Wacana Ujian SIM Zig-Zag dan Angka 8 Pakai Teknologi Electronic Drive, Seperti Apa?

Jakarta — Ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) yang mengharuskan pemohon berkendara zig-zag dan membentuk angka 8 menuai sorotan sebab dinilai terlalu sulit.

Ujian praktik semacam itu berlaku dalam proses pembuatan SIM golongan C.

Wacana Ujian SIM Zig-Zag dan Angka 8 Pakai Teknologi Electronic Drive, Seperti Apa?

Ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) yang mengharuskan pemohon berkendara zig-zag dan membentuk angka 8 menuai sorotan sebab dinilai terlalu sulit. (Foto: Ist)

Tak tinggal diam, pihak Kepolisian pun menyatakan bakal melakukan peninjauan terhadap 2 jenis ujian tersebut.

Demikian halnya disampaikan Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus seperti dirangkum dari NTMC Polri, Jumat (23/6/2023).

“Kita akan mengkaji, mengevaluasi, bentuk ujian-ujian praktek lagi, khususnya di angka 8 sama zig-zag itu apakah masih relevan masih digunakan,” katanya.

Menurutnya, pembentukan aturan yang berlaku pada saat ini sudah melalui tahap kajian, tapi pihak Korlantas Polri tidak menutup kemungkinan untuk mengkaji ulang dengan situasi saat ini.

Tujuannya agar memudahkan masyarakat, tapi tidak melenceng dari aspek keselamatan.

“Karena kita tahu, yang dilakukan ujian teori dan praktik ini adalah legitimasi, kompetensi dan keterampilan yang harus dimiliki oleh setiap para pengendara pemohon SIM untuk mengantisipasi angka kecelakaan di jalan raya,” ungkapnya.

Wacana Ujian SIM Zig-Zag dan Angka 8 Pakai Teknologi Electric Drive

Dikatakan bahwa bentuk evaluasi yang dilakukan terhadap ujian berkendara zig-zag dan angka 8 antara lain adalah melakukan studi banding ke luar negeri.

Selain itu, terdapat kemungkinan penggunaan teknologi yang lebih canggih bernama electronic drive untuk menggantikan cone.

Ujian Praktik SIM CII

Latihan Ujian Praktik SIM C (Foto: Ist)

“Mungkin misalnya jarak angka 8 ini terlalu sempit, padahal di situ sudah kita gunakan elektronik, namanya electronic drive,” katanya.

“Jadi nanti udah nggak pake cone-cone lagi, keluar langsung dari dalam tanah untuk membuktikan ada kesentuh atau tidak, tetapi nanti akan kami coba hitung lagi ukurannya seperti apa yang memberatkan masyarakat, namun tidak lari dari aspek keselamatan dan kompetensi yang memang harus dimiliki oleh para pemohon SIM,” sambung Brigjen Pol Yusri Yunus.

Penulis: Mada Prastya
Editor: Dimas

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Post Views: 2,456