Spesifikasi Alva One, Pilihan Utama Motor Listrik Gagah

Jakarta — Melihat motor listrik Alva One sekejap membenamkan ekspektasi desain dan spesifikasi motor listrik pada umumnya.

Desain motor listrik Alva One cukup menarik perhatian lantaran lebih gagah dibandingkan motor listrik harian lainnya.

Motor Listrik Alva One

(Foto: Carmudi)

Produk yang dijual oleh PT Electra Mobilitas Indonesia (EMI) yang ada di bawah naungan PT Indika Energy Tbk ini bisa jadi salah satu rekomendasi Carmudian yang mau beli motor listrik.

Di Indonesia sendiri, Alva One pertama kali meluncur pada ajang GIIAS 2022 lalu. ‘

Kala itu harga yang ditawarkan Rp34,9 juta untuk OTR DKI Jakarta.

Yang cukup menarik, motor ini memiliki fitur yang dapat dilihat secara langsung lewat aplikasi Alva Mobile.

Pada artikel ini, kami akan membahas mengenai spesifikasi lengkap dari Alva One yang kini dijual dengan harga Rp36,4 OTR DKI Jakarta.

Dimensi Alva One

Ukuran dimensi motor listrik Alva One cukup ideal, yang artinya tidak begitu kecil atau terlalu besar.

Sebagai gambaran, dimensi motor tentu akan berpengaruh pada kenyamanan mobilitasnya. 

Nah, ukuran motor listrik Alva One kami anggap nyaman untuk selap-selip di tengah lalu lintas padat, dan gagah untuk dibawa perjalanan jauh.

Dimensi Alva One
Panjang1.960 mm
Lebar755 mm
Tinggi1.200 mm
Wheelbase1.370 mm
Ground clearance135 mm

Motor Listrik Alva One

Di atas kertas, Alva One menggunakan motor listrik tipe drive hub yang bisa menghasilkan tenaga 5,3 hp dengan torsi maksimum 46,5 Nm.

Agar memiliki daya jelajah yang baik, motor ini dibekali baterai berkapasitas 45 Ah tipe lithium. Untuk mengisi 1 baterai sampai penuh, Alva mengeklaim membutuhkan waktu 4 jam untuk pengisian dayanya. Enaknya, motor ini punya 2 slot baterai yang bisa diisi.

Tapi, Carmudian yang hendak membeli hanya akan mendapatkan 1 baterai saja. Untuk dapat 1 baterai tambahan tentunya dijual secara terpisah, ya.

Oh iya, daya jelajah motor listrik ini berkisar 70 km dari 1 baterai dengan kondisi penuh dan kecepatan maksimalnya 90 km/jam. Jadi kalau memakai 2 baterai, jarak tempuhnya bisa 140 km kira-kira. Lumayan lah, ya.

Alva One Motor Listrik

(Foto: Carmudi)

Kaki-kaki Alva One

Di bagian kaki-kaki, Alva One menggunakan pelek berukuran 14 inci yang dibalut ban berukuran 90/90 di depan dan 110/80 di belakang.

Guna menghentikan laju saat berkendara, motor ini juga disematkan rem cakram di kedua rodanya.

Bagaimana dengan suspensinya? Motor listrik ini menggunakan suspensi depan teleskopik, sementara di bagian belakang menggunakan monosok yang dipasang di sisi kiri.

Fitur Alva One

Kalau dilihat-lihat, harga motor listrik satu ini rasanya cukup mahal, ya.

Eits, tapi tenang dulu karena Alva One dibekali spesifikasi fitur yang cukup canggih.

Hal itu dapat dilihat dari adanya fitur seperti di bawah ini.

  • Alva Mobile App
  • TFT LCD color dashboard display
  • Reverse button
  • LED with positioning headlamp
  • Riding mode: Eco, Cruise, E-Sport
  • USB Port
  • LED tail lamp
  • Smart key

Pilihan Warna

Agar semakin menarik minat konsumen, Alva One hadir dalam 5 pilihan warna yang bisa dipilih. Kelimanya terdiri dari sebagai berikut.

  • Halo white
  • Supernova black
  • Indie red
  • Casual blue
  • Edgy turquoise

Tak ketinggalan. Ini menarik banget.

Motor listrik ini bisa dibeli dengan booking fee Rp1 juta saja!

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 8,861

Lebih Irit BBM, Teknologi Hybrid Jadi Pertimbangan Utama Konsumen Suzuki

Yogyakarta — Suzuki Sumber Baru Aneka Mobil (SBAM) Yogyakarta menyatakan bahwa XL7 Hybrid dan Grand Vitara mencapai pangsa pasar sebesar 12 persen di daerahnya.

Presiden Direktur main dealer SBAM, Hendra Kurniawan, menyatakan bahwa kebutuhan masyarakat akan mobil yang irit BBM semakin meningkat.

Suzuki XL7 Hybrid di Yogyakarta

Suzuki Sumber Baru Aneka Mobil (SBAM) Yogyakarta menyatakan bahwa XL7 Hybrid dan Grand Vitara mencapai pangsa pasar sebesar 12 persen di daerahnya. (Foto: Carmudi/Dimas)

Dalam pembukaan sesi test drive New Suzuki XL7 Hybrid, Senin (4/7/2023), Hendra mengatakan, “Suzuki XL7 dengan teknologi hybrid-nya memberikan solusi yang hemat BBM dan kompetitif untuk pasar Yogyakarta.”

Menariknya, Hendra juga mengungkapkan bahwa ada beberapa kelompok konsumen yang awalnya tertarik pada varian Zeta XL7, tapi beralih ke varian GX Ertiga Hybrid atau yang di atasnya.

“Awalnya mereka tertarik pada (XL7) Zeta karena harganya, tetapi kemudian beralih ke Ertiga Hybrid karena sudah memiliki fitur hybrid yang pasti lebih irit,” kata Hendra.

Menurut keterangan pihak Suzuki, mobil berteknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) mampu meningkatkan efisiensi BBM 10-20 persen.

Pendapat serupa juga diungkapkan oleh Joshi Prasetya, General Manager Strategic Planning Department PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), bahwa hal tersebut juga terjadi dalam skala nasional.

“Ya, hal serupa terjadi secara nasional. Dengan harga yang mirip, konsumen dapat memperoleh produk yang lebih baik, yaitu hybrid. Menurut saya itu logika sederhana, sih,” kata Joshi saat dikonfirmasi Carmudi, Selasa (4/7/2023).

Suzuki XL7 varian Zeta

Suzuki XL7 tipe Zeta. (Foto: Suzuki)

Kendati demikian, Joshi pun mengungkapkan bahwa XL7 varian Zeta masih jadi pilihan utama bagi mereka yang menghendaki Low SUV dengan ground clearance tinggi.

Saat ini, harga Suzuki Ertiga Hybrid berkisar antara Rp 273,4 juta hingga Rp 295,4 juta, sedangkan harga Suzuki XL7 Hybrid berkisar antara Rp283,1 juta hingga Rp304,9 juta.

Sementara itu, XL7 varian Zeta (non-hybrid) dijual dengan harga Rp256,1 juta (MT) dan Rp267,1 juta (AT).

Berikut ini daftar harga Suzuki New XL7 dan Ertiga Hybrid per Juli 2023.

konsumen memilih ertiga hybrid

Suzuki Ertiga Hybrid. (Foto: Carmudi/Dimas)

Daftar Harga Suzuki New XL7

VarianTransmisiHarga
NEW XL7 ZETAMTRp 256.100.000
NEW XL7 ZETAATRp 267.100.000
NEW XL7 HYBRID BETAMTRp 283.900.000
NEW XL7 HYBRID BETAATRp 294.900.000
NEW XL7 HYBRID ALPHAMTRp 293.900.000
NEW XL7 HYBRID ALPHAATRp 304.900.000

Daftar Harga Suzuki Ertiga Hybrid

VarianTransmisiHarga
ALL NEW ERTIGA HYBRID SSATRp 295.400.000
ALL NEW ERTIGA HYBRID GXATRp 284.400.000
ALL NEW ERTIGA HYBRID SSMTRp 284.400.000
ALL NEW ERTIGA HYBRID GXMTRp 273.400.000

Penulis: Dimas Hadi

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,079

Thailand dan Indonesia Diprediksi Jadi Pasar Utama Kendaraan Listrik di ASEAN

Bangkok – Thailand akan berada di posisi teratas sebagai negara dengan penjualan kendaraan listrik murni terbanyak di kawasan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), dilanjutkan dengan Indonesia di posisi selanjutnya.

Thailand dan Indonesia merupakan pemain utama otomotif di kawasan ASEAN, bahkan keduanya menurut lembaga riset BloombergNEF diprediksi akan menjadi pasar utama kendaraan listrik.

Kendaraan Listrik Indonesia

Wuling Air EV (Foto: Carmudi)

Sebagaimana diberitakan Paultan yang mengutip ulang laporan Bangkok Post, Senin (10/7/2023), prediksi tersebut bukan tanpa alasan, mengingat pemerintah di kedua negara sangat gencar mengkampanyekan kendaraan ramah lingkungan.

Selain itu, baik pemerintah Thailand dan Indonesia sama-sama memberikan insentif yang menguntungkan bukan hanya untuk produsen otomotif, tapi juga bagi konsumen yang membeli mobil listrik murni demi mendorong konsumsi dan produksi kendaraan listrik.

Tahun lalu penjualan mobil listrik di Thailand sebanyak 51 ribu unit. Sedangkan di Indonesia jumlahnya 10 ribu unit.

Angka penjualan mobil listrik di Thailand diperkirakan tembus 2,9 juta unit pada 2040. Sementara itu, di Indonesia sendiri ditargetkan mencapai 600 ribu unit pada 2030 mendatang.

“Thailand akan menjadi pemain besar di pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV), tetapi setelah tahun 2040 Indonesia akan memimpin di segmen mobil penumpang karena besarnya pasarnya,” kata Allen Tom Abraham, BloombergNEF senior analyst of Asia-Pacific transport.

Penjualan Kendaraan Listrik Terus Tumbuh

Penjualan kendaraan listrik secara global terutama di segmen kendaraan penumpang akan terus mengalami pertumbuhan setiap tahunnya. Hal ini tentunya ditunjang oleh berbagai faktor, satu di antaranya karena harga mobil listrik kini kian terjangkau.

“Pangsa EV dari penjualan kendaraan penumpang baru secara global diperkirakan akan melonjak dari 14% pada 2022 menjadi 30% pada 2026,” terang Abraham.

Menurut BloombergNEF, penjualan mobil listrik mendapatkan momentum di banyak negara dan wilayah, khususnya Cina dan Eropa.

Di Cina, penjualan EV menguasai 52% pangsa pasar, sementara di Eropa mencapai 42% dari total penjualan mobil.

Kendaraan Listrik Indonesia

Hyundai Ioniq 5

Beberapa negara Eropa telah mencatat pertumbuhan yang sangat kuat di pasar mobil listrik, dengan negara-negara Nordik (Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia, Swedia, Kepulauan Faroe, Greenland, Svalbard dan Åland) mengamankan pangsa pasar sebesar 89% dan Jerman mencapai 59%.

Amerika Serikat juga telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam penjualan kendaraan listrik. Pangsa pasarnya diharapkan mencapai 28% pada 2026, naik dari 7,6% tahun lalu.

Seiring dengan semakin tumbuhnya penjualan kendaraan listrik, tentu hal ini juga akan berimbas pada banyaknya permintaan baterai litium.

Diperkirakan permintaan baterai litium tumbuh pesat, mendekati 5,7 Tera Watt hour (TWh) per tahun pada 2035.

Penulis: Santo Sirait

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 1,001