Jangan Khawatir Rusak, Ini Tahap Uji Baterai Mobil Listrik

Karawang — Baterai mobil listrik masih dianggap ringkih oleh segenap masyarakat padahal sejatinya sudah melewati banyak tahap uji ketahanan.

Baterai mobil listrik, khususnya Toyota bisa dibilang tahan banting dari berbagai hal.

fasilitas Toyota xEV Center telah diresmikan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) tahun lalu.

Fasilitas Toyota xEV Center telah diresmikan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) tahun lalu. (Foto: Carmudi)

Informasi tersebut kami dapatkan saat mengunjungi Toyota xEV Center di Karawang, Jawa Barat.

Sebagai informasi, fasilitas Toyota xEV Center telah diresmikan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) tahun lalu.

Natasya selaku perwakilan TMMIN yang bertugas di Toyota xEV Center membeberkan apa saja tahap uji yang dilakukan pada baterai mobil listrik

“Jadi baterai mobil listrik yang ada di Toyota Motor Corporation (TMC) itu terdiri dari 2 tahap. Pertama uji kinerja baterai dan kedua uji keselamatan,” ujarnya, Rabu (7/6/2023).

Dalam presentasinya, Natasya menjelaskan bahwa ada 5 tahap uij kinerja baterai, yaitu kapasitas, DC power input, DC power output, uji penyimpanan, dan uji siklus.

“Jadi di tahap pertama ini kita bisa melihat performa baterainya seperti apa. Mulai dari kapasitasnya, pengecasan, pemakaian baterai, penyimpanan, sampai siklus baterai ini seperti apa itu dites,” sambungnya.

Lalu pada tahap kedua, baterai mobil listrik akan mendapatkan uji yang jauh lebih banyak.

Secara total, ada 9 tahap uji pada bagian ini yang Toyota lakukan sebagai bentuk kontrol kualitas dari pabrik.

uji baterai mobil listrik

(Foto: Toyota)

Ke-9 tahapan tersebut terdiri dari sebagai berikut:

  • Pengisian berlebih
  • Uji panas
  • Uji tabrak
  • Pelepasan paksa
  • Korsleting eksternal
  • Korsleting internal
  • Jatuh bebas
  • Uji getaran
  • Siklus suhu

“Jadi sebenarnya baterai yang ada di mobil listrik ini aman sekali ya karena sudah dites sampai dijatuhkan berkali-kali, ditabrak, sampai uji panas. Bisa dibilang mobil listrik ini tidak ringkih seperti yang dibayangkan,” ujarnya.

Berbagai pengujian ini dilakukan demi memberikan keselamatan dan keamanan kepada konsumen Toyota di seluruh dunia.

Bahkan langkah seperti di atas juga dilakukan oleh berbagai merek mobil listrik di dunia.

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,265

Ketahui Jenis, Syarat, dan Tahap Pembuatan SIM C 2023-

Setiap pengguna kendaraan bermotor wajib mempunyai SIM (Surat Izin Mengemudi). Untuk pengguna motor, wajib memiliki SIM C. Adapun jenis SIM C yang perlu diketahui.

Sebagian besar masyarakat di Indonesia menggunakan motor untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari, khususnya yang tinggal di perkotaan di mana sering terjadi kemacetan.

Perpanjangan SIM hingga 6 Januari 2018. Foto/Ilustrasi.

SIM C terdiri dari beberapa jenis. (Foto: Ilustrasi)

SIM C pun diperlukan agar Carmudian bisa mengendarai motor secara legal di jalan. Jika tidak mempunyai SIM tersebut, Carmudian dianggap melanggar aturan yang berlaku dan bisa terkena sanksi dari kepolisian.

Perlu diketahui, kepemilikan SIM telah diatur dalam Perpol (Peraturan Kepolisian) No. 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM. Pada Perpol ini, diatur juga soal persyaratan yang wajib dipenuhi masyarakat saat ingin membuat SIM.

Sejarah dan Fakta Menarik SIM

Mungkin ada dari Carmudian yang penasaran dengan awal mula keberadaan SIM. Dilansir dari berbagai sumber, SIM pertama di dunia diperkenalkan pada 1893 silam. SIM ini diperkenalkan di Paris, Prancis.

Pegawai negeri sipil tertinggi di departemen kepolisian Seine di Paris, Louis Lepine, adalah pencetus SIM. Menurut Louis, banyaknya mobil baru di jalan-jalan Paris jadi alasan perlunya beberapa pengaturan.

Lantas, siapa orang pertama yang mempunyai SIM? Orang itu adalah Karl Benz yang dikenal sebagai pecipta mobil pertama di dunia.

Ia membuat mobil pertama yang diberi nama Benz Patent Motorwagen di tahun 1885. Menariknya, pembuatan SIM oleh Karl Benz dipicu protes banyak orang yang mengeluhkan bau dan suara dari mobilnya tersebut.

Adapun perempuan pertama yang memiliki SIM yaitu istri bangsawan Uzès. Ia juga orang pertama yang mendapat tilang pada 1898.

Seiring berkembangnya dunia transportasi, Inggris jadi negara pertama yang memberlakukan kewajiban kepemilikan SIM untuk pengguna kendaraan di tahun 1904.

Selain itu, ada fakta menarik lain terkait SIM. Jika SIM saat ini berbentuk kartu, dulunya berbentuk surat.

SIM lama

Tampilan SIM lawas. (Foto: Instagram @tukangpulas_asli)

Ini berdasarkan postingan dari akun Instagram @tukangpulas_asli. Dalam postingannya ini, ditunjukkan foto SIM model lama. Terlihat SIM tersebut merupakan milik J.M.B. Josstan-Sehleper yang lahir di Amsterdam, Belanda, pada 14 Mei 1896.

Ia membuat SIM ini pada 1935 di Semarang, Jawa Tengah di mana SIMnya berlaku sampai 1940. Dengan demikian, SIM lama memiliki persamaan dengan SIM model sekarang, yaitu punya masa berlaku lima tahun.

Pada sisi bagian lain surat yang jadi model SIM lama, terdapat penjelasan dalam Bahasa Belanda yang artinya “Surat izin untuk mengendarai sepeda motor yang diperlukan sebagai transportasi”.

Tulisan ini pun jadi penegas bahwa surat tersebut merupakan SIM.

Jenis SIM C

Sebelum membuat SIM C, Carmudian sebaiknya ketahui jenis-jenisnya terlebih dahulu. Berdasarkan penelusuran Carmudi, SIM untuk motor ini akan terbagi jadi tiga jenis, yaitu C, C1, dan C2 yang disesuaikan dengan kapasitas isi silinder.

Perlu diketahui juga, SIM C1 dan C2 diperuntukan bagi pengguna motor listrik. Selain itu, pihak Polri berencana akan menerapkan kenaikan SIM C ke C1.

Berikut ini adalah detail penjelasan mengenai SIM C, C1, dan C2 berdasarkan Perpol No. 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM pada pasal 3 ayat 2.

SIM C

SIM ini wajib dimiliki pengguna motor yang memiliki mesin dengan kapasitas sampai 250 cc. Adapun beberapa model motornya seperti Honda Beat, Honda Genio, Yamaha Lexi, Yamaha Freego, dan lain-lain.

Adapun usia minimal pemohon yang ingin mendapatkan SIM C, yaitu 17 tahun. Pada umumnya, usia ini adalah usia pelajar di tingkat SMA (Sekolah Menengah Atas).

Mengenai biaya pembuatan SIM C, tidak ada kenaikan dari tahun sebelumnya. Biayanya cukup terjangkau bagi semua kalangan masyarakat.

Biaya pembuatan SIM tersebut adalah Rp100 ribu. Jika pemohon ingin melakukan tes kesehatan di Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM), akan dikenai biaya tambahan Rp25 ribu.

Ada juga biaya asuransi Rp30 ribu. Jika ditotal, biaya yang harus disiapkan pemohon untuk membuat SIM C yakni Rp155 ribu. Jika ingin perpanjang SIM ini, biayanya lebih murah. Pemohon cukup membayar Rp75 ribu.

SIM C1

SIM satu ini berlaku untuk pengendara motor yang mempunyai kapasitas mesin di atas 250 cc sampai 500 cc. Model-model motornya seperti Honda X-ADV, Vespa GTS Super Tech 300, dan sebagainya.

SIM ini juga berlaku bagi motor sejenis yang menggunakan tenaga listrik. Usia minimal bagi yang ingin mendapatkan SIM C1 adalah 18 tahun.

Selain itu, bagi pemohon yang ingin mendapatkan kenaikan ke SIM C1 harus memiliki SIM C di mana sudah digunakan selama 12 bulan sejak diterbitkan.

Sama seperti SIM C, biaya pembuatan SIM C1 adalah Rp100 ribu, di luar biaya tes kesehatan di Satpas dan asuransi.

Untuk biaya perpanjang SIM C1, pemohon dikenai Rp75 ribu, sama seperti SIM C.

SIM C2

Selanjutnya, SIM C2 untuk pengguna motor yang mempunyai mesin dengan kapasitas di atas 500 cc. Model motornya seperti Harley-Davidson Road King, Harley-Davidson Road Glide, dan lainnya.

Pemohon harus berusia paling minimal 19 tahun untuk mendapatkan SIM ini. Sama seperti SIM CI, SIM C2 juga berlaku untuk motor sejenis yang menggunakan daya listrik.

Dengan demikian, setiap pengguna motor listrik harus memiliki SIM minimal CI. Untuk biaya pembuatan SIM C2, sebesar Rp100 ribu dan Rp75 ribu untuk biaya perpanjang SIM tersebut.

Sama seperti SIM jenis-jenis lainnya, biaya pembuatan SIM ini di luar biaya asuransi dan tes kesehatan di Satpas. Pemohon yang ingin mendapat kenaikan ke SIM C2 harus memiliki SIM CI di mana sudah digunakan selama 12 bulan sejak diterbitkan.

Perlu diingat, Carmudian jangan pernah membuat SIM C nembak. Membuat SIM nembak sudah menjadi rahasia umum.

Meski lebih cepat dan efektif, untuk membuat SIM ini, membutuhkan biaya yang besar. Pemohon akan dikenai biaya yang bervariasi mulai sekitar Rp500 ribu hingga Rp1 juta untuk penerbitan satu SIM C.

Harga ini tentu lebih mahal jika dibandingkan biaya resmi membuat SIM tersebut. Meski demikian, masih ada orang yang memilih SIM C nembak hingga saat ini.

Proses pembuatan SIM tersebut tinggal memberi KTP lewat aplikasi chatting. Namun, pemohon harus tetap datang ke Satpas untuk mengikuti ujian teori yang sifatnya formalitas.

Setelah itu, pemohon melakukan pemotretan untuk SIM C. Biasanya, pemohon sudah mendapat SIM tersebut di hari itu juga.

Selain yang sudah disebutkan di atas, ada syarat-syarat lain yang juga harus dipenuhi untuk mendapatkan SIM C sebagai berikut.

Cara Perpanjang SIM Online

Ada syarat membuat SIM C di Indonesia. (Foto: Carmudi)

Kesehatan

Carmudian juga harus memenuhi syarat kesehatan yang berlaku dari kepolisian. Sebelum membuat SIM C, setiap pemohon wajib melaporkan kesehatan jasmani serta rohani.

Berikut ini beberapa tes kesehatan yang wajib diikuti untuk memenuhi syarat.

Jasmani

  • Penglihatan: Tes baca huruf dengan jarak.
  • Pendengaran: Tes suara.
  • Fisik.

Rohani

  • Kemampuan Kognitif.
  • Kemampuan Psikomotorik.
  • Kepribadian.

Untuk tes kesehatan rohani, harus diperiksa oleh dokter umum atau dokter Polri yang sudah mendapatkan rekomendasi dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri atau Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah.

Nantinya, Carmudian akan mendapat surat keterangan dari dokternya di mana bisa berlaku selama 14 hari sejak diberikan. Tak ketinggalan, biasanya juga ada tes psikologi dari Psikolog Polri atau di luar Polri yang telah mendapatkan rekomendasi.

Untuk tes ini, dapat digunakan dalam waktu enam bulan sejak diberikan oleh yang bersangkutan.

Syarat Dokumen untuk Membuat SIM C

Adapun beberapa dokumen yang juga harus dipenuhi pemohon untuk membuat SIM C.

  • Formulir pendaftaran SIM yang sudah diisi secara manual atau elektronik.
  • Fotokopian KTP (Kartu Tanda Penduduk) untuk WNI (Warga Negara Indonesia) atau dokumen imigrasi untuk WNA (Warga Negara Asing).
  • Pasfoto berukuran 3×4.
  • Fotokopian sertifikat pendidikan dan pelatihan mengemudi yang dikeluarkan oleh sekolah mengemudi dengan akreditasi minimal enam bulan sejak diterbitkan.
  • Fotokopian surat izin kerja dari kementerian di bidang ketenagakerjaan untuk WNA yang kerja di Indonesia.
  • Bukti pembayaran penerimaan negara bukan pajak.
  • Rekaman biometri berupa sidik jari dan/atau pengenalan wajah dan retina mata.

Tahapan Membuat SIM C

Jika sudah memenuhi semua syarat di atas, Carmudian sudah bisa membuat SIM C. Carmudi telah rangkum langkah-langkah membuat SIM C.

Begini Jadinya Kalau Pemohon Smart SIM Pakai Baju atau Jilbab Biru (Foto: Instagram/@ @polantasindonesia)

Jangan pakai baju biru untuk membuat SIM. (Foto: Instagram @polantasindonesia)

  • Carmudian harus memakai pakaian dan sepatu yang rapi sebelum pergi ke polres untuk membuat SIM C. Jangan pakai pakaian berwarna biru untuk membuat SIM ini.
  • Siapkan semua dokumen yang dibutuhkan untuk membuat SIM C di mana sudah disebutkan di atas. Sebagai catatan, Carmudian siapkan pasfoto 3×4 serta fotokopi KTP sebanyak empat lembar.
  • Jika sudah, Carmudian kumpulkan semua dokumennya di map biru.
  • Setelah itu, datangi polres terdekat.
  • Kunjungi loket pendaftaran dan letakkan map biru yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
  • Petugas loket tersebut akan memeriksa semua dokumen Carmudian.
  • Jika dianggap sudah memenuhi syarat, Carmudian bisa mengisi formulir permohonan pembuatan SIM C.
  • Carmudian juga akan diminta membayar uang administrasi di loket pembayaran.
  • Kemudian, petugas akan memanggil nama pemohon pembuat SIM C satu per satu untuk masuk ke ruang ujian teori.
  • Jika lulus tes ini, pemohon akan melakukan tes praktik. Tesnya berupa mengemudikan motor secara langsung.
  • Jika lulus tes praktik, pemohon bisa melakukan proses identifikasi, mulai dari pemotretan foto untuk SIMnya, tanda tangan, dan sidik jari.
  • SIM pemohon akan dicetak. Carmudian bisa mengambil SIMnya setelah petugas menyebut nama Carmudian.

Tahap Membuat SIM C Lewat Online

Korlantas Polri telah meluncurkan aplikasi mobile SIM Nasional Presisi atau Sinar untuk memberikan kemudahan pada masyarakat yang ingin membuat SIM, termasuk SIM C.

Aplikasi SINAR

Peembuatan SIM C bisa dilakukan lewat online. (Foto: Ilustrasi)

Dengan adanya aplikasi ini, proses pendaftaran dan ujian teori SIM bisa dilakukan di rumah atau secara online setelah seluruh persyaratan terpenuhi.

Pemohon nanti akan diminta memilih jadwal kedatangan ke Satpas untuk melakukan ujian praktik.

Adapun langkah-langkah membuat SIM C di aplikasi Sinar.

  • Unduh aplikasi Sinar terlebih dahulu.
  • Jika sudah, buka aplikasi tersebut dan daftar menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Pengaturan pengenalan wajah.
  • Kemudian, pilih jenis SIM C yang akan dibuat.
  • Bayar biaya pembuatan SIMnya sesuai instruksi.
  • Ikuti ujian teori.
  • Jika lulus, pemohon akan mendapat QR code.
  • Pilih lokasi dan jadwal ujian praktik.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 13,694

Syarat dan Tahap Pembuatan SIM C Online 2023 Terbaru

Pembuatan SIM C saat ini bisa dilakukan secara offline maupun online yaitu melalui aplikasi Digital Korlantas Polri.

Seperti diketahui, para pengguna kendaraan, termasuk motor, harus memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk berkendara di jalan secara legal.

Surat Izin Mengemudi (SIM) Golongan C Motor

Tampilan SIM C. (Foto: Carmudi)

Jika tidak, kemungkinan besar bisa mendapatkan sanksi dari kepolisian. Kepemilikan SIM sudah diatur dalam Peraturan Kepolisian (Perpol) No. 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM.

Berdasarkan penelusuran Carmudi, SIM C terdiri dari tiga jenis, yaitu C, C1, serta C2 yang disesuaikan dengan kapasitas isi silinder motor. SIM C diperuntukan untuk pengguna motor dengan kapasitas kurang dari 250 cc.

Sementara itu, SIM C1 untuk pengguna motor berkapasitas mesin 250 cc hingga 500 cc, sedangkan SIM C2 untuk mengendarai motor dengan kapasitas mesin lebih dari 500 cc.

Selain motor konvensional, SIM C1 dan C2 juga diperuntukan untuk pengguna motor listrik.

Syarat Pembuatan SIM C Online

Sebelum membuat SIM C secara online, Carmudian perlu mengetahui syarat-syaratnya terlebih dahulu. Berikut ini adalah syarat membuat SIM tersebut.

  • Pemohon SIM minimal berusia 17 tahun. Syarat ini juga berlaku untuk membuat SIM lain seperti SIM A, D, dan D1.
  • Sehat jasmani dan rohani yang dapat dibuktikan dari surat dokter. Untuk mendapatkan surat ini, Carmudian bisa ke dokter umum atau dokter Polri yang sudah mendapat rekomendasi dari pusat kedokteran dan kesehatan Polri atau bidang kedokteran dan kesehatan kepolisian daerah. Biasanya, juga ada tes psikologi dari psikolog Polri atau di luar Polri yang sudah mendapatkan rekomendasi.

Untuk tes jasmani, Carmudian umumnya akan dites penglihatan (menggunakan tes baca huruf dengan jarak), pendengaran (menggunakan tes suara), dan fisik.

Selain itu, untuk tes rohani, meliputi tes kemampuan kognitif, psikomotorik, dan kepribadian. Ada pula beberapa dokumen yang harus dipenuhi para pemohon untuk membuat SIM C sebagai berikut.

  • Formulir pendaftaran SIM C yang sudah diisi.
  • Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) untuk Warga Negara Indonesia (WNI) atau dokumen imigrasi untuk Warga Negara Asing (WNA).
  • Pasfoto berukuran 3×4.
  • Fotokopi sertifikat pendidikan dan pelatihan mengemudi dari sekolah mengemudi dengan akreditasi minimal enam bulan sejak diterbitkan.
  • Fotokopi surat izin kerja dari kementerian di bidang ketenagakerjaan untuk WNA yang kerja di Indonesia.
  • Bukti pembayaran penerimaan negara bukan pajak.
  • Rekaman biometrik berupa sidik jari dan/atau pengenalan wajah dan retina mata.
Perpanjangan SIM hingga 6 Januari 2018. Foto/Ilustrasi.

SIM C. (Foto: Ilustrasi)

Tak hanya itu, Carmudian juga perlu menyiapkan bujet cukup untuk membuat SIM C.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, biaya membuat SIM C adalah Rp100 ribu.

Biaya ini berlaku untuk semua jenis SIM C. Bagi Carmudian yang ingin memperpanjang SIM tersebut, akan dikenakan biaya lebih murah, yaitu Rp75 ribu.

Tahap Pembuatan SIM C Online

Seperti diketahui, Carmudian yang ingin membuat SIM C bisa melalui aplikasi Digital Korlantas Polri.

Pembuatan SIM online. (Foto: Ilustrasi)

Carmudian bisa mengunduh aplikasi ini secara gratis di Android atau iOS. Berikut ini tahap-tahap pembuatan SIM C online lewat aplikasi tersebut.

  • Unduh aplikasi Digital Korlantas Polri jika belum.
  • Setelah itu, lakukan verifikasi data. Di tahap ini, Carmudian perlu menyiapkan seluruh dokumen yang sudah disebut di atas, serta foto tanda tangan di atas kertas putih polos.
  • Kemudian, pilih menu SIM dan pilih pendaftaran SIM. Selanjutnya, Carmudian ikuti petunjuk pengisian data yang diwajibkan dan lakukan pembayaran pembuatan SIM C.
  • Carmudian akan diminta ujian teori. Jika dinyatakan lulus, Carmudian diminta memilih tanggal untuk melakukan ujian praktik di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) yang sudah dipilih.
  • Bila dinyatakan lulus ujian praktik, Carmudian tinggal menunggu pemberitahuan untuk mengambil SIM C. Carmudian bisa mendatangi Satpas yang sudah dipilih di waktu operasionalnya, yakni Senin-Sabtu dari pukul 8 pagi.

Tahap Perpanjang SIM C Online

Selain pembuatan, perpanjangan SIM C juga dapat dilakukan di aplikasi Digital Korlantas Polri. Cara perpanjang SIM ini tidak jauh berbeda dengan pembuatan SIM baru.

  • Unduh aplikasi Digital Korlantas Polri terlebih dahulu jika belum, kemudian lakukan verifikasi data. Jangan lupa menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan seperti E-KTP, SIM lama, dan sebagainya (mirip seperti dokumen untuk membuat SIM baru).
  • Pilih menu SIM, lalu menu perpanjangan SIM. Carmudian ikuti petunjuk pengisian data yang diwajibkan dan lakukan pembayaran perpanjang SIM C.
  • Petugas di Satpas akan melakukan verifikasi dokumen Carmudian. Jika semua dokumen yang diberikan dinyatakan sudah sesuai dan lengkap, maka SIM C baru untuk Carmudian akan dicetak.

Untuk perpanjang SIM ini, tidak memerlukan ujian teori dan praktik seperti pembuatan SIM baru. Namun sebagai catatan, ini hanya berlaku untuk perpanjangan SIM yang belum melewati jatuh tempo.

Jika SIM diperpanjang setelah lewat jatuh tempo, maka Carmudian harus membuat SIM yang baru.

Jenis-Jenis SIM

Selain SIM C, tentunya ada jenis-jenis SIM lain di mana sudah diatur dalam Peraturan Kepolisian Republik Indonesia No. 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM.

Surat Izin Mengemudi (SIM) Golongan A Mobil

SIM A. (Foto: Carmudi)

  • SIM A: Mobil penumpang dan barang perseorangan dengan bobot maksimum 3.500 kg.
  • SIM A Umum: Mobil penumpang dan barang umum dengan bobot maksimum 3.500 kg.
  • SIM BI: Mobil bis dan barang perorangan dengan bobot lebih dari 3.500 kg.
  • SIM BI Umum: Mobil bis dan barang umum dengan bobot lebih dari 3.500 kg.
  • SIM BII: Kendaraan alat berat atau kendaraan penarik perseorangan dengan bobot gandengan lebih dari 1.000 kg.
  • SIM BII Umum: Kendaraan alat berat atau kendaraan penarik umum dengan bobot gandengan lebih dari 1.000 kg.
  • SIM C: Motor dengan kapasitas silinder maksimum 250 cc.
  • SIM CI: Motor dengan kapasitas silinder 250 cc sampai 500 cc atau kendaraan sejenis bertenaga listrik.
  • SIM CII: Motor dengan kapasitas silinder lebih dari 500 cc atau kendaraan sejenis bertenaga listrik.
  • SIM D: Kendaraan yang digunakan pengguna disabilitas dan setara dengan SIM C.
  • SIM DI: Kendaraan yang digunakan pengguna disabilitas dan setara dengan SIM A.

Kesimpulan

Pembuatan SIM C secara online terbilang mudah. Carmudian cukup mengunduh aplikasi Digital Korlantas Polri untuk membuat SIM tersebut secara gratis.

SIM

SIM wajib dimiliki pengguna kendaraan. (Foto: Ilustrasi)

 

Meski demikian, Carmudian tetap harus datang ke Satpas untuk melakukan ujian praktik.

FAQ

  1. Apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk pembuatan SIM C online?

Beberapa syarat untuk membuat SIM ini adalah minimal berusia 17 tahun, memiliki KTP, dan lain-lain.

  1. Usia minimal untuk membuat SIM C?

Usia minimal untuk membuat SIM C adalah 17 tahun.

  1. Apakah sehat jasmani dan rohani termasuk syarat membuat SIM C online?

Iya, sehat jasmani dan rohani termasuk syarat membuat SIM C online.

  1. Berapa biaya untuk membuat SIM C?

Biaya untuk membuat SIM C adalah Rp100 ribu.

  1. Berapa biaya untuk memperpanjang SIM C?

Biaya untuk memperpanjang SIM C adalah Rp75 ribu.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 3,987

Gratis! Begini Cara Daftar Uji Coba Tahap 2 Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jakarta — PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah membuka pendaftaran untuk uji coba operasional tahap kedua Kereta Cepat yang kini resmi bernama Whoosh.

Uji coba ini akan dilakukan pada tanggal 25 hingga 30 September.

(Foto: KCIC)

Pendaftaran dapat dilakukan melalui situs web resmi KCIC di https://ayonaik.kcic.co.id.

Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa mengatakan bahwa uji coba tahap pertama pada tanggal 15 September mendapat respons positif dari masyarakat.

Hal tersebut ditandai dengan puluhan ribu orang merasakan perjalanan menggunakan KA Cepat Whoosh dari Jakarta ke Bandung, dan sebaliknya.

Dengan animo masyarakat yang tinggi, Eva meminta agar masyarakat terus memantau informasi dan pembaruan terkait pendaftaran uji coba gratis Kereta Cepat Whoosh melalui saluran komunikasi resmi PT KCIC.

Selama masa uji coba terbatas, Kereta Cepat Whoosh akan menyediakan 4 jadwal perjalanan pulang-pergi setiap hari.

Total akan ada 8 perjalanan KA yang beroperasi setiap harinya selama masa uji coba.

Cara Daftar Uji Coba Kereta Cepat

Berikut ini informasi terkait jadwal perjalanan dan tata cara pendaftaran uji coba Kereta Cepat Whoosh:

Jadwal Perjalanan:

Stasiun Halim – Tegalluar PP dengan waktu keberangkatan pukul 09:00 WIB dan 14:00 WIB.

Stasiun Tegalluar – Halim PP dengan waktu keberangkatan pukul 09:00 WIB dan 14:00 WIB.

Tata Cara Pendaftaran:

Pendaftaran tahap 2 dibuka pada 24 September untuk keberangkatan tanggal 25 hingga 30 September 2023.

  • Buka website https://ayonaik.kcic.co.id.
  • Pilih rute perjalanan, tanggal keberangkatan, dan jumlah penumpang.
  • Isi data penumpang sesuai dengan identitas dan ikuti alur pendaftaran.
  • Setelah melakukan pendaftaran, calon penumpang akan mendapatkan email sebagai bukti pendaftaran.
  • Satu pendaftar dapat melakukan pemesanan untuk maksimal dua penumpang.
  • Satu NIK hanya dapat melakukan pemesanan satu kali selama masa uji coba.
  • Pada hari perjalanan, calon penumpang wajib melakukan verifikasi kepada petugas KCIC dengan menunjukkan bukti pendaftaran dan kartu identitas.

(Foto: KCIC)

Eva menekankan bahwa setiap penumpang yang terdaftar pada manifest perjalanan tahap kedua sudah terlindungi oleh asuransi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan jadwal perjalanan yang tersedia setiap harinya hingga 30 September 2023.

“Calon penumpang disarankan untuk tiba selambat-lambatnya satu jam sebelum perjalanan di stasiun keberangkatan guna menghindari antrian saat proses verifikasi data calon penumpang dilakukan,” tambah Eva.

Penulis: Dimas Hadi

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 2,019