolah mengemudi belakangan ini menjadi sorotan sebagai bagian dari syarat terbaru pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). (Foto: Carmudi)

Diketahui, Perpol No. 2 Tahun 2023 itu sendiri ditetapkan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo pada 8 Februari 2023 dan diundangkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly pada 17 Februari 2023.

Dalam peraturan yang baru, sertifikat sekolah mengemudi disebut sebagai salah satu syarat administratif penerbitan SIM dalam pasal 9 ayat 1 huruf a angka 3. 

Faktanya, pasal tersebut merupakan salah satu yang mengalami perubahan dari peraturan sebelumnya.

Sedangkan sertifikat sekolah mengemudi itu sendiri bukan hal yang sepenuhnya baru.

Sebab sudah disebut dalam Perpol yang lama, walaupun praktiknya di lapangan belum terlihat.

Mobil SIM Keliling

Sedangkan sertifikat sekolah mengemudi itu sendiri bukan hal yang sepenuhnya baru. Sebab sudah disebut dalam Perpol yang lama, walaupun praktiknya di lapangan belum terlihat. (Foto: Carmudi)

Syarat Terbaru Bikin SIM Selain Sertifikat Sekolah Mengemudi

Adapun informasi lebih lengkap mengenai syarat administrasi terbaru pembuatan SIM dalam Perpol No. 2 Tahun 2023 adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran SIM secara manual atau menunjukkan tanda bukti pendaftaran secara elektronik
  2. Melampirkan fotokopi dan memperlihatkan identitas diri Kartu Tanda Penduduk Elektronik bagi warga negara Indonesia atau dokumen keimigrasian bagi warga negara asing
  3. Melampirkan fotokopi sertifikat pendidikan dan pelatihan mengemudi dengan memperlihatkan yang aslinya
    3a. Melampirkan surat hasil verifikasi kompetensi mengemudi yang diterbitkan oleh sekolah yang terakreditasi, bagi pemohon SIM perorangan yang tidak mengikuti pendidikan dan pelatihan mengemudi atau belajar sendiri
  4. Melampirkan fotokopi surat izin kerja asli dari kementerian yang membidangi ketenagakerjaan bagi warga negara asing yang bekerja di Indonesia
  5. Melaksanakan perekaman biometri berupa sidik jari dan/atau pengenalan wajah maupun retina mata
    5a.
    Melampirkan tanda bukti kepesertaan aktif dalam program jaminan kesehatan nasional
  6. Menyerahkan bukti pembayaran penerimaan bukan pajak

Penulis: Mada Prastya
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 2,473

Wacana Ujian SIM Zig-Zag dan Angka 8 Pakai Teknologi Electronic Drive, Seperti Apa?

Jakarta — Ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) yang mengharuskan pemohon berkendara zig-zag dan membentuk angka 8 menuai sorotan sebab dinilai terlalu sulit.

Ujian praktik semacam itu berlaku dalam proses pembuatan SIM golongan C.

Wacana Ujian SIM Zig-Zag dan Angka 8 Pakai Teknologi Electronic Drive, Seperti Apa?

Ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) yang mengharuskan pemohon berkendara zig-zag dan membentuk angka 8 menuai sorotan sebab dinilai terlalu sulit. (Foto: Ist)

Tak tinggal diam, pihak Kepolisian pun menyatakan bakal melakukan peninjauan terhadap 2 jenis ujian tersebut.

Demikian halnya disampaikan Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus seperti dirangkum dari NTMC Polri, Jumat (23/6/2023).

“Kita akan mengkaji, mengevaluasi, bentuk ujian-ujian praktek lagi, khususnya di angka 8 sama zig-zag itu apakah masih relevan masih digunakan,” katanya.

Menurutnya, pembentukan aturan yang berlaku pada saat ini sudah melalui tahap kajian, tapi pihak Korlantas Polri tidak menutup kemungkinan untuk mengkaji ulang dengan situasi saat ini.

Tujuannya agar memudahkan masyarakat, tapi tidak melenceng dari aspek keselamatan.

“Karena kita tahu, yang dilakukan ujian teori dan praktik ini adalah legitimasi, kompetensi dan keterampilan yang harus dimiliki oleh setiap para pengendara pemohon SIM untuk mengantisipasi angka kecelakaan di jalan raya,” ungkapnya.

Wacana Ujian SIM Zig-Zag dan Angka 8 Pakai Teknologi Electric Drive

Dikatakan bahwa bentuk evaluasi yang dilakukan terhadap ujian berkendara zig-zag dan angka 8 antara lain adalah melakukan studi banding ke luar negeri.

Selain itu, terdapat kemungkinan penggunaan teknologi yang lebih canggih bernama electronic drive untuk menggantikan cone.

Ujian Praktik SIM CII

Latihan Ujian Praktik SIM C (Foto: Ist)

“Mungkin misalnya jarak angka 8 ini terlalu sempit, padahal di situ sudah kita gunakan elektronik, namanya electronic drive,” katanya.

“Jadi nanti udah nggak pake cone-cone lagi, keluar langsung dari dalam tanah untuk membuktikan ada kesentuh atau tidak, tetapi nanti akan kami coba hitung lagi ukurannya seperti apa yang memberatkan masyarakat, namun tidak lari dari aspek keselamatan dan kompetensi yang memang harus dimiliki oleh para pemohon SIM,” sambung Brigjen Pol Yusri Yunus.

Penulis: Mada Prastya
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 2,456

Catat, Layanan SIM Jakarta Libur Tanggal 28—29 Juni 2023

Jakarta — Layanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) di DKI Jakarta libur pada hari Rabu—Kamis, 28—29 Juni 2023.

Hal ini dikarenakan tanggal merah perayaan Idul Adha.

Catat, Layanan SIM Jakarta Libur Tanggal 28—29 Juni 2023

Layanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) di DKI Jakarta libur pada hari Rabu—Kamis, 28—29 Juni 2023. Hal ini dikarenakan tanggal merah perayaan Idul Adha. (Foto: Carmudi)

Informasi tersebut diketahui dari unggahan akun media sosial Instagram NTMC Polri yang dilihat Carmudi, Senin (26/6/2023) siang.

“Pada tanggal 28—29 Juni 2023 pelayanan di Satpas Daan Mogot, Unit Satpas DKI Jakarta, Unit Gerai SIM dan Unit Simling DKI Jakarta diliburkan,” demikian kutipan dari pengumuman tersebut.

Masa Berlaku SIM Habis Saat Libur Bisa Diperpanjang?

Jika masa berlaku SIM Carmudian habis pada saat tanggal merah tersebut maka tidak perlu khawatir.

Dikatakan bahwa pemegang SIM yang masa berlakunya habis pada tanggal 28—29 Juni bisa diproses pada Jumat, 30 Juni 2023.

Pengumuman SIM Idul Adha 2023

Pengumuman layanan SIM di DKI Jakarta libur pada tanggal 28–29 Juni 2023. (Foto: Instagram NMTC Polri)

“Pelayanan penerbitan SIM dibuka kembali pada hari Jumat tanggal 30 Juni 2023 bagi pemegang SIM yang masa berlakunya habis pada tanggal 28—29 Juni 2023 dapat melaksanakan perpanjangan SIM pada hari Jumat, tanggal 30 Juni 2023,” kata pengumuman itu.

Sejatinya, Carmudian bisa saja memperpanjang masa berlaku SIM sebelum tanggal jatuh tempo tiba, tapi hal ini ada kekurangannya. 

Surat Izin Mengemudi (SIM) Golongan A Mobil

Sejak tahun 2019 masa berlaku SIM dihitung dari tanggal penerbitannya selama 5 tahun ke depan. (Foto: Carmudi)

Seperti diketahui, sejak tahun 2019 masa berlaku SIM dihitung dari tanggal penerbitannya selama 5 tahun ke depan.

Misalnya, Carmudian membuat SIM tanggal 1 Januari 2023 maka masa berlakunya sampai 1 Januari 2028.

Hal ini berbeda dengan sebelumnya ketika masa berlaku SIM mengacu pada tanggal lahir pemohon.

Dengan begitu, peraturan yang lama memungkinkan masa berlaku SIM 5 tahun lebih. Dengan catatan pemohon memperpanjang masa berlakunya sebelum tanggal jatuh tempo.

Sementara itu, terkait perayaan Idul Adha 2023 itu sendiri pemerintah telah mengumumkan jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023.

Penulis: Mada Prastya
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,560

Cara dan Syarat Bikin SIM Online Tangerang, Anti Ribet!

Memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) tentu kewajiban setiap pengguna kendaraan untuk berkendara di jalan. Adapun cara bikin SIM online untuk masyarakat yang tinggal di Tangerang.

SIM merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan Polri pada seseorang sebagai izin untuk mengemudikan kendaraan.

Saat ini, masyarakat semakin dimudahkan untuk membuat SIM di mana sudah bisa dilakukan secara online.

Surat Izin Mengemudi (SIM) Golongan C Motor

Membuat SIM saat ini sudah bisa dilakukan secara online. (Foto: Carmudi)

Dulu sebelum ada sistem tersebut, masyarakat di Indonesia harus mengunjungi kantor Satuan Penyelenggara Administrasi (SATPAS) untuk membuat SIM. Jumlah orang yang membuat SIM ini banyak.

Mereka pun harus mengantre selama berjam – jam untuk mendapatkan SIMnya.

Permasalahan ini pun dipecahkan dengan dihadirkan aplikasi Digital Korlantas Polri sebagai aplikasi untuk membuat SIM secara online.

Sebagai catatan, tidak sepenuhnya instan dalam proses membuat SIM di aplikasi tersebut.

Tetap ada prosedur yang harus dijalani, mulai dari tes kesehatan hingga ujian teori serta praktik.

Cara Bikin SIM Online Tangerang

Pada umumnya, bikin SIM online di Indonesia, termasuk Tangerang, dapat melalui aplikasi Digital Korlantas Polri.

Tampilan aplikasi Digital Korlantas Polri. (Foto: Ilustrasi)

Aplikasi tersebut tersedia di perangkat Android ataupun iOS. Untuk mengunduh aplikasinya, dapat klik tautan berikut ini; Android atau iOS. Aplikasi Digital Korlantas Polri tidak berbayar alias gratis.

Sebelum mengetahui cara membuat SIM lewat aplikasi ini, berikut ini adalah beberapa syarat yang harus dipenuhi.

  • Mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran SIM secara manual atau menunjukkan bukti pendaftaran elektronik.
  • Melampirkan fotokopi dan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk elektronik (E-KTP) atau dokumen keimigrasian.
  • Melampirkan fotokopi sertifikat pendidikan serta pelatihan mengemudi yang asli. Paling lambat enam bulan sejak diterbitkan.
  • Melampirkan fotokopi surat izin kerja yang asli dari kementerian di bidang ketenagakerjaan untuk Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja di Indonesia.
  • Melaksanakan perekaman biometri berupa sidik jari, pengenalan wajah, dan retina mata.
  • Dapat menyerahkan bukti pembayaran penerimaan negara bukan pajak.

Ada juga syarat usia minimal yang harus dipenuhi untuk membuat SIM.

  • 17 tahun untuk SIM A, SIM C, SIM D, dan SIM DI.
  • 18 tahun untuk SIM CI.
  • 19 tahun untuk SIM CII.
  • 20 tahun untuk SIM A Umum dan SIM BI.
  • 21 tahun untuk SIM BII.
  • 22 tahun untuk SIM BI Umum.
  • 23 tahun untuk SIM BII Umum.

Tak ketinggalan, masyarakat yang ingin bikin SIM perlu menyiapkan cukup bujet. Biaya untuk membuatnya cukup bervariasi.

SIM

Biaya pembuatan SIM cukup bervariasi. (Foto: Ilustrasi)

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, berikut ini daftar lengkap biaya membuat SIM.

  • SIM A Rp120 ribu
  • SIM BI Rp120 ribu
  • SIM BII Rp120 ribu
  • SIM C Rp100 ribu
  • SIM CI Rp100 ribu
  • SIM CII Rp100 ribu
  • SIM D Rp50 ribu
  • SIM DI Rp50 ribu
  • SIM Internasional Rp250 ribu

Hal yang perlu diketahui adalah biaya di atas hanya untuk penerbitan SIMnya. Diketahui, dalam proses pembuatan SIM, juga ada tes kesehatan, psikologi, dan asuransi yang membutuhkan biaya.

Cara Perpanjang SIM Online

Cara membuat SIM secara online. (Foto: Carmudi)

Setelah mengetahui syarat-syarat di atas, berikut langkah-langkah membuat SIM online yang mengacu pada halaman resmi Digital Korlantas Polri.

  1. Unduh aplikasinya jika belum, lalu lakukan verifikasi data. Di tahap ini, Carmudian perlu menyiapkan dokumen yang diperlukan mulai dari E-KTP, hasil RIKKES Jasmani, hasil tes pas foto, hingga foto tanda tangan di atas kertas putih polos.
  2. Setelah itu, pilih menu SIM lalu pilih pendaftaran SIM. Selanjutnya, Carmudian mengikuti petunjuk pengisian data yang dibutuhkan serta melakukan pembayaran pendaftaran SIM.
  3. Carmudian akan diminta ujian teori. Jika dinyatakan lulus, langkah selanjutnya yaitu memilih tanggal untuk melakukan ujian praktik di SATPAS yang sudah dipilih.
  4. Bila dinyatakan lulus ujian praktik, Carmudian tinggal menunggu pemberitahuan untuk mengambil SIM. Carmudian dapat mendatangi SATPAS yang sudah dipilih di waktu operasionalnya, yaitu Senin – Sabtu dari pukul 8 pagi.

Sebagai informasi, hasil tes kesehatan RIKKES Jasmani bisa didapat melalui tes kesehatan online di tautan berikut; tes RIKKES Jasmani SIM.

Sementara itu, untuk tes psikologi secara online, dapat dilakukan lewat tautan berikut; tes psikologi online SIM.

Perpanjangan SIM Online

Perpanjangan SIM juga bisa dilakukan secara online di aplikasi Digital Korlantas Polri. Caranya tak jauh berbeda dengan pembuatan SIM baru.

  • Unduh aplikasinya terlebih dahulu jika belum, lalu lakukan verifikasi data. Jangan lupa menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti E-KTP, SIM lama, dan lain-lain (mirip seperti dokumen untuk membuat SIM baru).
  • Pilih menu SIM dan menu perpanjangan SIM. Carmudian ikuti petunjuk pengisian data yang dibutuhkan dan lakukan pembayaran perpanjangan SIM.
  • Petugas di SATPAS akan melakukan verifikasi data dan dokumen. Jika seluruh data dan dokumen yang diberikan dinyatakan sudah lengkap dan sesuai, maka SIM Carmudian akan segera dicetak.

Tidak seperti pembuatan SIM baru, dalam proses perpanjang SIM tidak memerlukan ujian teori maupun praktik.

Namun, ini hanya berlaku untuk perpanjangan SIM yang belum melewati masa jatuh tempo.

Soal biaya, berbeda dengan biaya pembuatan SIM di mana nominalnya sedikit lebih murah. Berikut daftar biaya perpanjang SIM.

  • SIM A Rp80 ribu
  • SIM BI Rp80 ribu
  • SIM BII Rp80 ribu
  • SIM C Rp75 ribu
  • SIM CI Rp75 ribu
  • SIM CII Rp75 ribu
  • SIM D Rp30 ribu
  • SIM Internasional Rp225 ribu

Jenis-Jenis SIM

SIM di Indonesia terdiri dari berbagai jenis. Hal ini sudah diatur dalam Peraturan Kepolisian Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi.

Perpanjangan SIM hingga 6 Januari 2018. Foto/Ilustrasi.

Jenis-jenis SIM di Indonesia. (Foto: Ilustrasi)

  • SIM A: Mobil penumpang perseorangan dan barang perseorangan dengan bobot maksimum 3.500 kg.
  • SIM A Umum: Mobil penumpang umum dan barang umum dengan bobot maksimum 3.500 kg.
  • SIM BI: Mobil bis perorangan dan barang perorangan dengan bobot lebih dari 3.500 kg.
  • SIM BI Umum: Mobil bis umum dan barang umum dengan bobot lebih dari 3.500 kg.
  • SIM BII: Kendaraan alat berat atau kendaraan penarik perseorangan dengan bobot gandengan lebih dari 1.000 kg.
  • SIM BII Umum: Kendaraan alat berat atau kendaraan penarik umum dengan bobot gandengan lebih dari 1.000 kg.
  • SIM C: Sepeda motor dengan kapasitas silinder maksimum 250 cc.
  • SIM CI: Sepeda motor dengan kapasitas silinder di atas 250 cc sampai 500 cc atau kendaraan sejenis bertenaga listrik.
  • SIM CII: Sepeda motor dengan kapasitas silinder lebih dari 500 cc atau kendaraan sejenis bertenaga listrik.
  • SIM D: Kendaraan yang digunakan pengguna disabilitas yang setara dengan SIM C.
  • SIM DI: Kendaraan yang digunakan pengguna disabilitas yang setara SIM A.

Penulis: Mada Prastya
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 5,145

Bikin SIM A Lewat Tempat Kursus Menggiurkan, tapi Biaya Lebih Tinggi

Bikin Surat Izin Mengemudi (SIM) A lewat tempat kursus menjadi suatu hal menggiurkan sebab terdengar lebih mudah dibandingkan harus ujian secara mandiri.

Bikin SIM A Lewat Tempat Kursus Menggiurkan, tapi Biaya Lebih Tinggi

Bikin Surat Izin Mengemudi (SIM) A lewat tempat kursus menjadi suatu hal menggiurkan sebab terdengar lebih mudah dibandingkan harus ujian secara mandiri. (Foto: Ilustrasi)

Saat ini proses pembuatan SIM itu sendiri tengah menjadi sorotan media massa dan masyarakat.

Hal ini disebabkan tes yang harus dijalani pemohon SIM baru dianggap terlalu sulit.

Ambil contoh untuk pembuatan SIM C yang diperuntukkan bagi pengendara sepeda motor.

Pemohon diharuskan melewati jalur zig-zag atau membentuk angka delapan. 

Ke-2 jenis tes tersebut mendapat kritikan karena dinilai tidak relevan dengan kondisi berkendara sesungguhnya di jalan raya.

Korlantas Polri pun tak tinggal diam melihat hal ini dan memutuskan untuk melakukan evaluasi.

Bukan hanya itu, proses pembuatan SIM juga menjadi sorotan dalam beberapa waktu belakangan ini sebab munculnya wacana ada ada persyaratan administrasi baru, yaitu sertifikat dari sekolah mengemudi.

Sebenarnya persyaratan tersebut sudah ada sejak lama di dalam peraturan, tapi urung diterapkan.

Pun demikian hingga artikel ini dibuat pada awal Juni 2023 belum ada kabar resmi yang menyatakan sertifikat dari sekolah mengemudi diberlakukan untuk proses pembuatan SIM.

Terlepas dari semua itu, proses pembuatan SIM memang bukan sesuatu yang mudah untuk dilakukan jika benar-benar mengikuti ujiannya secara mandiri.

Baik untuk pembuatan SIM C atau SIM A yang peminatnya juga pasti sangat banyak di Indonesia.

Sejumlah Tempat Kursus Mengemudi Tawarkan Bikin SIM A

Kursus Mengemudi Surabaya

(Foto: Aviva Ie)

Melihat “tantangan” yang harus dihadapi, kemungkinan besar ada masyarakat yang berpikir lebih praktis bikin SIM lewat tempat kursus mengemudi.

Hal ini utamanya berlaku untuk SIM A sebab mayoritas tempat kursus berkendara lebih banyak melayani masyarakat yang ingin belajar mengendarai mobil.

Anggapan bikin SIM lewat tempat kursus merupakan hal yang lebih praktis atau mudah memang ada benarnya.

Terlebih lagi bagi mereka yang baru benar-benar memulai untuk belajar mengendarai mobil.

Bagaimana tidak, pada awal-awal program masyarakat bisa belajar menyetir kemudian langsung mendapatkan SIM.

Hal yang menarik, beberapa tempat kursus memang menawarkan paket semacam ini.

Seperti halnya yang Carmudi lihat pada situs web milik tempat kursus mengemudi bernama Ulisa.

Menurut informasi di situs webnya, tempat kursus ini beberapa titik lokasi di Jakarta, mulai dari Pantai Indah Kapuk (PIK), Menteng, Fatmawati, hingga Gunung Sahari.

Dari sumber yang sama juga diketahui beberapa layanan yang diberikan tempat kursus tersebut.

Salah satunya adalah pembuatan SIM A, tapi hanya dikhususkan bagi siswa tempat kursus tersebut.

Selain layanan kursus mengemudi mobil matik dan manual serta jasa antar jemput bagi siswanya.

Sayangnya, tempat kursus tersebut tidak menyebutkan biaya yang dibutuhkan untuk proses sejak belajar mengemudi hingga pembuatan SIM bagi siswa-siswanya.

Bukan hanya 1, tempat kursus seperti ini kemungkinan banyak tersebar di mana-mana.

Cara, Syarat, Biaya Bikin SIM A Lewat Tempat Kursus

Seperti disebutkan lebih awal, cara untuk bikin SIM A lewat tempat kursus paling utamanya adalah mengikuti program belajar mengemudi dari tempat kursus tersebut.

Lalu untuk syaratnya kemungkinan tidak jauh berbeda dengan pembuatan SIM secara langsung di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM, semisal KTP dan pas foto.

Sayangnya, dari beberapa tempat kursus mengemudi yang dihubungi melalui telepon, enggan menjelaskan lebih detail mengenai proses dan biayanya.

“Nanti orangnya tetap datang ke Satpas untuk tes kesehatan, foto, ujian, dan ambil SIM-nya,” kata seorang admin tempat kursus mengemudi di Depok yang dihubungi lewat telepon.

Namun, dengan bekal pengetahuan yang didapat ketika menjalani kursus sebelumnya, seseorang dinilai akan lebih siap untuk menghadapi ujian pembuatan SIM.

Untuk biaya yang harus dikeluarkan kemungkinan besar bakal mencapai jutaan rupiah jika digabungkan dengan biaya kursus itu sendiri.

Sebagai gambaran, berikut ini adalah kisaran biaya kursus mengemudi di sebuah tempat kursus yang ada di Jakarta.

  • 20 Jam Belajar = Rp1.590.000 (MT) dan Rp1.750.000 (AT)
  • 10 Jam Belajar = Rp830.000 (MT) dan Rp900.000 (AT)
  • 8 Jam Belajar = Rp700.000 (MT) dan Rp760.000 (AT)
  • 4 Jam Belajar = Rp360.000 (MT) dan Rp460.000 (AT)
  • Biaya Pendaftaran = Rp30.000

Perlu ditegaskan bahwa biaya-biaya tersebut hanya untuk kursusnya saja, belum termasuk pembuatan SIM.

Biaya dan Persyaratan Bikin SIM di Satpas

Surat Izin Mengemudi (SIM) Golongan A Mobil

(Foto: Carmudi)

Selanjutnya mari lihat biaya pembuatan SIM untuk semua golongan yang mengacu pada Penerimaan Negara Bukan Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia.

Penerbitan SIM Baru

  • SIM A, SIM A Umum, SIM B1, SIM B1 Umum, SIM B2, SIM B2 Umum = Rp120.000
  • SIM C, SIM C1, SIM C2 = Rp100.000
  • SIM D, SIM D1 = Rp50.000
  • SIM Internasional = Rp250.000

Penerbitan SIM Perpanjangan

  • SIM C, SIM C1, SIM C2 = Rp75.000
  • SIM D, SIM D1 = Rp30.000
  • SIM International = Rp225.000

Hal yang perlu diingat bahwa biaya-biaya yang tercantum di atas belum termasuk biaya tes kesehatan.

Persyaratan Penerbitan SIM Baru

Adapun sebagai persyaratan penerbitan SIM baru adalah sebagai berikut:

  • Usia minimal 17 tahun
  • Sehat jasmani yang meliputi penglihatan, pendengaran, dan gerak anggota fisik.
  • Sehat rohani yang meliputi kemampuan kognitif, psikomotorik, dan kepribadian.
  • Melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Pas Foto 3×4 atau 2×3 sebanyak 2—4 lembar
  • Fotokopi KTP sebanyak 4 lembar
  • Melakukan perekaman biometrik berupa sidik jari dan atau pengenalan wajah serta retina
  • Menyerahkan bukti pembayaran penerimaan negara bukan pajak

Kesimpulan Bikin SIM Lewat Tempat Kursus

Cara Perpanjang SIM Online

(Foto: Carmudi)

Selanjutnya mari lihat beberapa pertanyaan yang beredar di internet mengenai proses pembuatan SIM baru.

Apa Bisa Bikin SIM di Samsat?

Pembuatan SIM tidak bisa dilakukan di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat). 

Samsat merupakan tempat pengurusan pajak kendaraan bermotor yang diisi oleh 3 instansi, yaitu Polri, Badan Pendapatan Daerah, dan PT Jasa Raharja.

Sementara itu, untuk pengurusan SIM dilakukan di kantor Satpas SIM yang biasanya terdapat di Polres.

Penerbitan dan SIM baru atau perpanjangan sepenuhnya merupakan kewenangan Polri.

Mirip dengan Samsat, kantor Satpas SIM juga memiliki layanan yang beragam untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas, misalnya SIM Keliling atau gerai di pusat-pusat perbelanjaan.

Apa Perbedaan SIM A dan SIM C?

SIM A dan SIM C memiliki perbedaan golongan kendaraan. Secara umum SIM A diperuntukkan bagi pengendara mobil sementara SIM C untuk pengendara sepeda motor.

Dari segi fisik tampak tidak perbedaan desain SIM A dan SIM C kecuali keterangan mengenai golongan SIM tersebut.

Berapa Lama Waktu Membuat SIM A?

Proses pembuatan SIM A sekitar satu hari jika semuanya lancar dalam arti seorang pemohon lulus dari setiap ujian-ujiannya.

Berapa Biaya Bikin SIM A 2023?

Biaya pembuatan baru SIM A, SIM A Umum, SIM B1, SIM B1 Umum, SIM B2, dan SIM B2 Umum adalah sebesar Rp120.000.

Penulis: Mada Prastya
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 5,656